Sunday, January 25, 2026

EPISODE 06/26 ~ THE GREAT PROPHECIES OF THE OLD TESTAMENT 2 ~ DANIEL AND REVELATION ~ STEPHEN BOHR

 

THE GREAT PROPHECIES OF THE OLD TESTAMENT – 2

(DANIEL AND REVELATION)

Part 06/26 - Stephen Bohr

NOTES ON DANIEL 7 PART 1

https://www.youtube.com/watch?v=4VESYoohTSc

 

Dibuka dengan doa.

 

 

Page 179, we're going to follow very closely like I mentioned, to page 189. Daniel received the vision of chapter 7 in the first year of King Belshazzar ~ that would be 553 BC, 14 years before the fall of Babylon. So Daniel 7 was given 14 years before Babylon fell, and the story is in Daniel 5. The great controversy theme is at the very center of the book of Daniel in general, and of chapter 7 in particular.

 

Hal. 179, kita akan mengikuti makalahnya sangat dekat seperti yang sudah saya katakan hingga ke hal.189. Daniel menerima penglihatan pasal 7 pada tahun pertama raja Belsyazar ~ itu di tahun 553 BC ~ 14 tahun sebelum kejatuhan Babilon. Jadi Daniel 7 diberikan 14 tahun sebelum kejatuhan Babilon, dan kisahnya ada di Daniel 5. Secara umum tema pertentangan besar ada di bagian tengah kitab Daniel, dan secara khusus di pasal 7.

 

 

We can describe this central theme of the great controversy in the following way: Since the inception of sin into this world, there has been an invisible controversy between Christ and Satan, that is visible in historical events. In other words, the battle is between Christ and Satan in the world that we can't see, but we can see the repercussions of it in the visible world. Although this is primarily a heavenly conflict between Christ and Satan, it is reflected on earth in the conflict between Satan's followers and Christ's followers. In the course of this battle, it appears that Satan has the upper hand, because we're told that the Little Horn prospered, it went well for the Little Horn; the saints were persecuted and they were killed, and so it looked like the Little Horn was victorious. However, Daniel 7 as well as the other chapters tell us that God has the upper hand, and God ultimately will have the final word.

 

Kita bisa menggambarkan tema inti dari pertentangan besar ini seperti berikut: Sejak masuknya dosa ke dalam dunia ini, ada pertentangan yang tidak terlihat mata antara Kristus dengan Setan, yang terlihat di peristiwa-peristiwa sejarah. Dengan kata lain, peperangannya ialah antara Kristus dan Setan di dunia yang tidak bisa kita lihat, tetapi kita bisa melihat akibat-akibatnya di dunia nyata. Walaupun ini utamanya adalah pertentangan di langit antara Kristus dengan Setan, itu direfleksikan di bumi dalam pertentangan antara pengikut-pengikut Setan dengan pengikut-pengikut Kristus. Sepanjang peperangan ini, tampaknya seolah-olah Setan yang di atas angin, karena kita mendapat tahu bahwa si Tanduk Kecil berjaya, semuanya berjalan lancar baginya, orang-orang kudus dipersekusi dan mereka dibunuh. Maka tampaknya seolah-olah si Tanduk Kecil yang menang. Namun, Daniel 7 dan juga beberapa pasal lainnya memberitahu kita bahwa Allah yang lebih berkuasa, dan pada akhirnya Allah yang akan menang.

 

 

Now it's very interesting that in Daniel chapter 7 many of the verbs are in passive voice which means that someone else is doing the actions other than those who appear in the chapter. There's a force or there's a power behind the scenes that is orchestrating events. So I want you to be careful to see the passive verbs that we find in Daniel chapter 7, as well as in other chapters.

 

Nah, yang sangat menarik ialah di Daniel pasal 7 banyak kata kerjanya itu dalam bentuk pasif, yang berarti ada tokoh lain yang bertindak, selain mereka yang tampil di pasal tersebut. Ada suatu kekuatan, atau ada suatu kuasa di balik adegan-adegan itu yang sedang mengatur peristiwa-peristiwa. Jadi saya mau kalian berhati-hati untuk melihat kata-kata kerja pasif  yang kita temukan di Daniel pasal 7, dan juga di pasal-pasal lain.

 

 

Now the links between Daniel 2 and Daniel 7 are many. Fundamental to the study of Daniel chapter 7 is the principle of historicism or the historical method, I like to call it. This must be the governing principle in the study of both Daniel 2 and Daniel 7. And you can see  at the end of the study notes, there are some charts, and I make reference to a chart here that you can find at the end of the study notes.

 

 

Nah, kaitan antara Daniel 2 dan Daniel 7 ada banyak. Yang mendasar dalam mempelajari Daniel 7 ialah prinsip historisme atau metode historis, saya suka menyebutnya demikian. Ini harus menjadi prinsip yang menentukan dalam mempelajari baik Daniel 2 maupun Daniel 7. Dan kalian bisa melihat di bagian akhir makalah, ada beberapa skema, dan saya merujuk ke sebuah skema di sini yang bisa kalian temukan di bagian akhir makalah.


There are several reasons why we need to link Daniel 2 with Daniel 7.

First of all the chiastic structure. What do I mean by the chiastic structure? Daniel chapter 1 through Daniel chapter 7 is organized, and I like to use a candelabrum to illustrate the chiastic structure or the literary structure of the first seven chapters of Daniel.

Imagine a candelabrum that has seven branches.

·       The top light would be Daniel chapter 1, which is the introduction to the book.

·       Then on the next branch you have Daniel 2 and Daniel 7.

Those are related because in Daniel 2 you have four metals and in Daniel 7 you have four Beasts, they're parallel.

·       On the next branch you have Daniel 3 and Daniel 6.  

Those are also related ~ on either end of the candelabra. Daniel 3, three young men are thrown into the fiery furnace because they’re faithful to God. In Daniel 6, Daniel is thrown into the lion's den because he is faithful to God.

·       And then on the last branch you have Daniel 4 and 5.

Daniel 4 is the fall of an arrogant king, and in Daniel chapter 5 you have another arrogant king and the fall of Babylon.

So in other words Daniel 1-7 is organized in a chiastic structure or a chiastic way. A little later on we're going to take a look at this chiastic structure. There's an illustration in the study notes where you can see this, where you can visualize this.

Ada beberapa alasan mengapa kita harus mengaitkan Daniel 2 dengan Daniel 7.

Yang pertama adalah struktur kiastiknya. Apa yang saya maksudkan dengan struktur kiastik? Daniel pasal 1 hingga Daniel pasal 7 itu diatur, dan saya suka memakai sebuah tempat lilin yang bercabang tujuh untuk mengilustrasikan struktur kiastiknya atau struktur sastranya dari ketujuh pasal pertama kitab Daniel.

Bayangkan sebuah tempat lilin yang bercabang tujuh.

·       Cabang yang tertinggi adalah Daniel pasal 1, yang adalah perkenalan kitab tersebut.

·       Kemudian di cabang yang kedua ada Daniel 2 dan Daniel 7.

Ini terkait karena di Daniel 2 ada empat logam dan di Daniel 7 ada empat Binatang besar, mereka paralel.

·       Di cabang berikutnya ada Daniel 3 dan Daniel 6.

Ini juga terkait ~ pada kedua ujung tempat lilin itu. Daniel 3, tiga orang muda yang dilemparkan ke dalam tungku yang menyala karena mereka setia kepada Allah. Di Daniel 6, Daniel dilemparkan ke kandang singa karena dia setia kepada Allah.

·       Lalu di cabang yang terakhir ada Daniel 4 dan 5.

Daniel 4 itu kejatuhan seorang raja yang angkuh, dan di Daniel 5 ada seorang raja lain yang angkuh dan kejatuhan Babilon.

Jadi dengan kata lain Daniel 1-7 itu diatur menurut struktur kiastik atau cara kiastik. Nanti sebentar kita akan menyimak struktur kiastik ini. Ada sebuah ilustrasi di makalah di mana kalian bisa melihat ini, di mana kalian bisa membayangkan ini.

 

 

1.    So the first reason is that chiastic structure. Daniel 2 and Daniel 7 are on the same branch of the candelabrum

2.    Daniel 2 and Daniel 7 have the same number of basic components.

In Daniel 2 you have “gold”, then it says “after thee another kingdom”, then a “third” kingdom, and a “fourth” kingdom.

In Daniel chapter 7 you have a “lion”, and then it says the “bear” is a “second”, then it says regarding the “leopard”, “another”, and then the “dragon” the “fourth”.

So you have the same number of components in Daniel 2 and Daniel 7 which means that they are linked. They are connected.

3.    The iron of the legs is parallel to the iron teeth of the fourth Beast.

So the legs are parallel to the teeth of this dragon Beast, this fourth Beast.

4.    The everlasting Kingdom is described identically between Daniel 2 and Daniel 7.

There can only be one everlasting Kingdom, folks, so there must be that both of these visions end with God's everlasting Kingdom, so there is clearly a link between Daniel 2 and Daniel 7, they have to be studied together. Very, very important.

 

1.    Maka alasan pertama ialah struktur kiastik itu. Daniel 2 dan Daniel 7 ada pada cabang yang sama dari tempat lilin itu.

2.    Daniel 2 dan Daniel 7 punya jumlah komponen dasar yang sama.

Di Daniel 2 ada “emas”, kemudian dikatakan, “sesudah Tuanku…sebuah kerajaan lain”; kemudian sebuah kerajaan “ketiga”; dan sebuah kerajaan “keempat”.

Di Daniel pasal 7 ada seekor “singa”, lalu dikatakan “beruang” adalah yang “kedua”; kemudian dikatakan tentang “macan tutul”, “yang lain”; kemudian  “naga”  itu yang  “keempat”.

Jadi ada jumlah komponen yang sama di Daniel 2 dan Daniel 7, berarti mereka terkait. Mereka terhubung.

3.    Besi di kaki patung itu paralel dengan gigi besi Binatang keempat.

Jadi kaki patung itu paralel dengan gigi Binatang naga itu, Binatang yang keempat.

4.    Kerajaan yang kekal digambarkan secara identik di Daniel 2 dan Daniel 7.  

Hanya bisa ada satu Kerajaan yang kekal, Saudara-saudara, maka kedua penglihatan ini haruslah berakhir dengan Kerajaan Allah yang kekal, jadi jelas ada kaitan antara Daniel 2 dan Daniel 7, mereka harus dipelajari bersama-sama. Amat sangat penting.

 

 

Now let's take a look at the literary structure of Daniel chapter 7. Without exception ~ and we're going to deal with several matters relating to the literary structure of the chapter, Remember, that's one of our principles that we need to take into account when we study Daniel in general and specific chapters. ~ Without exception earthly events in Daniel 7 are described in prose like a narrative form, while the Heavenly events are described in poetry. Now in some versions you might not be able to see the distinction between prose and poetry, but in more modern versions you can see the distinction between prose and poetry. In the Bible poetic language is extremely important, whatever is expressed in poetry is of particular importance. This shows us that there is a very close relationship between earthly events and heavenly events. The fact that you have a fluctuation between earth and Heaven, earth and Heaven, earth and Heaven, there's a very close and intimate link between earthly events and what transpires in the Heavenly invisible realm. Are you clear on that point? Extremely important. And I would recommend that you read the newsletter article that I wrote about Mysteries Hidden Conspiracy. You know, there I show from the Bible and from the Spirit of Prophecy how earthly events that appear to be the result of human actions, are really the repercussion of events that are taking place in the world that we cannot see.

 

Sekarang mari kita simak struktur sastra Daniel pasal 7. Tanpa kecuali ~ dan kita akan membahas beberapa hal yang berkaitan dengan struktur sastra pasal itu. Ingat, itu salah satu prinsip kita yang perlu kita pertimbangkan saat kita mempelajari kitab Daniel secara umum dan pasal-pasal spesifik. ~ Tanpa kecuali peristiwa-peristiwa dunia di Daniel 7 digambarkan secara prosa seperti bentuk cerita, sementara peristiwa-peristiwa surgawi digambarkan dalam puisi. Nah, di beberapa versi Alkitab, mungkin kita tidak bisa melihat perbedaannya antara prosa dan puisi, tetapi di versi-versi yang lebih modern, kita bisa melihat bedanya antara prosa dan puisi. Di Alkitab, bahasa puisi itu sangat penting, apa pun yang digambarkan dengan puisi, itu sangat penting. Ini menunjukkan kepada kita ada hubungan yang sangat erat antara peristiwa-peristiwa di dunia dan peristiwa-peristiwa di Surga. Faktanya bahwa ada fluktuasi antara bumi dan langit, bumi dan langit, bumi dan langit, haruslah ada hubungan yang sangat dekat dan intim antara peristiwa-peristiwa duniawi dan apa yang terjadi di alam Surga yang tidak terlihat. Apakah kalian jelas tentang poin ini? Sangat penting. Dan saya mau merekomendasikan agar kalian membaca buletin yang saya tulis mengenai Misteri-misteri Konspirasi Tersembunyi. Kalian tahu, di sana saya tunjukkan dari Alkitab dan Roh Nubuat bagaimana peristiwa-peristiwa duniawi yang tampaknya seperti akibat perbuatan-perbuatan manusia, sesungguhnya adalah gema dari peristiwa-peristiwa yang sedang terjadi di alam yang tidak bisa kita lihat.

 

 

And so at the top of page 181 you see:

Verses 2-8:              earth                                                     prose

Verses 9 and 10:      Heaven, it describes the Judgment         poetry

Verses 11 and 12:    earth                                                     prose

Verses 13 and 14:    goes back to Heaven                              poetry

verses 15 to 22:       earth                                                     prose

Verses 23-27:          Heaven                                                  poetry

And by the way most of the Heavenly scenes have to do with the investigative judgment.

 

Maka di bagian atas hal. 181 kita melihat:

Ayat 2-8:                 dunia                                                     prosa

Ayat 9 dan 10:        Surga, menggambarkan penghakiman      puisi

Ayat 11 dan 12:       dunia                                                    prosa

Ayat 13 dan 14:       kembali ke Surga                                   puisi

Ayat 15 sampai 22: dunia                                                     prosa

Ayat 23-27:             Surga                                                    puisi

Dan ketahuilah kebanyakan adegan Surgawi berkaitan dengan penghakiman investigasi.

 

 

So the Little Horn does what it wants. It appears that it prospers. God lets it do its work. But it's going to be judged in the Heavenly court, and that's what most people don't know. They see what the Papacy did, they say, “Wow! You know this was kind of a savage system. There was no justice. The righteous died.” And if you don't have the Bible, you wouldn't realize that in Heaven God sees what's happening, and God is going to judge the Little Horn. He's going to open the books, and He's going to set things right. He's going to reverse the judgments of the earthly courts in the Heavenly Court. Very important.

 

Maka si Tanduk Kecil berbuat apa saja sesuka hatinya. Kelihatannya dia makmur. Allah membiarkan dia melakukan pekerjaannya. Tetapi dia akan dihakimi di pengadilan surgawi, dan itulah yang tidak diketahui kebanyakan orang. Mereka melihat apa yang diperbuat Kepausan dan mereka berkata, “Wow! Ini adalah sebuah sistem yang cukup biadab. Mana keadilannya. Orang-orang benar, mati.”  Dan jika kita tidak punya Alkitab, kita tidak sadar bahwa di Surga Allah melihat apa yang terjadi, dan Allah akan menghakimi si Tanduk Kecil. Dia akan membuka kitab-kitab, dan Dia akan mengoreksi yang salah. Dia akan memutarbalikkan penghukuman pengadilan duniawi di pengadilan surgawi. Sangat penting.

 

 

Now the vision of Daniel 7 is structurally divided into four parts. The chapter itself ~ see, once again we find the principle of the importance, not only of interpreting symbols and trying to find the meaning, but looking at the structure. So you have in Daniel chapter 7 four parts, each of them concluding with the everlasting Kingdom.

·       Daniel 7:14 has the vision, the complete vision from beginning to end, from the lion all the way to the everlasting Kingdom.

·       And then in  Daniel 7:15-18 you have a brief explanation of the vision, because Daniel wants to know what the vision means, so the angel gives a brief explanation.

·       And then Daniel, he says, “Okay that's good, there's a brief explanation, but I want to know more. I want to know more about primarily the fourth Beast, and the 10 horns, and the Little Horn.” And you find that in Daniel 7:19-22.

·       And so then in verses 23 to 27 we find a fuller explanation of this vision that Daniel received.

So in other words, you can't just read Daniel 7 and think that you're going to get everything in chronological  order. No, you have cycles or repetitions within the chapter itself, you have a vision, a brief explanation, Daniel inquires what is the fourth Beast, and what is the Little Horn, and then you have the fullest explanation by the angel.

 

Nah penglihatan Daniel 7 secara strukturnya dibagi empat bagian.  Pasal itu sendiri ~ lihat, sekali lagi kita melihat prinsipnya yang penting bukan hanya menginterpretasikan simbol-simbolnya dan berusaha menemukan maknanya, tetapi melihat strukturnya. Jadi di Daniel 7 ada empat bagian, setiap bagiannya berakhir dengan Kerajaan yang kekal.

·       Daniel 7:14 itu penglihatannya, seluruh penglihatannya yang lengkap dari awal hingga akhir, dari singa terus hingga Kerajaan yang kekal.

·       Lalu di  Daniel 7:15-18 ada penjelasan singkat penglihatan itu, karena Daniel mau tahu apa arti penglihatan itu, jadi malaikat memberikan penjelasan singkat.

·       Kemudian Daniel berkata, “Oke, itu bagus, ada penjelasan singkat, tetapi aku mau tahu lebih banyak. Aku mau tahu lebih banyak terutama tentang Binatang keempat, dan ke-10 tanduk, dan Tanduk Kecil.” Dan itu ada di Daniel 7:19-22.

·       Maka di ayat 23 hingga 27 kita temukan penjelasan lebih lengkap dari penglihatan yang diterima Daniel itu.

Jadi dengan kata lain, kita tidak bisa hanya membaca Daniel 7 dan mengira kita akan mendapatkan  segalanya dalam urutan kronologis. Tidak, ada siklus-siklus dan pengulangan-pengulangan di dalam pasal itu sendiri. Ada penglihatannya, penjelasan singkat, Daniel bertanya tentang Binatang keempat dan Tanduk Kecil, kemudian ada penjelasan lebih lengkap yang diberikan malaikat.

 

 

The three-fold repetition of the Judgment.

In Daniel 7:9 and 10, verse 22, and verse 26, clearly indicates that the Heavenly investigative judgment occurs immediately after and in answer to the malignant work of the Little Horn. In other words,

·       you have first a description of what the Little Horn does -- and then you have the Heavenly judgment

·       then a description of what the Little Horn does -- Heavenly judgment

·       a description of what the Little Horn does -- Heavenly judgment.

So in other words, the connection is that God is saying, “Listen, the work of the Little Horn goes forward, but the Little Horn is going to be judged.” And so we need to take that into account.

 

Pengulangan rangkap tiga tentang Penghakiman.

Di Daniel 7:9-10, 22, 26, jelas mengindikasi bahwa penghakiman investigasi di Surga terjadi segera setelah, dan sebagai jawaban kepada, pekerjaan jahat si Tanduk Kecil. Dengan kata lain,

·       ada deskripsi tentang apa yang dilakukan Tanduk Kecil -- lalu penghakiman surgawi

·       lalu deskripsi apa yang dilakukan Tanduk Kecil -- penghakiman surgawi

·       deskripsi tentang apa yang dilakukan Tanduk Kecil – penghakiman surgawi

Jadi dengan kata lain, kaitannya ialah Allah mengatakan, “Dengarkan, pekerjaan si Tanduk Kecil jalan terus, tetapi Tanduk Kecil ini akan dihakimi.” Maka kita perlu mempertimbangkan itu.

 

 

Let me just give you an example of that. Daniel 7:8,“ I was considering the horns, and there was another horn, a little one, coming up among them, before whom three of the first horns were plucked out by the roots. And there, in this horn, were eyes like the eyes of a man, and a mouth speaking pompous words.” That's happening on earth, right? Now what does the next verse say? Is God going to take care of the Little Horn in the long run? Is God going to set things straight? Oh, yeah. Notice verse 9, I watched till thrones were put in place, and the Ancient of Days was seated; His garment was white as snow, and the hair of His head was like pure wool. His throne was a fiery flame, its wheels a burning fire; 10  a fiery stream issued and came forth from before Him. A thousand thousands ministered to Him; ten thousand times ten thousand stood before Him. The court was seated, and the books were opened.”

So does the Heavenly scene have anything to do with the work of the Little Horn? Of course it does. What is the purpose of the Heavenly judgment? It's to judge the Little Horn. So who's going to have the last word? God is going to have the last word.

 

Saya akan memberikan sebuah contoh. Daniel 7:8, 8 Aku sedang mempertimbangkan tanduk-tanduk itu, dan ada tanduk yang lain, yang kecil,  yang muncul di antara mereka yang sebelumnya tiga dari tanduk-tanduk yang pertama dicabut sampai akar-akarnya. Dan di sana pada tanduk ini ada mata-mata seperti mata-mata manusia, dan sebuah mulut yang mengucapkan kata-kata besar (sombong).” Ini terjadi di bumi, benar? Nah, sekarang apa kata ayat berikutnya? Apakah jangka panjang Allah akan menangani si Tanduk Kecil? Apakah Allah akan mengoreksi yang salah? Oh, iya. Simak ayat 9, 9 Aku melihat hingga takhta-takhta diletakkan di tempatnya dan Yang Lanjut Usia pun duduklah, pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut di kepalaNya seperti bulu domba murni. Takhta-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar. 10 Suatu sungai api keluar dan mengalir dari hadapan-Nya; seribu kali beribu-ribu melayani Dia, dan selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya. Majelis Pengadilan duduk dan Kitab-kitab dibuka.”  

Jadi apakah adegan di Surga ini ada kaitannya dengan pekerjaan si Tanduk Kecil?  Tentu saja, iya. Apakah tujuan dari penghakiman di Surga? Itu untuk menghakimi si Tanduk Kecil. Jadi siapa yang akan menang? Allah yang akan menang.

 

 

Let me give you another example. Go to Daniel 7:25 and it's even more explicit here. It says in verse 25 regarding the Little Horn, 25 He shall speak pompous words against the Most High, shall persecute the saints of the Most High, and shall intend to change times and law. Then the saints shall be given into his hand...” See, the saints are given into his stand, so is somebody allowing this to happen? Of course! Somebody. Who is allowing it to happen? God is allowing it to happen. So it says,  “...Then the saints shall be given into his hand for a time and times and half a time. 26 But...” I like this, who's going to have the last word? The Heavenly judgment, God!  “...26 But the court shall be seated, and they shall take away his dominion...” whose dominion? The dominion of the Little Horn.  “...to consume and destroy it forever.”  So we need to understand that the earthly events are going to be evaluated in the Heavenly court. And God is going to have the last word. Is this clear?

 

Saya akan memberikan contoh yang lain. Mari ke Daniel 7:25 dan di sini lebih jelas. Dikatakan di ayat 25 tentang si Tanduk Kecil, 25 Ia akan mengucapkan kata-kata besar (sombong) menentang Yang Mahatinggi, akan mempersekusi orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi, dan akan berniat (berpikir) untuk mengubah waktu-waktu dan Hukum. Lalu orang-orang kudus akan diserahkan ke dalam tangannya…” lihat, orang-orang kudus diserahkan ke dalam tangannya, jadi apakah ada yang mengizinkan ini terjadi? Tentu saja! Ada. Siapa yang mengizinkan ini terjadi? Allah yang mengizinkan ini terjadi. Jadi dikatakan,  “…Lalu orang-orang kudus akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa,  masa-masa (= dua masa), dan setengah masa. 26 Tetapi…” saya suka ini, siapa yang akan menang akhirnya? Penghakiman surgawi. Allah!   “…26 Tetapi Majelis Pengadilan akan duduk dan mereka akan mengambil darinya kekuasaannya…” kekuasaan siapa? Kekuasaan Tanduk Kecil, “…untuk memusnahkan dan menghancurkannya selama-lamanya.” Jadi kita perlu memahami peristiwa-peristiwa dunia akan dievaluasi di pengadilan surgawi. Dan Allah yang akan menang akhirnya. Apakah ini jelas?

 

 

Now another important structural item in Daniel 7 is, that the fourth Beast which is the Pagan Roman Empire has three consecutive stages, and we’ve dealt with this yesterday, right? It has three stages:

1.    the first stage the dragon Beast rules by itself

2.    the second stage it sprouts 10 horns

3.    and the third stage among the 10 horns rises a Little Horn that uproots three of the 10.

 

Nah, item struktural penting yang lain di Daniel 7 ialah, Binatang keempat yang adalah Kekaisaran Roma Pagan, memiliki tiga tahap berurutan, dan kita sudah membahas ini kemarin, benar? Jadi ada 3 tahap:

1.    tahap pertama, Binatang naga itu memerintah sendirian.

2.    tahap kedua, tumbuh 10 tanduk darinya.

3.    dan tahap ketiga, di antara ke-10 tanduk itu muncul Tanduk Kecil yang mencabut sampai akar-akarnya tiga dari kesepuluh tanduk.

 

 

A further expansion in the book of Revelation will reveal that Rome will have what? We studied this yesterday. Is Rome is going to have a fourth state? Does Daniel 7 tell us that there's going to be a fourth stage? Anywhere in Daniel 7 say there's going to be a fourth stage? That after the 1260 years the Little Horn is going to rise again? Is there anything in the chapter about this? No! So what do we have to do? Is there a further expansion? Where do we find the further expansion? Are you with me or not? This is a layered approach to the study of prophecy.

 

Penjelasan lebih luas di kitab Wahyu akan mengungkapkan bahwa Roma akan memiliki apa? Ini sudah kita pelajari kemarin. Apakah Roma akan punya tahap keempat? Apakah Daniel 7 memberitahu kita bahwa akan ada tahap keempat? Di mana di Daniel 7 yang mengatakan akan ada tahap keempat? Bahwa setelah masa 1260 tahun itu si Tanduk Kecil akan bangkit kembali? Apakah ada keterangan tentang hal ini di pasal ini? Tidak! Jadi kita harus berbuat apa? Apakah ada keterangan yang lebih luas? Di mana kita menemukan perluasan itu? Apakah kalian mengikuti saya atau tidak? Ini adalah pendekatan berlapis dalam mempelajari nubuatan.

 

 

You see, Daniel 2 is amplified in Daniel 7. Daniel 7 is amplified in Revelation 12. Revelation 12 is amplified in Revelation 13. Revelation 13 is amplified in Revelation 17. And I left out that Daniel 7 is amplified in Daniel 8, and Daniel 8 is amplified in Daniel 11. Hello? So when we're studying prophecy, we have to begin with the skeleton. We begin with Daniel 2, and then we move forward, we move forward, each chapter. And  somebody asked me yesterday, “Well, why doesn't God put everything, all in one vision?” Because you would get indigestion. Are you with me? If God had put the man-Child thing in, and He’d put the healing of the wound, and only one head is spewing out water, and everything, we would be so confused we wouldn't know what planet we're on. So God gives bits and pieces, that's how we have to teach. We don't begin studying the Sabbath with people, we begin with the elementary things, and then we go forward, we get more and more in depth, until finally they have the complete picture. Are you understanding the principle? Crucially important principle as we study Bible prophecy.

 

Kalian lihat,  Daniel 2 diperluas di Daniel 7. Daniel 7 diperluas di Wahyu 12. Wahyu 12 diperluas di Wahyu 13. Wahyu 13 diperluas di Wahyu 17. Dan saya tidak memasukkan bahwa Daniel 7 diperluas di Daniel 8, dan Daniel 8 diperluas di  Daniel 11. Halo? Jadi pada waktu kita belajar nubuatan, kita harus mulai dengan kerangkanya. Kita mulai dengan Daniel 2, kemudian kita bergerak maju, kita maju, setiap pasal. Dan ada yang kemarin bertanya,”Nah, mengapa Allah tidak memasukkan semuanya dalam satu penglihatan?” Karena kita akan sakit perut. Apakah kalian mengikuti saya? Andaikan Allah memasukkan bagian Anak laki-laki, dan sembuhnya luka yang mematikan, dan hanya satu kepala yang menyemburkan air, dan semuanya, kita akan menjadi sedemikian kebingungan kita tidak tahu lagi kita ada di planet mana. Jadi Allah memberikan sedikit demi sedikit, begitu jugalah cara kita mengajar. Kita tidak memulai dengan memberi pelajaran tentang Sabat kepada orang-orang, kita mulai dengan hal-hal yang mendasar, kemudian kita maju, kita masuk semakin mendalam, hingga akhirnya mereka mendapatkan gambaran yang lengkap. Apakah kalian mengerti prinsipnya? Prinsip yang amat sangat penting saat kita mempelajari nubuatan Alkitab.

 

 

Now Daniel ~ we're at the top of page 182 ~ Daniel 7 also teaches that the Heavenly judgment will have three distinct stages, much like the judgments in Western countries.

1.    What is the first stage? An investigation of the evidence. You find that clearly in Daniel 7, “the books are opened”.

2.    Then after the evidence has been examined, what does the judge, or what does the jury do? It pronounces the what? The verdict, who is innocent and who is guilty.

3.    And then comes the time of the execution of the sentence.

If the person was not guilty, they're free. But if the person was guilty, the sentence is executed. They are thrown into prison. Are you with me?

 

Nah Daniel ~ kita di bagian atas hal. 182 ~ Daniel 7 juga mengajarkan bahwa penghakiman surgawi akan punya tiga tahap yang berbeda, sangat mirip dengan pengadilan-pengadilan di negara-negara Barat.

1.    Apa tahap yang pertama? Investigasi atas bukti-bukti. Kita lihat itu jelas di Daniel 7,  dan dibukalah Kitab-kitab” (Daniel 7:10).

2.    Lalu setelah bukti-bukti diperiksa, apa yang dilakukan hakim atau jurinya? Dia mengumumkan apa? Vonnisnya, siapa yang benar dan siapa yang salah.

3.    Lalu tibalah saat eksekusi keputusannya.

Jika orang itu tidak bersalah, dia dibebaskan. Tetapi jika orang itu bersalah, vonnisnya dieksekusi. Dia dilemparkan ke dalam penjara. Apakah kalian mengikuti saya?

 

 

And so Daniel 7 has this all through the chapter, the judgment will pronounce a verdict based on the evidence of what the Little Horn did, and the sentence will be executed in favor of the saints of the Most High, and against the Little Horn. The investigative and sentencing stages of the judgment take place in heaven, and the execution of the judgment takes place on earth.  Not only does each outline expand upon the previous ones, in other words, Daniel 7 expands, and Revelation 12 expands, and Revelation 13 expands, but also each outline enlarges upon itself as the chapter develops. In other words, there's an expansion even within the chapter.

 

Maka Daniel 7, isinya seperti ini di seluruh pasalnya, penghakiman akan mengumumkan vonnis berdasarkan bukti dari apa yang telah dilakukan Tanduk Kecil, dan vonnisnya akan dieksekusi memenangkan orang-orang kudus Yang Mahatinggi, dan menyalahkan Tanduk Kecil. Tahap investigasi dan menjatuhkan vonnis dari penghakiman, itu terjadi di Surga; sedangkan eksekusi penghakiman terjadi di bumi. Bukan saja setiap gambaran memperluas yang sebelumnya, dengan kata lain Daniel 7 memperluas, Wahyu 12 memperluas, Wahyu 13 memperluas, tetapi begitu juga gambaran-gambaran itu memperluas dirinya seiring pasal itu berkembang. Dengan kata lain, ada perluasan bahkan di dalam pasal tersebut.

 

 

For example as we demonstrated, Daniel 7 repeats the same events how many times? Four times; and each time the final events of the outline are expanded. In other words, each repetition Daniel is focusing under inspiration, primarily on the end time events. Daniel's interest was primarily focused on the latter part of the vision; he asked, “What about the fourth Beast? What about the 10 horns? And what about the Little Horn? I want to know about the final part of this.”

The first powers of the outline ~ this is important ~ are brought to view to give us the context or framework of end time events. Now there the purpose of giving Babylon, Medo Persia, Greece, and Rome is to give us the historical context or the frame of reference for end time events, so we can follow the chain of prophecy, so that we can follow the sequence of nations.

 

Misalnya seperti yang ditunjukkan, Daniel 7 mengulangi peristiwa-peristiwa yang sama berapa kali? Empat kali, dan setiap kali peristiwa-peristiwa terakhir dari gambaran itu diperluas. Dengan kata lain, setiap pengulangan Daniel di bawah inspirasi, itu fokus terutama pada peristiwa-peristiwa akhir zaman. Perhatian Daniel terutama terfokus pada bagian akhir penglihatan itu; dia bertanya, “Bagaimana dengan Binatang keempat? Bagaimana tentang ke-10 tanduk? Dan bagaimana tentang Tanduk Kecil? Aku mau tahu tentang bagian yang akhir ini.”

Kekuasaan-kekuasaan yang pertama dari gambaran itu ~ ini penting ~ diberikan agar kita punya konteks atau kerangka dari peristiwa-peristiwa akhir zaman. Nah, tujuan memberikan cerita tentang Babilon, Medo-Persia, Greeka dan Roma ialah untuk memberi kita konteks sejarahnya atau kerangka referensinya untuk peristiwa-peristiwa akhir zaman, supaya kita bisa mengikuti rangkaian nubuatannya, supaya kita bisa mengikuti urut-urutan bangsa-bangsanya.

 

 

Now verse by verse study of Daniel 7.

Verse 1  

1In the first year of Belshazzar king of Babylon, Daniel had a dream and visions of his head while on his bed. Then he wrote down the dream, telling the main facts.” 

As I mentioned, this vision is given to Daniel in the year 553 BC, 14 years before the fall of the kingdom of Babylon. This actually was what we call a prophetic dream. Ellen White had prophetic dreams, and she had visions. You know, sometimes she was awake, and she was taken off in vision; and sometimes she was sleeping and God gave her a prophetic vision while she was sleeping. This was a prophetic vision that Daniel had, while he was asleep.

 

Sekarang mempelajari Daniel 7 ayat per ayat.

Ayat 1

1 Pada tahun pertama pemerintahan Belsyazar, raja Babel, bermimpilah Daniel dan mendapat penglihatan-penglihatan di tempat tidurnya. Lalu dituliskannya mimpi itu, menceritakan garis besarnya.”

Seperti yang sudah saya katakan, penglihatan ini diberikan kepada Daniel di tahun 553 BC, 14 tahun sebelum kejatuhan kerajaan Babilon. Inilah yang kita sebut mimpi nubuat. Ellen White mendapat mimpi-mimpi nubuat, dan dia mendapat penglihatan-penglihatan. Terkadang dia dalam kondisi terjaga dan dia dibawa pergi dalam penglihatan; dan terkadang dia sedang tidur dan Allah memberinya penglihatan nubuat selagi dia tidur. Ini adalah penglihatan nubuat yang diterima Daniel selagi dia tidur.

 

 

Verse 2

Let's go to verse 2, this is page 183. Well, let's read the verse here. Daniel 7:2, Daniel spoke, saying, ‘I saw in my vision by night, and behold, the four winds of heaven were stirring up the great sea.” 

So what do winds represent prophetically, because we're dealing with symbols in Daniel chapter 7? Winds are symbolic of strife, war, bloodshed, conflict, and destruction. Jeremiah who by the way was a contemporary of Daniel makes this clear. (Jeremiah 25:31-33;  Ezekiel 7:1-2).

And we don't have time to read all these verses, that's why I say when you go home, or at night, if you want to read the verses, they're there for a reason, they're not only references, they prove the points. But we can't read all of them because we would be just in the first part of volume 1 at Anchor.  

So Jeremiah clearly told us that the winds represent precisely strife, war, and bloodshed. And we can see the meaning of this. Remember the angels of Revelation 7 that are holding the four winds? What does that mean, they're holding the four winds? What's going to happen when the four winds are released? Ellen White says that there will be such a scene that a pen cannot describe, strife, and bloodshed, and war.

 

Ayat 2

Mari ke ayat 2, ini hal.183. Nah, mari kita baca ayatnya di sini. Daniel 7:2, 2 Daniel bicara, mengatakan, ‘Aku melihat di penglihatan malamku, dan tampak keempat angin dari langit sedang mengocok laut besar.”

Jadi angin melambangkan apa secara nubuatan, karena kita berurusan dengan simbol-simbol di Daniel pasal 7? Angin itu melambangkan perselisihan, peperangan, pertumpahan darah, konflik, dan perusakan. Yeremia yang adalah kontemporer Daniel, membuat ini jelas. (Yeremia 25:31-33;  Yehezkiel 7:1-2)

Dan kita tidak punya waktu untuk membaca semua ayatnya, itulah mengapa saya katakan, bila kalian pulang, atau di malam hari, jika kalian mau membaca ayat-ayatnya, mereka dimasukkan ke makalah ada tujuannya, mereka bukan hanya referensi, mereka membuktikan poin-poin yang dibahas. Tetapi kita tidak bisa membaca semuanya karena nanti kita hanya tetap di jilid 1 di kelas Anchor.

Maka Yeremia dengan jelas memberitahu kita bahwa angin-angin melambangkan  perselisihan, peperangan, dan pertumpahan darah. Dan kita bisa melihat makna ini. Ingat malaikat-malaikat Wahyu 7 yang sedang menahan keempat angin? Apa yang dimaksudkan dengan mereka menahan keempat angin? Apa yang akan terjadi ketika keempat angin itu dilepaskan? Ellen White mengatakan bahwa akan ada adegan perselisihan, dan pertumpahan darah, dan peperangan yang sedemikian rupa sehingga tidak sanggup  digambarkan oleh pena.

 

 

So in other words, these Beasts are going to rise in the midst of war. They’re waring against one another. Ellen White wrote in Great Controversy page 440,  “Winds are a symbol of  strife. The four winds of heaven striving upon the great sea represent the terrible scenes of conquest and revolution by which kingdoms have attained to power.”

 

Jadi dengan kata lain, Binatang-binatang ini akan bangkit di tengah-tengah peperangan. Mereka berperang satu sama lain. Ellen White menulis di Great Controversy hal. 440,  “…Angin-angin adalah simbol dari perselisihan. Keempat angin langit berperang di atas lautan besar melambangkan adegan-adegan penaklukan dan revolusi yang mengerikan dengan mana kerajaan-kerajaan telah mendapatkan kekuasaan.”

 

 

What does the sea represent? We usually use Revelation 17:15 where it says “the waters that you have seen are multitudes, nations, tongues, and peoples.”  That's not exactly parallel because the Harlot is sitting on a river, not on the sea. And in Daniel 7 it's the sea that's churning. You say that might be an insignificant detail, but there's a better text to tell us what the sea represents.

Go with me to Isaiah 17:12 and 13 tells us what the churning of the waters of the sea represents. 12 Woe to the multitude of many people who make a noise like the roar of the seas...” so what does the roar of the seas represent? The multitude of many people. Then it continues saying in verse 12, “...and to the rushing of nations that make a rushing like the rushing of mighty waters!...” So are you catching the picture? Verse 13,  “...13 The nations will rush like the rushing of many waters; but God will rebuke them...”   So what does the sea, the churning of the sea, the winds churning up the sea, represent? They represent the nations that are in strife, and in conflict, and in war. They are struggling for world dominion, in other words.

 

Laut melambangkan apa? Biasanya kita memakai Wahyu 17:15 di mana dikatakan, 15 Semua air yang telah kaulihat… adalah kaum-kaum, dan orang banyak, dan bangsa-bangsa, dan bahasa-bahasa.” Ini tidak paralel persis karena perempuan pelacur itu sedang duduk di atas sebuah sungai, bukan di lautan. Dan di Daniel 7 lautan-lah yang bergejolak. Kalian berkata itu mungkin detail yang tidak signifikan, tetapi ada ayat yang lebih tepat yang memberitahu kita lautan melambangkan apa.

Marilah bersama saya ke Yesaya 17:12-13 yang memberitahu kita apa yang dilambangkan oleh air-air lautan yang diaduk. 12 Celaka bagi banyak orang yang membuat ribut seperti gemuruh lautan…”  jadi apa yang dilambangkan oleh gemuruh lautan? Banyak orang. Lalu dikatakan selanjutnya di ayat 12, “…dan bagi bangsa-bangsa yang menggulung, yang menggulung seperti menggulungnya air yang hebat!…”  Jadi apakah kalian menangkap gambarnya? Ayat 13, “…13 Bangsa-bangsa akan menyerbu seperti gelora lautan besar; tetapi Allah akan menghardik mereka...Jadi apa yang dilambangkan oleh angin-angin yang mengaduk-aduk lautan? Mereka melambangkan bangsa-bangsa yang sedang berselisih, yang dalam konflik, dan peperangan. Dengan kata lain, mereka sedang berebut kekuasaan dunia.

 

 

And let me just make a little sunglide. Here we find another Beast in Revelation chapter 13 that doesn't rise from the sea. Where does it rise from? The earth. No waters, no winds, no churning. Must that Beast rise in a different place than these four Beasts? Yes or No? It must rise in a different place, it cannot rise in Asia or in Europe because these four Beasts rise in Asia and Europe. That means that this other Beast must rise in a different place. We'll come back to that in a few moments. So let's go to verse 3.

 

Izinkan saya menyimpang sedikit. Di sini kita menemukan Binatang lain di Wahyu pasal 13 yang tidak muncul dari laut. Dia muncul dari mana? Dari bumi. Tidak ada banyak air, tidak ada angin-angin, tidak ada gejolak. Haruskah Binatang itu muncul dari tempat yang berbeda dari keempat Binatang yang tadi? Ya atau Tidak? Dia harus muncul dari tempat yang berbeda, dia tidak mungkin muncul di Asia atau Eropa karena keempat Binatang yang sebelum itu munculnya di Asia dan Eropa. Ini berarti Binatang yang lain ini harus muncul dari tempat yang berbeda. Sebentar lagi kita akan kembali kemari. Jadi mari sekarang ke ayat 3.

 

 

Verse 3

“ And four great beasts came up from the sea, each different from the other. 

Now the question is, do these four Beasts represent four kings or four kingdoms? And we had a question yesterday about that. So let's pursue that just one step further today.  I read from Daniel chapter 7 yesterday, and we noticed that it says that the four Beasts are four kings; but then it says, it speaks about the fourth kingdom, so we know that the four Beasts are kings that rule over what? Over kingdoms.

Now let's notice another example that I didn't mention yesterday. Daniel 8:20-22. This is speaking about the ram. It says, “ 20 The ram which you saw, having the two horns—they are the kings of Media and Persia...” Are you catching the picture? The kings of Media and Persia. So let me ask you, does the ram represent Medo-Persia or does it represent the kings? It represents the kings of Medo-Persia. So don't get all hung up because it says “kings” and then it says “kingdoms”.  The fact is, that a king rules over a kingdom. Are you with me or not?

Ellen White wrote here in verse 3, “the four Beasts represent four individual kings that rule over kingdoms.”

 

Ayat 3

3 dan empat binatang besar naik dari dalam laut, yang satu berbeda dengan yang lain.”

Sekarang pertanyaannya ialah, apakah keempat Binatang ini melambangkan empat raja atau empat kerajaan? Kemarin ada pertanyaan tentang hal ini. Jadi mari kita lihat satu langkah lebih jauh hari ini. Kemarin saya bacakan dari Daniel pasal 7, dan kita melihat bahwa dikatakan keempat Binatang itu adalah empat raja; tetapi kemudian bicara tentang kerajaan keempat. Jadi kita tahu bahwa keempat Binatang adalah raja-raja yang memerintah atas apa? Atas kerajaan-kerajaan.

Sekarang mari kita simak contoh lain yang tidak saya singgung kemarin. Daniel 8:20-22. Ini bicara tentang domba jantan, dikatakan,20 Domba jantan yang kaulihat itu, yang punya dua tanduk, ialah raja-raja Media dan Persia…”  apakah kalian menangkap gambarnya? Raja-raja Media dan Persia. Jadi coba saya tanya, apakah domba jantan ini melambangkan Medo-Persia atau melambangkan raja-rajanya? Melambangkan raja-raja Medo-Persia. Jadi jangan bingung karena dikatakan “raja-raja” kemudian dikatakan “kerajaan-kerajaan”. Faktanya ialah seorang raja memerintah atas sebuah kerajaan. Apakah kalian mengikuti saya atau tidak?

Ellen White menulis di sini di ayat 3, “keempat Binatang itu mewakili empat raja individu yang memerintah atas kerajaan-kerajaan.”

 

 

The second point that I want to mention here is answered in a quotation from Ellen White in Christ’s Object Lessons page 77, “Earthly governments prevail by  physical force; they maintain their dominion by war; but the founder of the new kingdom is the Prince of Peace. The Holy Spirit represents worldly kingdoms under the symbol of fierce beasts of prey; but Christ is ‘the Lamb of God, which taketh away the sin of the world.’...

 

Poin kedua yang mau saya sebutkan di sini dijawab oleh sebuah kutipan dari Ellen White di Christ’s Object Lessons hal. 77,  “…Pemerintahan duniawi bertahan dengan kekuatan fisik. Mereka mempertahankan kekuasaan mereka dengan perang; tetapi pendiri kerajaan yang baru ini adalah Pangeran Damai. Roh Kudus menggambarkan kerajaan-kerajaan duniawi dengan simbol binatang-binatang pemangsa yang buas, tetapi Kristus adalah ‘Domba Allah, yang membawa pergi dosa dunia.’…”

 

 

So not only do we find in Scripture that kings and kingdoms are interchangeable, but we also find the reason why these Beasts are ferocious in Daniel 7. Why are the Beast ferocious in Daniel 7? Because you're describing nations warring with one another to gain the ascendancy.

 

Jadi kita bukan saja menemukan di Kitab Suci bahwa raja-raja dan kerajaan-kerajaan bisa dipakai bergantian, tetapi kita juga menemukan alasannya mengapa Binatang-binatang di Daniel 7 itu buas. Mengapa Binatang-binatang di Daniel 7 itu buas? Karena mereka menggambarkan bangsa-bangsa yang berperang satu sama lain untuk naik takhta.

 

 

Now it's interesting, however, that in contrast to the ravenous Beasts of Daniel 7 you have two domestic Beasts in chapter 8. Must that be significant? You’d think it's significant that you have a ram, which is a male sheep by the way, and then you have a he-goat?  Those are the two main animals in the sanctuary service. The ram was used in the daily service and the he-goat was used in the yearly service. The focus of Daniel 8 is the sanctuary, the focus here is the war among nations and how they treat God's people.

 

Nah, menariknya, kontras dengan Binatang-binatang buas Daniel 7, ada dua Binatang peliharaan di pasal 8. Apakah itu signifikan? Menurut kalian apakah signifikan ada seekor domba jantan, kemudian ada seekor kambing jantan? Itu adalah dua binatang utama untuk upacara kurban Bait Suci. Domba jantan dipakai untuk upacara harian, dan kambing jantan dipakai untuk upacara tahunan. Fokus  Daniel 8 adalah Bait Suci. Fokus Daniel 7 di sini adalah peperangan antar bangsa-bangsa dan bagaimana mereka memperlakukan umat Allah.

 

 

In the third place we notice in this verse, in verse 3 that we're taking a look at, it is worthy of notice that the four nations of Daniel 7 who ruled the world moved from east to west, This is important. The lion, and the bear were powers that bare sway where? In Asia. Babylon, and Medo-Persia are in Asia. The leopard and the dragon Beast with 10 horns and the Little Horn ruled where? In Europe. So prophecy is moving from east to west. Are you with me or not? However, Revelation 13:1 describes a Beast that rises from the earth, which will eventually restore the sword of civil power to the Little Horn. All four Beasts of Daniel 7 rose where the winds were churning up the great sea. But in the prophecy of the Beast that rises from the earth, there is no mention of winds, which means that it must rise in a different location, it must be west of what? West of Europe, that's right. And what nation is west of Europe? Don't tell me the Atlantic Ocean, okay? The United States of America. And by the way, we find this in Revelation 13, don't we? Revelation 13 makes this point clear.

Sadly, while Protestant eyes are fixed on the east as the place of the fulfillment of Bible prophecy, it fulfills in the west right before their eyes. And they can't see it because they are looking in the wrong place. Is this important? Do we need to show evangelicals ~ praise the Lord there are many sincere, many loving Christians that believe in all this Rapture stuff, and you know, the rebuilding of the temple, the Antichrist sitting in the temple with a you know, tattoo in his hand, you know, where he's stamping people on the forehead with the number 666. You know they are totally sold on this, but there are many sincere people that when they see the truth they will accept the truth, and we need to show this, we need to show them where the conflict is, that they're wrong in looking in the place where the conflict isn't.

 

Di tempat ketiga, kita melihat di ayat ini, ayat 3 yang sedang kita simak, yang perlu diperhatikan ialah keempat bangsa Daniel 7 yang menguasai dunia bergerak dari timur ke barat. Ini penting. Singa dan beruang adalah kekuasaan-kekuasaan yang sangat berpengaruh di mana? Di Asia. Babilon dan Medo-Persia itu di Asia. Macan tutul dan Binatang naga dengan 10 tanduknya dan Tanduk Kecil berkuasa di mana? Di Eropa. Jadi nubuatan bergerak dari timur ke barat. Apakah kalian mengikuti saya atau tidak? Namun Wahyu 13:1 menggambarkan seekor Binatang yang muncul dari bumi yang akhirnya akan memulihkan pedang kekuasaan sispil kepada Tanduk Kecil. Keempat Binatang Daniel 7 semuanya muncul di mana angin-angin mengaduk-aduk lautan besasr. Tetapi nubuatan Binatang yang muncul dari bumi, tidak disebutkan adanya angin-angin, yang berarti dia haruslah muncul di lokasi yang berbeda, itu haruslah di sebelah barat apa? Sebelah barat Eropa, betul. Dan bangsa apa yang di sebelah barat Eropa? Jangan mengatakan Samudra Atlantik, oke? Amerika Serikat! Dan ketahuilah, kita menemukan ini di Wahyu 13, bukan? Wahyu 13 membuat poin ini jelas.

Sayangnya, sementara mata orang-orang Protestan memandang ketimur sebagai tempat penggenapan nubuatan Alkitab, nubuatan itu digenapi di sebalah barat tepat di depan mata mereka sendiri. Dan mereka tidak bisa melihatnya karena mereka memandang ke tempat yang salah. Apakah ini penting? Apakah kita perlu menunjukkan kepada golongan evangelikal ~ puji Tuhan ada banyak orang Kristen yang tulus dan mengasihi yang meyakini semua hal tentang pengangkatan (rapture) dan dibangunnya kembali Bait Suci, dan Antikristus yang duduk di Bait Suci dengan tattoo di tangannya, di mana dia memberi cap pada orang-orang di dahi mereka dengan angka 666. Kalian tahu, mereka percaya benar pada hal-hal ini. Tapi ada banyak orang yang tulus yang bila mereka melihat kebenarannya mereka akan menerima kebenaran itu. Dan kita perlu menunjukkan ini, kita perlu menunjukkan kepada mereka di mana konflik itu sebenarnya, bahwa mereka sudah salah melihat ke tempat di mana konflik tidak di sana.

 

 

I believe that the false prophet of Revelation chapter 13 ~ we talked about this yesterday, didn't we? ~ this power is called not only the Beast from the earth, it's the false prophet. This prophet is saying, “Peace, peace, you're going to be raptured to heaven, and the poor Jews are going to go through the tribulation, no need for special preparation for a crisis ahead.” And many will find themselves in the midst of the time of trouble with no refuge. That's what Satan wants.

 

Saya meyakini nabi palsu Wahyu pasal 13 ~ kemarin kita sudah bicara tentang ini, bukan? ~ kekuasaan ini disebut bukan hanya Binatang yang muncul dari bumi, dialah nabi palsu. Nabi palsu ini berkata, “Damai, damai, kalian akan diangkat ke Surga, dan orang-orang Yahudi yang malang yang akan mengalami masa kesukaran besar. Jadi tidak usah membuat persiapan khusus untuk krisis di depan.” Dan banyak orang akan mendapatkan diri mereka di tengah-tengah masa kesukaran besar tanpa perlindungan. Itulah yang diinginkan Setan.

 

 

Verse 4 

The first was like a lion, and had eagle’s wings. I watched till its wings were plucked off; and it was lifted up from the earth and made to stand on two feet like a man, and a man’s heart was given to it.”

Now let's continue verse 4. The lion, first Beast, is a symbol of Babylon. Everything connected with Babylon is top of the line. Gold is what? The most precious metal. The lion is the king of beasts, and the eagle is the king of birds. I guess Babylon it is. It’s the greatest nation in this chain of prophecy. Archaeological excavations in ancient Babylon has shown lion sphinxes at the entrances, the main entrances of the city of Babylon. And Jeremiah himself says that the lion represents Babylon. You have it there in Jeremiah 4:7, and Jeremiah 50:17. What do wings represent? Wings represent swiftness to conquer. You can read this in the text that we have here in parenthesis. (Ezekiel 17:3, 12; Lamentations 4:19; Habakkuk 1:6-8).

 

Ayat 4

4 Yang pertama seperti seekor singa, dan mempunyai sayap burung rajawali. Aku mengamati sampai sayapnya tercabut dan ia terangkat dari tanah dan ditegakkan pada dua kaki seperti manusia, dan sebuah hati manusia diberikan kepadanya.”

Nah, mari lanjut ke ayat 4. Singa, Binatang pertama, adalah simbol Babilon. Segala yang terkait Babilon itu kelas paling top. Emas itu apa? Logam yang paling berharga. Singa itu raja binatang, dan rajawali itu raja burung. Berarti memang Babilonlah, bangsa terbesar dalam rangkaian nubuatan ini. Penggalian arkeologi di Babilon purba menunjukkan patung-patung singa sphinx di gerbang-gerbangnya, pintu masuk utama ke kota Babilon. Dan Yeremia sendiri mengatakan bahwa singa mewakili Babilon. Ada di Yeremia 4:7 dan 50:17.

Sayap-sayap melambangkan apa? Sayap-sayap melambangkan kecepatan menaklukkan. Kalian bisa membaca ini di ayat-ayat yang ada dalam kurung di sini  (Yehezkiel 17:3, 12; Ratapan 4:19; Habakuk 1:6-8).

 

The plucking of the wings, what would that mean? If the wings represent speed of conquest what would the plucking of the wings symbolize? It would mean that Babylon at some point later in its career would no longer conquer. Its speed of conquest would come to an end.

 

Dicabutnya sayap-sayapnya, apa artinya itu? Jika sayap-sayap mewakili kecepatan menaklukkan, apa yang dilambangkan oleh dicabutnya sayap-sayap itu? Itu akan berarti pada suatu waktu kemudian Babilon tidak lagi bisa menaklukkan. Kecepatannya menaklukkan akan berakhir.

 

 

A lion with a man's heart is cowardly, if you don't believe it, remember, The Wizard of Oz. Now, I realize that that's a fictional story, but still it illustrates. By the way there was a king in England whose name was Richard the Lionhearted. Why was he called the Lionhearted? Because he had lots of what? Lots of courage. Which means that Babylon at the end was going to lose its spirit of conquest, and it was going to lose its courage to conquest. And we see this. The last night of the existence of the kingdom of Babylon with Nebuchadnezzar Belshazzar, Babylon's cowardice comes through. Belshazzar saw the handwriting on the palace wall, and the Bible tells us that the joints of his hips were loosened and his knees knocked against each other. Babylon had changed. It had become a cowardly nation.

 

Singa dengan hati manusia itu penakut. Jika kalian tidak percaya, ingat kisah The Wizard of Oz. Nah, saya tahu itu adalah kisah fiksi, tapi toh itu mengilustrasikan. Nah, ada seorang raja Inggris yang namanya Richard the Lionhearted. Mengapa dia disebut “the Lionhearted”? Karena dia punya banyak apa? Banyak nyali. Berarti di akhir masanya Babilon akan kehilangan semangatnya untuk menaklukkan, dan akan kehilangan keberaniannya untuk menaklukkan. Dan kita melihat hal ini. Malam terakhir eksistensi kerajaan Babilon saat Belsyazar, terlihat kepengecutan Babilon. Belsyazar melihat tulisan di dinding istana dan Alkitab memberitahu kita bahwa sendi-sendi pinggulnya menjadi lemah dan lututnya bergemelatukan. Babilon sudah berubah. Dia telah menjadi bangsa yang penakut.

 

 

The passive verbs in verse 4 are significant. We're told that the wings were plucked, it was lifted up, it was made to stand, a man's heart was given to it. Is somebody else doing this? Absolutely. There's a force behind the scenes that is doing this, that's why the verbs are in passive voice.

Now let's go to verse 5.

 

Bentuk kalimat pasif di ayat 4 itu signifikan. Kita diberitahu bahwa sayap-sayapnya “tercabut”, dia “terangkat”, dia “ditegakkan”, sebuah hati manusia “diberikan” kepadanya. Apakah ada sosok lain yang melakukan ini? Tentu saja. Ada suatu kuasa di balik layar yang melakukan ini, itulah mengapa kalimatnya dalam bentuk pasif.

Sekarang mari ke ayat 5.

 

 

Verse 5

And suddenly another beast, a second, like a bear. It was raised up on one side, and had three ribs in its mouth between its teeth. And they said thus to it: ‘Arise, devour much flesh!’...”

The book of Daniel itself identifies the bear as a symbol ~ we're going to go to the bear now ~ as a symbol of what? Of the Medes and Persians. Daniel 8:20 tells us so. It says there in verse 20, “ 20 The ram which you saw, having the two horns—they are the kings of Media and Persia.” So we know that the bear is equivalent to Media and Persia, Daniel 8 makes that clear.

 

Ayat 5

5 Dan tiba-tiba ada seekor binatang yang lain, yang kedua, seperti beruang; ia terangkat di satu sisinya, dan ada tiga tulang rusuk di dalam mulutnya di antara giginya. Dan mereka mengatakan demikian kepadanya, ‘Bangkitlah, lahaplah daging banyak-banyak.’...”

Kitab Daniel sendiri mengidentifikasi beruang itu sebagai sebuah simbol ~ kita sekarang akan ke beruang ~ sebagai sebuah simbol apa? Bangsa Media dan Persia. Daniel 8:20 memberitahu demikian kepada kita. Dikatakan di ayat 20, 20 Domba jantan yang kaulihat itu, yang punya dua tanduk, mereka ialah raja-raja Media dan Persia.” Jadi kita tahu beruang itu sama dengan Media dan Persia, Daniel 8 membuat ini jelas.

 

 

Now the parallel verse in Daniel 8:3 describes a ram with two horns. So the ram with two horns in Daniel 8 is parallel to the bear in Daniel chapter 7. What characteristic did the bear have? It was higher on one side than on the other. What do we find in Daniel chapter 8? It says that this Beast, this ram had two horns, and one was higher than the other and the higher one came out last. Interesting. So in Medo-Persia you have two horns, they represent Medes and Persians, they're one dual nation, if you please, Medes and Persians. And there's one of them that is preeminent, and it comes out last.

You know at the end of the study notes, you have a chart of the dynasty of the kingdom of Medo-Persia and you're going to see that at first the Medes dominated for a very short period, and then the rest of the period of Medo-Persia they were all Persian kings. In other words, this was fulfilled to a T.


Nah ayat paralelnya di Daniel 8:3 menggambarkan seekor domba jantan dengan dua tanduk. Jadi domba jantan bertanduk dua di Daniel 8 itu paralel dengan beruang di Daniel pasal 7. Karakteristik apa yang dimiliki beruang itu? Satu sisinya lebih tinggi daripada sisi lainnya. Apa yang kita temukan di Daniel 8? Dikatakan bahwa Binatang domba jantan ini punya dua tanduk, yang satu lebih tinggi daripada yang lain, dan yang lebih tinggi itu tumbuhnya belakangan. Menarik. Jadi di Medo-Persia ada dua tanduk, mereka melambangkan bangsa Media dan Persia, mereka satu negara yang terdiri atas dua bangsa, bangsa Media dan Persia. Dan satu dari mereka lebih menonjol, dan itu yang muncul belakangan.

Kalian tahu di bagian akhir makalah ada sebuah bagan mengenai dinasti kerajaan Medo-Persia, dan kalian akan melihat bahwa pada awalnya bangsa Media yang mendominasi untuk waktu yang singkat, kemudian sisa waktu Medo-Persia semua yang menjadi raja adalah bangsa Persia. Dengan kata lain nubuatan ini digenapi sampai detail-detailnya.

 

 

The bear has three ribs in its mouth, which have been interpreted, I believe, correctly as the three provinces that had to be conquered by Medo-Persia in order to rise to power; that would be:

·       Lydia ~ which is ancient Turkey and Anatolia, it fell in 547 BC.

·       Babylon ~ of course was conquered in 539 BC

·       and Egypt ~ was forced to submit in 525 BC.

 

Beruang itu punya tiga tulang iga di mulutnya, yang sudah diinterpretasi dengan tepat menurut saya, sebagai tiga provinsi yang harus ditaklukkan oleh Medo-Persia agar bisa naik takhta. Itu adalah:

·       Lydia ~ yang adalah Turki purba dan Anatolia, ini jatuh tahun 547 BC.

·       Babylon ~ tentu saja, ini ditaklukkan di 539 BC

·       Dan Mesir ~ yang dipaksa untuk takluk tahun 525 BC.

 

 

Once again with the bear we find passive verbs. It says,  “they said thus to it: ‘Arise, devour much flesh!’...” Somebody is saying to the bear, “Arise, devour much flesh.” Who is saying that to the bear? The Watchers. When you go to chapter 4 you're going to find the story of Nebuchadnezzar's insanity, and you're going to find there that the Watchers are orchestrating all of the events that are taking place in Daniel chapter 4. In other words,  the Watchers are the ones that are doing this. This is not happening simply because it's a historical circumstance, something that happened historically. There are forces behind the scenes that are driving this particularly. So let's go now to verse 6.

 

Sekali lagi pada beruang ini kita lihat bentuk kalimat pasif. Dikatakan, mereka mengatakan demikian kepadanya, ‘Bangkitlah, lahaplah daging banyak-banyak.’…”  Ada yang berkata kepada beruang itu, “…Bangkitlah, lahaplah daging banyak-banyak.’…”  Siapa yang mengatakan itu kepada beruang? Para Penilik. Jika kita ke pasal 4, kita akan menemukan kisah ketidakwarasan Nebukadnezar, dan kita akan melihat di sana para Penilik yang sedang menyutradarai semua peristiwa yang sedang terjadi di Daniel pasal 4. Dengan kata lain, para Penilik adalah mereka yang melakukan ini. Ini tidak terjadi semata-mata karena ini suatu kondisi historis, sesuatu yang terjadi secara historis. Ada kekuatan di balik layar yang sengaja mengatur ini. Jadi sekarang mari ke ayat 6.

 

 

Verse 6

After this I looked, and there was another, like a leopard, which had on its back four wings of a bird. The beast also had four heads, and dominion was given to it.”

The leopard is a symbol of the kingdom of what? Of the kingdom of Greece. The leopard in itself is swift, but this leopard has four wings which means that the leopard is going to conquer much more swiftly than the lion that had two wings of an eagle. The kingdom of Greece did conquer the world of that time much swifter than did Babylon. Alexander the Great, the founder of the Grecian kingdom conquered the entire Near East from Egypt to the Hindus Valley in India, in only three years. Nebuchadnezzar took 13 years to reach a stalemate with Tyre. So you can see why the leopard has four wings. By the way the leopard is a swift animal, isn't it? If it has wings it's flying, in other words.

 

Ayat 6

6 Setelah itu aku melihat, dan ada yang lain, seperti macan tutul; yang punya empat sayap burung di punggungnya. Binatang itu juga punya empat kepala, dan kepadanya diberikan kekuasaan.

Macan tutul adalah simbol kerajaan mana? Kerajaan Greeka. Macan tutul itu sendiri adalah binatang yang cepat geraknya, tetapi macan tutul ini punya empat sayap, berarti macan tutul ini akan menaklukkan jauh lebih cepat daripada si singa yang punya dua sayap rajawali. Kerajaan Greeka memang menaklukkan dunia pada masa itu jauh lebih cepat daripada Babilon. Alexander the Great, pendiri kerajaan Greeka, menaklukkan seluruh Timur Dekat dari Mesir hingga ke Lembah Hindustan di India, dalam hanya tiga tahun. Nebukadnezar butuh 13 tahun hanya untuk mencapai jalan buntu dengan Tirus. Jadi kalian bisa melihat mengapa macan tutul ini punya empat sayap. Nah, macan tutul itu sendiri sudah binatang yang cepat, bukan? Jika dia punya sayap, berarti dengan kata lain dia terbang.

 

 

Now the next paragraph you remember that we talked about the leopard having 4 heads? Did the leopard have 4 heads when it began to rule? Remember we covered that. Daniel 7 is giving us the composite picture, and then in Daniel chapter 8 it's going to specify, well you know, there was first of all a notable king that ruled, and then after that, after he died, or after the horn was broken, then you have the four kingdoms. Are you clear on this point?

Likewise, the dragon that has seven heads and 10 horns. When you see the dragon with seven heads and 10 horns, it's giving you the composite picture, the whole history. Okay.

 

Nah, paragraf kedua, kalian ingat kita sudah pernah bicara bahwa macan tutul punya empat kepala? Apakah macan tutul itu punya empat kepala pada saat dia mulai berkuasa? Ingat, kita sudah pernah meliput itu? Daniel 7 memberi kita gambar kompositnya, kemudian di Daniel 8 itu akan diperinci. Nah, pertama ada seorang raja yang terkenal yang memerintah, kemudian setelah itu, setelah dia mati atau setelah tanduk itu dipatahkan, maka ada empat kerajaan. Apakah kalian jelas tentang poin ini?

Sama seperti naga yang punya tujuh kepala dan 10 tanduk. Ketika kita melihat naga itu dengan 7 kepala dan 10 tanduk, itu memberi kita gambaran kompositnya, seluruh sejarahnya. Oke.

 

 

So and you have here the leopard has three stages, as we see in Daniel chapter 8. And by the way, in Daniel chapter 8, Greece is symbolized by a he-goat. And the he-goat is advancing across the earth, and not touching the earth. The he-goat is flying, that's equivalent to the swiftness of the leopard with the wings. So you're talking about swiftness in conquering. The he-goat does not touch the ground, the he-goat is flying. And the leopard is a swift animal, and the four wings make it even swifter. So let's go now to verse 7.

 

Maka macan tutul di sini punya tiga tahap, seperti yang kita lihat di Daniel pasal 8. Nah, di Daniel pasal 8, Greeka disimbolkan oleh kambing jantan. Dan kambing jantan ini menjelajahi bumi tanpa menyentuh bumi. Kambing jantan ini terbang, itu sama dengan kecepatan macan tutul yang bersayap. Jadi kita bicara tentang kecepatan dalam menaklukkan. Kambing jantan itu tidak menyentuh bumi, kambing jantan itu terbang. Dan macan tutul adalah binatang yang cepat gerakannya, dan keempat sayapnya membuatnya semakin cepat. Nah, sekarang mari kita ke ayat 7.

 

 

Verse 7

After this I saw in the night visions, and behold, a fourth beast, dreadful and terrible, exceedingly strong. It had huge iron teeth; it was devouring, breaking in pieces, and trampling the residue with its feet. It was different from all the beasts that were before it, and it had ten horns.” 

The fourth dragon-like Beast represents which kingdom? The Roman Empire. By the way, I mentioned this yesterday, let me mention it again. Do we really need even to go to history to know that this is how things transpired with the first four kingdoms? No! Because God says, “You're the head of gold,” so we know that the lion represents Babylon, because that's where the series begins. Does Daniel itself tell us that the next kingdom, the bear, is Medo-Persia? Does Daniel tell us that the next kingdom is Greece? Do we know that the next kingdom after that is Rome, when Jesus is born? History records that. You don't even have to go to history, because in Daniel itself you find clearly these four kingdoms.

 

Ayat 7

7 Setelah itu aku melihat dalam penglihatan malam itu, dan lihat, seekor binatang yang keempat, menakutkan dan mengerikan, sangat kuat. Ia punya gigi besar dari besi. Ia sedang melahap, meremukkan berkeping-keping, dan menginjak-injak sisanya dengan kakinya. Ia berbeda dari semua binatang yang lebih dahulu; dan ia punya sepuluh tanduk.

Binatang keempat yang serupa naga mewakili kerajaan mana? Kekaisaran Roma. Nah, saya sudah menyinggung ini kemarin, izinkan saya bicara tentang ini lagi. Apakah kita perlu ke sejarah untuk mencari tahu apa yang terjadi dengan keempat kerajaan yang pertama? Tidak! Karena Allah mengatakan,  “Engkaulah kepala emas itu”, maka kita tahu singa itu melambangkan Babilon, karena dari sanalah seri itu dimulai. Apakah Daniel sendiri memberitahu kita bahwa kerajaan berikutnya, beruang itu, adalah Medo-Persia? Apakah Daniel memberitahu kita bahwa kerajaan berikutnya lagi itu Greeka? Apakah kita tahu kerajaan berikutnya itu adalah Roma ketika Yesus lahir? Sejarah mencatat itu. Kita bahkan tidak usah pergi ke sejarah karena di kitab Daniel sendiri kita temukan dengan jelas keempat kerajaan ini.

 

 

So the fourth Beast is Rome, and it's represented by iron because its weapons were of iron. It trampled, it broke in pieces, it destroyed, when its armies advanced. Edward Gibbon wrote ~ I have a six volume set of his writings, The History of the Decline and Fall of the Roman Empire, and in Vol. 4 page 161 he referred to Rome as “the iron monarchy of Rome”.

 

Maka Binatang keempat ialah Roma, dan itu dilambangkan oleh besi karena senjata-senjatanya terbuat dari besi. Dia menginjak-injak, meremukkan berkeping-keping, menghancurkan, ketika pasukannya maju. Edward Gibbon menulis ~ saya punya 6 jilid tulisannya, The History of the Decline and Fall of the Roman Empire, dan di Vol. 4 hal. 161 dia menyebut Roma sebagai “monarki besi Roma”.

 

 

The 10 kingdoms ~ we at the top of page 187 ~  the 10 kingdoms into which the territory of the Roman empire was divided ~ that's what they represent. You've heard of the Barbarian invasions, they incurred into what had been the Roman Empire, and they divided the Roman Empire into pieces. Rome was divided into 10 kingdoms and according to Edward Gibbon the 10 kingdoms were: the Alemanni, the Franks, the Burgundians, the Vandals, the Suevi, the Visigoths, the Saxons, the Ostrogoths, the Lombards and the Heruli


Kesepuluh kerajaan ~kita di bagian atas hal. 187 ~ kesepuluh kerajaan ke mana teritori kekaisaran Roma terbagi ~ itulah yang mereka lambangkan. Kalian sudah pernah mendengar tentang invasi bangsa barbar, mereka masuk ke dalam apa yang tadinya milik kekaisaran Roma, dan mereka membagi kekaisaran Roma menjadi bagian-bagian. Roma dibagi menjadi 10 kerajaan, dan menurut Edward Gibbon, kesepuluh kerajaan itu adalah: bangsa Alemanni, bangsa Frank, bangsa Burgundi, bangsa Vandal,  bangsa Suevi, bangsa Visigoth, bangssa Saxon, bangsa Ostrogoth, bangsa Lombard dan bangsa Heruli

 

 

Another historian, Machiavel in the next quotation which I'm not going to read, you can see how he interpreted the 10 kingdoms into which the Roman Empire was divided. “The historian Machiavel, without the slightest reference to this prophecy, gives the following list of the nations which occupied the territory of the Western Empire at the time of the fall of Romulus Augustulus [476 A. D.], the last emperor of Rome: The Lombards, the Franks, the Burgundians, the Ostrogoths, the Visigoths, the Vandals, the Heruli, the Sueves, the Huns, and the Saxons: ten in all.” (H. Grattan Guinness, The Divine Program of the World’s History, p. 318)

 

Seorang sejarahwan lain, Machiavel, di kutipan berikut, bisa kita lihat bagaimana dia menginterpretasikan ke-10 kerajaan yang terbagi dari kekaisaran Roma. “…Sejarahwan Machiavel, tanpa menyinggung sedikit pun ke nubuatan ini, memberikan daftar berikut dari bangsa-bangsa yang menempati teritori Kekaisaran Romawi Barat pada saat kejatuhan Romulus Augustulus (476 AD), kaisar terakhir Roma: bangsa Lombard, bangsa Frank, bangsa Burgundi, bangsa Ostrogoth, bangsa Visigoth, bangsa Vandal,  bangsa Heruli, bangsa Sueve, bangsa Hun, dan bangsa Saxon: semuanya sepuluh.” (H. Grattan Guinness, The Divine Program of the World’s History, hal. 318)

 

 

Now let's read this statement by Jerome. By the way Jerome died in the year 420 AD, at that time the Barbarian invasions were already fragmenting the Roman Empire. Notice what he wrote, he was observing this in his day. Moreover the fourth kingdom, which plainly pertains to the Romans...” did he understand that the fourth kingdom was going to be Rome, way back then? Of course. This is not some Adventist’s invention. Jerome already believed it. So he says,  “...“Moreover the fourth kingdom, which plainly pertains to the Romans is the iron which breaks in pieces and subdues all things. But its feet and toes are partly of iron and partly of clay, which at this time  is most plainly attested...” does he realize that he's in the time of the feet and the toes? Of course, he does. Then he continues writing,  “...For just as in its beginning nothing was  stronger and more  unyielding than the Roman Empire, so at the end of its affairs  nothing is weaker.”  (Jerome, Commentary on Daniel, comments on 2:40, column 504). That is a really significant statement. He's  actually proving in the year 400 AD that the Roman Empire was being divided into different kingdoms. So now let's go to verse 8.

 

Sekarang mari kita baca pernyataan ini oleh Jerome. Nah, Jerome mati di tahun 420 AD, pada waktu itu invasi barbar sudah memfragmentasi kekaisaran Roma. Simak apa yang ditulisnya, dia mengamati ini di zamannya. “…Selain itu kerajaan keempat, yang jelas merujuk ke Roma…”  apakah dia paham kerajaan keempat itu Roma, jauh di masa itu? Tentu. Ini bukanlah ciptaan orang Advent, Jerome sudah meyakininya. Jadi katanya,   “…Selain itu kerajaan keempat, yang jelas merujuk ke Roma, adalah besi yang meremukkan berkeping-keping dan menaklukkan segala sesuatu. Tetapi kaki dan jari-jarinya sebagian dari besi dan sebagian dari tanah liat, yang pada saat ini, terbukti jelas…” apakah dia sadar bahwa dia sedang hidup di masa kaki dan jari-jari? Tentu saja. Lalu dia melanjutkan menulis,  “…Sebab sama sebagaimana pada awalnya, tidak ada yang lebih kuat dan keras daripada kekaisaran Roma, demikianlah pada akhir masanya, tidak ada yang lebih lemah.” (Jerome, Commentary on Daniel, comments on 2:40, column 504). Ini adalah pernyataan yang sungguh signifikan. Jerome sesungguhnya membuktikan di tahun 400 AD, kekaisaran Roma sedang dibagi-bagi ke bermacam-macam kerajaan. Jadi sekarang mari ke ayat 8.

 

 

Verse 8

“ I was considering the horns, and there was another horn, a little one, coming up among them, before whom three of the first horns were plucked out by the roots. And there, in this horn, were eyes like the eyes of a man, and a mouth speaking pompous words.”

The next power on the stage is what? The Little Horn. Now we're going to take a look at 11 characteristics of the Little Horn, and the rest of the chapter, we're going to unpack them. We're going to give all of the historical evidence for who the Little Horn is. So let's go through these characteristics quickly, and we'll have to come back to these in our next session because time is flying by.

 

Ayat 8

8 Aku sedang mempertimbangkan tanduk-tanduk itu, dan ada tanduk yang lain, yang kecil,  yang muncul di antara mereka, yang sebelumnya tiga dari tanduk-tanduk yang pertama dicabut dengan akar-akarnya. Dan di sana pada tanduk ini ada mata-mata seperti mata-mata manusia, dan sebuah mulut yang mengucapkan kata-kata besar (sombong).”

Kekuasaan berikutnya di panggung ialah siapa? Si Tanduk Kecil. Sekarang kita akan menyimak 11 karakteristik Tanduk Kecil, dan sisa dari pasal ini, kita akan mengupas mereka. Kita akan memberikan semua alasan historisnya mengenai siapa Tanduk Kecil ini. Jadi mari kita kupas karakteristik-karakteristik ini cepat-cepat, dan kita harus kembali kemari di sesi kita berikutnya karena waktu cepat sekali berlalu.

 

 

1.    So first of all the Little Horn rises from the head of the fourth Beast, correct?

So let me ask you, must the Little Horn be a Roman power? Hello? Anybody out there? Must the Little Horn be Roman? Why? Because it comes from the head of the Roman Beast. Does it fight against the Roman Beast to acquire its power? Does the Papacy say, “I'm going to fight with Rome and I'm going to take the power”? No! It rises from Rome, which means that it's a Roman power.

 

2.    The Little Horn rises among the 10 horns, and what are the 10 horns? They are the divisions of the Roman Empire in Western Europe.

So you must expect the Little Horn to rise somewhere in Western Europe, are you with me or not? Interesting. This actually restricts the geographical location of the Little Horn. This Little Horn is going to be Roman, and it's going to rise of course in Western Europe where Rome is.

 

3.    The Little Horn rises after the 10 horns have fragmented the Roman Empire.

And by the way, the Roman Empire was fully fragmented in the year 476, that's where the fragmentation ended, that's the last emperor of the Western Roman Empire was Romulus Augustulus. There were no emperors after that in the west, they moved to Constantinople or Istanbul as it's called today. So the Little Horn must have uprooted three, sometime after what? Sometime after the year 476 AD.

 

4.    The Little Horn would not only rise among the 10 horns but it would pluck up three of the 10 by their roots.

This indicates that three of the original 10 kingdoms would be uprooted from history by the Little Horn, and would cease to exist.

And I have Mark 11:20 and 21 where it talks about the Fig Tree drying up by its roots. That's a parable, it doesn't have anything thematically to do with this, but when something is “uprooted” it means that, that’s it, right? They don't exist anymore.

Thus the New Century Version translates that the Little Horn “pulled out three of the other horns”.

Daniel 7:20 and 21 explains that three of the first horns would fall before the Little Horn. And Daniel 7:24 adds that the Little Horn would subdue, which means to put down, to humble, or to abase, three of the horns.

 

5.    The next characteristic is that the Little Horn would speak great words against God.

And the parallel prophecy in Revelation 13:5 identifies the “great words” as blasphemies”. So we need Revelation to expand the “great words” of Daniel 7 are blasphemies”, according to the parallel prophecy of Revelation chapter 13. In other words, this power was going to speak blasphemies against God.

What is blasphemy? We're going to notice that blasphemy is when a human power claims the power and prerogatives of God. So we have to look for a power that claims to be God on earth at that time, and that claims to exercise all of the prerogatives of God, all of the rights and functions of God.

 

6.    The next characteristic is that the Little Horn was going to persecute the saints of the Most High, that's in Daniel 7:21 and verse 25.

 

7.    Next, the Little Horn would think to change God's times.

What is that the meaning of that? We usually say, you know, he was going to try to change God's times in the Law. That's not what the text says. Changing times and changing Law are two different things. What would changing God's times mean? Read the book Futurism's Incredible Journey, the first chapter deals with this particular expression. “times” it means trying to change God's prophetic calendar. Are you with me or not? Trying to change God's prophetic calendar. So in some way the Papacy attempted to change God's prophetic scenario, is what this is talking about. Counterfeit systems of interpreting prophecy, Preterism and Futurism, which come from the bossom of the Roman Catholic Papacy.

 

8.    It also, this is number 8, it would think to change the Law of God.

By the way the word “Law” is singular, so it would think to change the Law. It doesn't say that it would try to abolish the Law. It says that in some way it would seek to change the Law. Must we go further forward for an expansion of which commandment we're talking about here? Revelation 13, see, if you don't have the expansion you don't know which commandment the Little Horn attempted to change.

 

9.    The Little Horn would be different than all of the other kingdoms before, you find that in Daniel 7.

Was the kingdom of the Little Horn different? Remember Daniel chapter 2, the mixture of iron and clay, was that different? Yes, it was different. And this Horn also has eyes, it has a mouth that's speaks great things.

 

10. It would rule for how long? For “time, times and dividing of time” also explained in Revelation as “42 months” or “1260 days” but days are equivalent to what? Are equivalent to years.

 

11. And then there's a characteristic that hardly ever do we deal with, and that is that the Little Horn has human eyes.

In Bible prophecy eyes symbolize wisdom and understanding, but this is human understanding and wisdom, not Divine wisdom. You see there's a wisdom from above and a wisdom from below, we're going to notice that. In other words, this power depends on human wisdom and incidentally what is the animal that we use to represent wisdom? The owl. Why the owl? Because of its great big eyes, right?

 

 

1.    Jadi pertama-tama, Tanduk Kecil itu muncul dari kepala Binatang keempat, benar?

Jadi coba saya tanya, haruskah Tanduk Kecil ini sebuah kuasa Roma? Halo? Masih ada orangkah di sana? Haruskah Tanduk Kecil itu Romawi? Mengapa? Karena dia datang dari kepala Binatang Roma. Apakah dia berperang melawan Binatang Roma untuk mendapatkan kekuasaannya? Apakah Kepausan berkata, “Aku akan berperang dengan Roma dan aku akan mengambil kekuasaannya”? Tidak!  Dia muncul dari Roma, yang berarti dia adalah sebuah kekuasaan Romawi.

 

2.    Tanduk Kecil ini akan muncul di antara ke-10 tanduk, dan ke-10 tanduk itu apa? Mereka adalah pembagian Kekaisaran Roma di Eropa Barat.

Jadi kita harus berharap Tanduk Kecil ini muncul entah di mana di Eropa Barat, apakah kalian mengikuti saya atau tidak? Menarik. Ini sesungguhnya membatasi lokasi geografis Tanduk Kecil. Tanduk Kecil ini adalah Romawi, dan akan muncul tentunya di Eropa Barat di mana Roma itu berada.

 

3.    Tanduk Kecil muncul  setelah ke-10 tanduk telah memfragmentasi Kekaisaran Roma.

Nah, Kekaisaran Roma seluruhnya terpecah di tahun 476, itulah ketika pemecahannya berakhir, itu ketika kaisar terakhir Romawi Barat, Romulus Augustulus. Setelah itu tidak ada lagi kaisar di barat, mereka pindah ke Konstantinopel,  atau Istanbul namanya sekarang. Jadi Tanduk Kecil tentunya telah mencabut ketiga kerajaan beberapa saat setelah kapan? Beberapa saat setelah tahun 476 AD.

 

4.    Tanduk Kecil tidak hanya muncul dari antara ke-10 tanduk, tetapi dia akan mencabut tiga dari ke-10 tanduk itu sampai ke akar-akarnya, ini mengindikasikan bahwa tiga dari 10 kerajaan yang asli akan dicabut dari sejarah oleh Tanduk Kecil dan tidak akan eksis lagi.

Dan Markus 11:20-21 bicara tentang pohon ara yang mengering dari akarnya. Ini sebuah perumpamaan, ini tidak ada kaitannya secara tematis dengan ini, tetapi ketika sesuatu “dicabut sampai akar-akarnya” itu berarti sudah tamat riwayatnya, bukan? Mereka tidak eksis lagi.

Maka the New Century Version menerjemahkan Tanduk Kecil itu “mencabut tiga dari tanduk-tanduk yang lain”.

Daniel 7:20-21 menjelaskan bahwa tiga dari tanduk-tanduk yang pertama harus jatuh sebelum Tanduk Kecil. Dan Daniel 7:24 menambahkan bahwa Tanduk Kecil akan menundukkan, yang berarti meletakkan di bawah, merendahkan, atau menghina tiga dari tanduk-tanduk itu.

 

5.    Karakteristik berikutnya ialah Tanduk Kecil akanmengucapkan kata-kata besar”  melawan Allah.

Dan nubuatan paralel di Wahyu 13:5 mengidentifikasi  kata-kata besarsebagaikata-kata hujat”.  Jadi kita butuh kitab Wahyu untuk memperluas kata-kata besarDaniel 7 yang adalah kata-kata hujat”, menurut nubuatan paralel Wahyu pasal 13. Dengan kata lain, kekuasaan ini akan menghujat melawan Allah.

Apa itu menghujat? Kita akan melihat bahwa menghujat ialah ketika kekuasaan manusia mengklaim kuasa dan prerogatif Allah. Jadi kita harus mencari suatu kuasa yang mengklaim sebagai Allah di bumi pada waktu itu, dan yang mengklaim menjalankan semua prerogatif Allah, semua hak dan fungsi Allah.

 

6.    Karakteristik berikutnya ialah Tanduk Kecil akan mempersekusi orang-orang kudus Yang Maha Tinggi, itu di Daniel 7:21 dan 25.

 

7.    Berikutnya, Tanduk Kecil berpikir mau mengubah waktu-waktu Allah.

Apa maksudnya ini? Biasanya kita berkata dia akan mencoba mengubah waktu-waktu Allah dalam Hukum. Bukan ini yang dikatakan ayat ini. Mengubah waktu-waktu dan mengubah Hukum adalah dua hal yang berbeda. Apa yang dimaksud dengan mengubah waktu-waktu Allah? Bacalah buku Futurism's Incredible Journey, pasal yang pertama bicara tentang ungkapan khusus ini. “waktu-waktu” berarti mencoba mengubah kalender nubuatan Allah. Apakah kalian mengikuti saya atau tidak? Mencoba mengubah kalender nubuatan Allah. Jadi entah bagaimana Kepausan berusaha mengubah skenario nubuatan Allah, inilah maksudnya. Sistem-sistem palsu dalam menginterpretasikan nubuatan, Preterisme dan Futurisme, yang berasal dari lubuk hati Kepausan Roma Katolik.

 

8.    Dia juga ~ ini no. 8 ~ dia juga berpikir mau mengganti Hukum Allah.

Nah, kata “Hukum” itu singular. Jadi dia berpikir mau mengubah Hukum itu. Tidak dikatakan dia mau mencoba menghapuskan Hukum. Dikatakan entah bagaimana dia akan berusaha mengganti Hukum. Haruskah kita pergi lebih jauh untuk mendapatkan perluasan Perintah yang mana yang dibicarakan di sini? Wahyu 13. Lihat, jika tidak ada perluasan, kita tidak tahu Perintah mana yang mau diusahakan Tanduk Kecil untuk diganti.

 

9.    Tanduk Kecil akan berbeda dari semua kerajaan sebelumnya, kita lihat itu di Daniel 7.

Apakah kerajaan Tanduk Kecil ini berbeda? Ingat Daniel pasal 2, campuran besi dan tanah liat, apakah itu berbeda? Ya, itu berbeda. Dan Tanduk Kecil ini juga punya mata-mata, dan sebuah mulut yang omong besar.

 

10. Dia akan memerintah selama berapa lama? Selama  “satu masa, masa-masa (dua masa) dan setengah masa”  di Wahyu itu dijelaskan sebagai “42 bulan” atau “1260 hari” tetapi hari itu sama dengan apa? Sama dengan tahun.

 

11. Kemudian ada satu karakteristik yang nyaris tidak pernah kita bahas, dan itu ialah bahwa Tanduk Kecil ini punya mata-mata manusia.

Di nubuatan Alkitab, mata melambangkan hikmat dan pengertian, tetapi ini pengertian dan hikmat manusia, bukan hikmat Ilahi. Ada hikmat yang dari atas dan hikmat yang dari bawah, kita akan menyimak itu. Dengan kata lain, kekuasaan ini bergantung pada hikmat manusia. Nah, binatang apa yang kita pakai untuk melambangkan hikmat? Burung hantu. Mengapa burung hantu? Karena matanya yang besar, benar?

 

 

 

So we're going to unpack all of these in our next sessions together. In our next class we will deal with the last part of this section that we're dealing with.

 

Jadi kita akan mengupas semua ini  bersama-sama di sesi kita berikutnya. Di kelas kita berikutnya kita akan membahas bagian akhir dari seksi ini yang kita simak sekarang.

 

 

 

16 11 25

No comments:

Post a Comment