Wednesday, February 18, 2026

EPISODE 12/26 ~ THE GREAT PROPHECIES OF THE OLD TESTAMENT 2 ~ DANIEL AND REVELATION ~ STEPHEN BOHR

 

THE GREAT PROPHECIES OF THE OLD TESTAMENT – 2

(DANIEL AND REVELATION)

Part 12/26 - Stephen Bohr

REVELATION 10: DANIEL'S LITTLE SEALED BOOK PART 2

https://www.youtube.com/watch?v=oapi9YhqxSM

 

Dibuka dengan doa.

 

 

Okay, how many books in the book of Daniel? What is the first book? 1 through 7. And the second?  Da it must be 8 through 12, right? Now how many cycles in Daniel 7? Four. Four cycles. Wow! Repetitive cycles.

 

Baiklah, kitab Daniel terdiri atas berapa kitab? Apa kitab yang pertama? Pasal 1 hingga 7. Dan yang kedua? Tentu saja haruslah pasal 8 hingga 12, benar? Ada berapa siklus di Daniel 7? Empat. Empat siklus. Wow! Siklus-siklus yang diulang-ulang.

 

 

Regarding the second book let me ask you this, what does it mean to “run to and fro”? It means that you're running around searching for the truth, right? Your eyes are rolling around on the pages to discover the truth, that's what it means.

 

Mengenai kitab kedua, saya mau tanya, apa artinya “berlarian ke sana kemari”? (Daniel 12:4). Itu artinya berlarian ke mana-mana mencari kebenaran, bukan? Matanya naik-turun pada halaman-halaman kitab untuk menemukan kebenarannya, itulah maksudnya.

 

 

Now we gave five reasons why Daniel 8-12 is a book within a book, that the sealing of the book was not the sealing of the totality of the book of Daniel. So what are those reasons?

1.    it is in two different languages. Chapter 2 through 7: Aramaic; 8 through 12: Hebrew. That gives us the impression that there's a distinction between the two parts.

2.    a great portion of Daniel could be understood before the time of the end, it wasn't sealed.

Could people understand the 70 weeks before the unsealing of the book? Of course they could. It tells you all about Christ, it was understood before, you know that the Messiah was going to be cut off in the middle of the week, and He was going to be anointed, and everything. That could be understood. Could the ram and the he-goat be understood? Of course. Almost everything could be understood. What could not be understood? The time element and the event of the investigative Judgment, to receive the kingdom before the Second Coming of Christ.  Is that point clear? And it'll become clearer when we study Daniel chapter 8.

3.    What is the third reason why we know that the entire book of Daniel was not sealed?

Because of some clear statements from the writings of Ellen White. She said so clearly, didn't she? She says that which has to do with the Judgment in the last days, the relationship to time is what was sealed, not what led up to that; because not the reference points that lead us to that moment.

4.    the internal content of the book, of this little book, indicates that Daniel 8 through 12 have a common theme, and that common theme is the 2300 day prophecy and the beginning of the investigative Judgment. And we went chapter by chapter.

·       Chapter 8 mentions the 2300 days, but it does not give us what? A starting point. So where would you expect the starting point? In chapter 9.

·       And chapter 9 tells us that 70 weeks are cut off from the 2300 days, and we know when the 70 weeks start, “from the going forth of the word to restore and build Jerusalem”. We know that's 457 BC. Now we have a starting point for the 2300 days.

·       And then in chapter 10 did the Devil like that idea? Oh no! Now he's going to struggle with the minds of the kings of Persia, to try and convince them not to favor the Jews, so that these decrees cannot come, when they're supposed to be coming. Are you following me or not? So is chapter 10 related to this whole theme of the time periods and the investigative Judgment? Yes! Satan wants to nip it in the bud, if you please. He wants to eliminate the possibility from the very beginning.

·       And then we have chapter 11. Now we're to the place where we ended last time, chapter 11.

 

Nah ada 5 alasan mengapa Daniel 8-12  adalah kitab di dalam kitab, dan pemeteraian kitab itu bukanlah pemeteraian keseluruhan kitab Daniel. Jadi 5 alasannya apa saja?

1.    Ditulis dalam dua bahasa yang berbeda. Pasal 2 hingga 7: bahasa Aram; 8 hingga 12: bahasa Ibrani. Ini memberi kita kesan bahwa ada perbedaan antara kedua bagian itu.

2.    Banyak bagian dari Daniel bisa dipahami sebelum waktu akhir masa, itu tidak dimeteraikan.

Bisakah orang memahami nubuatan 70 minggu sebelum meterai kitab itu dibuka? Tentu saja mereka bisa. Itu bercerita tentang Kristus, itu sudah dipahami sebelumnya, bahwa Sang Messias akan dipotong di tengah-tengah minggu, dan Dia akan diurapi, dan lain-lain. Itu bisa dipahami. Bisakah domba jantan dan kambing jantan itu dipahami? Tentu. Nyaris semuanya bisa dipahami.

Apa yang tidak bisa dipahami? Elemen waktu dan peristiwa Penghakiman investigasi, untuk menerima Kerajaan sebelum Kedatangan Kedua Kristus. Apakah poin itu jelas? Dan akan menjadi semakin jelas ketika kita mempelajari Daniel pasal 8.

3.    Apa alasan ketiga mengapa kita tahu bukan seluruh kitab Daniel yang dimeteraikan?

Karena adanya pernyataan-pernyataan yang jelas dari tulisan Ellen White. Dia menyatakannya dengan begitu jelas, bukan? Dia berkata bahwa yang dimeteraikan adalah yang berkaitan dengan Penghakiman di hari-hari akhir, kaitannya kepada waktu itulah yang dimeteraikan, bukan apa yang membawa kita ke peristiwa itu; karena bukan poin-poin referensinya yang membawa kita ke momen tersebut.

4.    Isi internal kitab itu, kitab kecil itu, mengindikasikan bahwa Daniel 8 hingga 12 punya tema yang sama, dan tema yang sama itu ialah nubuatan 2300 petang dan pagi dan dimulainya Penghakiman investigasi. Dan sudah kita bahas pasal per pasal.

·       Pasal 8 bicara tentang nubuatan 2300 hari, tetapi ini tidak memberi kita apanya? Titik mulainya. Jadi di mana kita berharap mendapatkan titik mulainya? Di pasal 9.

·       Dan pasal 9 memberi tahu kita bahwa 70 minggu itu dipotong dari 2300 hari, dan kita tahu kapan 70 minggu itu dimulai,  dari saat keluarnya perintah untuk memulihkan dan membangun kembali Yerusalem” (Daniel 9:25). Kita tahu bahwa itu tahun  457 BC. Sekarang kita punya titik mulai untuk ke-2300 hari.

·       Kemudian di pasal 10 apakah Iblis suka ide itu? Oh tidak! Sekarang dia akan bergumul dengan pikiran raja-raja Persia, berusaha meyakinkan mereka untuk tidak memihak bangsa Yahudi, supaya titah-titah itu tidak dibuat, saat mereka seharusnya dikeluarkan. Apakah kalian mengikuti saya atau tidak? Jadi apakah pasal 10 terkait pada seluruh tema periode waktu dan Penghakiman investigasi? Ya! Katakanlah, Setan mau mencabutnya ketika masih kuncup.  Dia mau mengeliminasi kemungkinan itu dari sejak awal.

·       Lalu ada pasal 11. Sekarang kita ke tempat di mana kita terakhir berada, pasal 11.

 

 

Chapter 11 is a rehash of chapter 8 but with one big difference. In chapter 8 Gabriel did not complete the explanation of the vision. Why didn't Gabriel complete the explanation of the vision? Because when he got to “the 2300 days and the Sanctuary will be cleansed” Daniel said, “I don't understand.” In fact when the chapter ends, he says, “I didn't understand.” What didn't he understand? Did he understand the ram? Yes! Of course he did. Did he understand the he-goat? Did he understand the notable horn? Did he understand the four divisions? He understood all of that, even maybe the Little Horn. But what he did not understand is how the 2300 days are related to the 70 weeks. He's just totally oblivious to that. And so he wants more information.

 

Pasal 11 adalah pengulangan pasal 8 dengan satu perbedaan besar. Di pasal 8, Gabriel tidak menyelesaikan penjelasan penglihatan itu. Mengapa Gabriel tidak menyelesaikan penjelasan dari penglihatan itu? Karena ketika dia tiba di  “Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi, lalu Bait Suci itu akan dibersihkan.” (Daniel 8:14) Daniel berkata, “Aku tidak paham.” Faktanya ketika pasal itu berakhir, dia berkata, “Aku tidak paham.” Apa yang tidak dipahaminya? Apakah dia paham tentang domba jantan itu? Ya! Tentu saja dia paham. Apakah dia paham tentang kambing jantannya? Apakah dia paham tentang tanduk yang besar? Apakah dia paham tentang keempat pembagian? Dia paham semua itu, bahkan mungkin Tanduk Kecil juga. Tetapi apa yang tidak dipahaminya ialah bagaimana ke-2300 hari itu terkait dengan ke-70 minggu. Dia sama sekali tidak tahu tentang itu. Maka dia minta lebih banyak informasi.

 

 

And so we find in Daniel 11:1 through chapter 12:3 Gabriel returns to complete the explanation of Daniel 8. He's going to begin at the same starting point. But he's going to go far beyond the 2300 days, the beginning of the Judgment, he's going to go to the conclusion of the Judgment, he's going to go all the way to the everlasting Kingdom. What he left unexplained in chapter 8 he's going to explain in chapter 11. By the way, that's the reason why there is not a new vision in Daniel 11, because Daniel 11 is the explanation of the vision already given in Daniel 8. Are you following me or not?

 

Maka kita temukan di Daniel 11:1 hingga pasal 12:3 Gabriel kembali untuk menyelesaikan penjelasan Daniel pasal 8. Dia akan mulai di titik mulai yang sama. Tetapi dia akan pergi jauh melampaui ke-2300 hari, dimulainya Penghakiman. Dia akan pergi ke selesainya Penghakiman, dia akan pergi terus hingga ke Kerajaan yang kekal. Apa yang tidak dijelaskannya di pasal 8, akan dijelaskannya di pasal 11. Nah, itulah alasan mengapa tidak ada penglihatan baru di Daniel 11, karena Daniel 11 adalah penjelasan dari penglihatan yang sudah diberikan di Daniel 8. Apakah kalian mengikuti saya atau tidak?

 

 

So let's notice the sequence in Daniel 11, so you see the connection with Daniel 8. We're at page 335, just below the middle of the page. Well, let's actually begin where it says “Daniel 11:1 to 12:3”. In chapter 11 Gabriel will complete the explanation that he suspended in Daniel 8. It is important to underline that there is no new vision in this chapter, only an explanation. This indicates that Daniel 11 is a further explanation or expansion of the vision of Daniel 8, because there is no other chain vision between chapter 8 and chapter 11. So you can't just come out of the blue and start giving an explanation without a vision. Gabriel will begin the explanation of the vision of Daniel 8, at the same starting point. So now let's notice the sequence of events in Daniel 11. By the way we're going to come back to this when we talk about Ellen White's concept of end time events.

 

Jadi mari kita simak urut-urutan di Daniel 11 agar kalian melihat kaitannya dengan Daniel 8. Kita di hal. 335, tepat di bawah tengah-tengah halaman itu. Nah, mari kita mulai di mana tertulis “Daniel 11:1 hingga 12:3”. Di pasal 11 Gabriel akan menyelesaikan penjelasan yang ditangguhkannya di Daniel 8. Penting untuk menggarisbawahi bahwa tidak ada penglihatan baru di pasal ini, hanya sebuah penjelasan. Ini mengindikasikan bahwa Daniel 11 adalah penjelasan lebih jauh atau perluasan dari penglihatan Daniel 8, karena tidak ada rangkaian penglihatan lain antara pasal 8 dan pasal 11. Jadi kita tidak bisa begitu saja tanpa alasan mulai memberikan penjelasan tanpa suatu penglihatan. Gabriel akan memulai penjelasan tentang penglihatan Daniel 8, di titik mulai yang sama. Jadi sekarang mari kita simak urut-urutan peristiwa di Daniel 11. Nah, ketahuilah, kita akan kembali kemari ketika kita bicara tentang konsep Ellen White mengenai peristiwa-peristiwa akhir zaman.

 

 

As in Daniel 11 ~ the explanation as in Daniel 8, excuse me ~ the explanation of Daniel 11 begins during the kingdom of what? Persia. Persia is mentioned by name, and by the way, you know what's interesting? After Daniel 8 where it speaks about the ram being the kings of Media and Persia, from that point on, it never refers to Medes and Persians, it always refers to “Persia” because the Medes have passed away. Do you remember, that one of the horns was taller than the other one, and the other one came up last? Well that was Persia. It can be proven from history.

 

Sebagaimana penjelasan di Daniel 8, maka penjelasan Daniel 11 dimulai di masa kerajaan apa? Persia. Persia disebutkan dengan nama. Dan kalian tahu apa yang menarik? Setelah Daniel 8 di mana dibicarakan tentang seekor domba jantan yang melambangkan raja-raja Media dan Persia, mulai dari titik itu, tidak pernah lagi disebut bangsa Media dan Persia; yang disebut selalu “Persia” karena bangsa Media telah lenyap. Apakah kalian ingat bahwa salah satu tanduknya lebih tinggi daripada yang lain, dan tanduk itu yang muncul belakangan? Nah, itu Persia. Ini bisa dibuktikan dari sejarah.

 

 

So then what is the next kingdom in Daniel 11? Greece. Does Daniel 11 mention the first king? Yes! That's the notable horn, isn't it?

Next what do you have? The kingdom is divided into what? Into four parts. Is this going back to where Daniel 8 began? It most certainly is.

 

Maka kemudian apa kerajaan berikutnya di Daniel 11? Greeka. Apakah Daniel 11 menyebut rajanya yang pertama? Ya! Itulah tanduk yang besar, bukan?

Berikutnya apa? Kerajaan itu terbagi menjadi apa? Menjadi empat bagian. Apakah ini kembali ke mana Daniel 8 dimulai? Betul sekali.

 

 

And then you have the chapter describes the dominion of Pagan Rome, you know the Little Horn extends geographically, horizontally, but then the Little Horn morphs into a religious horn. Did we find that in Daniel chapter 7 as well? You have the iron  legs of Daniel 2, and the dragon Beast of Daniel chapter 7, and then a Little Horn comes up from the head of this dragon Beast among the 10 horns. So first of all you have Pagan Rome that extends geographically, and when we study Daniel 8 we're going to see this. And then you have Papal Rome.

 

Lalu pasal itu menggambarkan kekuasaan Roma Pagan, kalian tahu Tanduk Kecil berkembang secara geografis, horizontal; tetapi kemudian Tanduk Kecil itu berubah menjadi tanduk yang relijius. Apakah kita menemukan itu di Daniel pasal 7 juga? Kaki-kaki dari besi di Daniel 2, dan Binatang naga Daniel pasal 7, kemudian sebuah Tanduk Kecil muncul dari kepala Binatang naga itu dari antara ke 10 tanduk. Jadi pertama-tama ada Roma Pagan yang memperluas dirinya secara geografis, dan kita akan melihat ini saat kita mempelajari Daniel 8. Kemudian ada Roma Kepausan.

 

 

Then when you get ~ by the way, from chapter 11 all the way from verse 1 to verse 39, it's describing these kingdoms: it's describing Persia, it's describing Greece, the first king of Greece, the four kingdoms into which Greece was divided, then Pagan Rome, extending horizontally, then Papal Rome.

And when you get to verse 39 there you  have the end of the career of the 1260 years of Papal Rome.

 

Nah dari pasal 11 ayat 1 terus hingga ayat 39, itu menggambarkan kerajaan-kerajaan ini: menggambarkan Persia, Greeka, rajanya yang pertama, keempat kerajaan pecahan Greeka, kemudian Roma Pagan, mengembang secara horizontal, lalu Roma Kepausan.

Dan ketika kita tiba di ayat 39 di sana digambarkan akhir dari karier 1260 tahun Roma Kepausan.

 

 

In verse 40 you have the deadly wound, and you have to accept this by faith now, but we're going to study this, and you're going to see that when it says that, at the time of the end the king of the South would attack the king of the North, the king of the North is the Papacy. Who attacked the Papacy at the beginning of the time of the end in 1798? It was France, right? That gave the Papacy its deadly wound. And so in verse 40 it begins with the deadly wound.

And then it speaks about the king of the North recovering his power, and extending globally. And then it speaks about it basically conquering the whole world from the river Euphrates all the way to Egypt. And this at the end of time we don't apply the geography, we apply the principle, that the Little Horn ~ actually the king, actually conquered the whole world of that time. At the end of time it's globalized. We're going to notice this as we study along.

 

Di ayat 40, ada luka yang mematikan, dan sekarang ini kalian harus menerimanya dengan iman dulu, tetapi ini akan kita pelajari, dan kalian akan melihat ketika dikatakan bahwa di akhir masa raja negeri Selatan akan menyerang raja negeri Utara, raja negeri Utara adalah Kepausan. Siapa yang menyerang Kepausan di awal akhir masa 1798? Perancis, bukan? Dia yang memberikan luka yang mematikan kepada Kepausan. Maka di ayat 40 itu mulai dengan luka yang mematikan.

Kemudian dibicarakan tentang raja negeri Utara pulih kekuasaannya, dan mengembang secara global. Kemudian bicara tentang bagaimana pada dasarnya secara global dia menaklukkan seluruh dunia, dari sungai Efrat terus hingga Mesir. Dan di akhir masa kita tidak mengaplikasikan geografisnya, kita mengaplikasikan prinsipnya, yaitu Tanduk Kecil ini ~ tepatnya raja (negeri Utara) ini menaklukkan seluruh dunia pada waktu itu. Di akhir zaman itu menjadi global. Kita akan menyimak ini sambil kita pelajari.

 

 

And so then you get to the point where news from the North and from the East troubles the king of the North. What are the tidings from the North and the East that trouble the king of the North, that trouble the Papacy? Well, where does the sealing angel come from? From the East. And where does the angel that fills the earth with his glory come from? He comes from Heaven, that's North, because that's where Lucifer wanted to establish his own throne, he says in the sides of the what? Of the North. So it's the loud cry and the sealing that anger the king of the North. And what does he do? He goes out to attempt to destroy many.

 

Maka kemudian kita tiba di titik di mana kabar dari Utara dan dari Timur mengesalkan raja negeri Utara. Apakah kabar dari Utara dan Timur yang mengesalkan Kepausan? Nah, dari mana datangnya malaikat yang memeteraikan? Dari Timur. Dan dari mana datangnya malaikat yang memenuhi bumi dengan kemuliaannya? Dia datang dari Surga, itu Utara ~ karena ke sanalah Lucifer mau mendirikan takhtanya, dia berkata di sisi apa? Utara. Jadi seruan nyaring dan pemeteraian membuat kesal raja negeri Utara. Dan apa yang dia lakukan? Dia  “akan keluar dengan kegeraman yang besar untuk memusnahkan dan sama sekali membinasakan banyak orang” (Daniel 11:44)

 

 

And when he proclaims a death decree, what does Michael do? He stands up. What does “stand up” mean? We're going to study this. “Standing up” means He begins to reign, you find it in the earlier in the chapter, Daniel 11:2-3. “Stand up” means to begin to reign. Why does Jesus begin to reign? He's Michael. Why does He begin to reign? Because the Judgment has already revealed who are subjects of His Kingdom. I don't know if you're following me or not. Maybe too much lunch? And so Michael stands up to defend His people. And what's going to happen with God's people? Does He defend them instantly? No, they're going to go through what? Through a Time of Trouble such as never been seen in the history of the world. But what's going to happen? What's going to happen when Michael stands up to defend His people? His people go through the Time of Trouble, but at the end of the Time of Trouble they will be what? They will be delivered, everyone who is found written in the book. Excuse me, when is it that their names were retained in the book? During the investigative Judgment. Are you following me? See, all of this fits together perfectly. And so then God's people, God's living saints are delivered from the death decree.

 

Dan ketika raja negeri Utara mengumumkan suatu titah untuk membunuh banyak orang  apa yang dilakukan Mikhael? Dia berdiri. Apa artinya “berdiri”? Kita akan mempelajari ini. “Berdiri” berarti Dia mulai memerintah, kalian menemukannya di awal-awal pasal itu, Daniel 11:2-3. “Berdiri” berarti mulai memerintah. Mengapa Yesus mulai memerintah? Dia Mikhael. Mengapa Dia mulai memerintah? Karena Penghakiman telah menyatakan siapa-siapa rakyat KerajaanNya. Entah kalian mengikuti saya atau tidak. Mungkin makan siang terlalu banyak? Maka Mikhael berdiri untuk membela umatNya. Dan apa yang akan terjadi pada umat Allah? Apakah Dia segera membela mereka? Tidak, mereka akan menjalani apa? Menjalani Masa Kesukaran Besar yang tidak pernah dilihat dalam sejarah dunia. Tetapi apa yang akan terjadi? Apa yang akan terjadi ketika Mikhael berdiri untuk membela umatNya? UmatNya menjalani Masa Kesukaran Besar, tetapi di akhir Masa Kesukaran Besar itu mereka akan diapakan? Mereka akan diselamatkan, setiap orang yang namanya tertulis di dalam Kitab. Permisi, kapankah nama mereka dipertahankan di dalam Kitab? Selama masa Penghakiman investigasi. Apakah kalian mengikuti saya? Lihat, semua ini klop dengan sempurna. Maka lalu umat Allah, orang-orang kudus Allah yang masih hidup diselamatkan dari titah pembunuhan.

 

 

And then you have the special resurrection, many who lie in the dust of the earth, who sleep in the dust of the earth will rise, some to everlasting life and some to everlasting contempt. And then God's people shine as the stars forever.

 

Kemudian ada kebangkitan istimewa, banyak yang terbaring dalam debu bumi, yang tidur dalam debu bumi akan bangkit, ada yang bangkit kepada hidup kekal, dan ada yang bangkit ke kehinaan kekal. Lalu umat Allah akan bersinar seperti bintang-bintang selamanya.

 

 

Daniel 8 did not conclude with the everlasting Kingdom, Daniel 8 ended with the 2300 days. Daniel got sick, so now Gabriel comes back and he says, “Now I'm going to explain what was left unexplained. But to give you a reference point, I'm going to start where I started in Daniel 8.” Raise your hand if you're understanding what I'm saying. Well, half of you, that's all right. Read the notes, struggle with the notes, there is a lot of very valuable information here.

 

Daniel 8 tidak selesai dengan Kerajaan yang kekal, Daniel 8 berakhir dengan ke-2300 hari. Daniel jatuh sakit, jadi sekarang Gabriel kembali dan dia berkata, “Sekarang aku akan menjelaskan apa yang belum dijelaskan. Tetapi untuk memberimu titik referensinya, aku akan mulai dengan di mana aku mulai di Daniel 8.” Angkat tangan jika kalian mengerti apa yang saya katakan. Nah, separo dari kalian, ya tidak apa-apa. Bacalah makalahnya, bergumul dengan makalahnya, ada banyak informasi yang berharga di sini.

 

 

And then what happens? Then the little book is sealed, Daniel 12:4, the little book is sealed. When were all these things going to be understood? In the time of the end. When does the time of the end begin? 1798 that's when the time of the end begins.

So Daniel 11 is the expansion of the prophecy of Daniel chapter 8, that's what I want you to notice now.

 

Lalu apa yang terjadi? Lalu kitab kecil itu dimeteraikan, Daniel 12:4, kitab kecil itu dimeteraikan. Kapan semua hal ini akan dipahami? Di waktu akhir zaman. Kapan waktu akhir zaman mulai? 1798, itulah ketika waktu akhir zaman dimulai.

Jadi Daniel 11 adalah perluasan dari nubuatan Daniel pasal 8, itu yang saya mau kalian simak sekarang.

 

 

Reason # 5

But there's a fifth reason. Why Daniel 12:4 ~ the little book ~ is that part of Daniel that has to do with the  2300 day prophecy? And for that we have to go to Revelation 10, which we're not going to do because we don't have the time. But you have the notes here in the study notes.

 

Alasan # 5

Tetapi ada alasan kelima. Mengapa Daniel 12:4 ~ kitab kecil itu ~ apakah itu bagian dari kitab Daniel yang berkaitan dengan nubuatan 2300 hari (petang dan pagi)? Dan untuk itu kita harus ke Wahyu 10, yang tidak akan kita lakukan di sini karena kita tidak punya waktu. Tetapi kalian punya makalahnya di sini.

 

 

During the period of the Sixth Trumpet ~ I have just a synthesis of this on page 337 ~ During the period of the Sixth Trumpet ~  would that be near the end time? The Sixth Trumpet? Yeah. During the period of the Sixth Trumpet something is opened in Revelation chapter 10. What is opened? A little book. An angel descends from Heaven we're told there, and the angel imparts a message. It's the same message that was imparted to Daniel back in Daniel chapter 8, and this passage describes the entire Millerite movement. And you can see it in the study notes, the entire Millerite movement. Just one aspect that I'll mention. Remember that John was told to eat the book, the little book? Eat the little book. What happened when he ate the little book? It was sweet in his mouth, but then it became bitter in his stomach. So at first when he eats it, it's sweet. That represents the joy that the Millerites had, expecting the coming of Jesus. But then in the aftermath it became bitter because Jesus did not come. Study all those pages of Revelation chapter 10, and you'll see that what is being studied there is that time element, and the beginning of the Judgment.

 

Di zaman Sangkakala Keenam ~ di hal. 337 hanya ada sinthesisnya di sini ~ di zaman Sangkakala Keenam ~ apakah itu dekat akhir zaman? Sangkakala Keenam? Iya. Di zaman Sangkakala Keenam, sesuatu dibuka di Wahyu pasal 10. Apa yang dibuka? Sebuah kitab kecil. Kita diberitahu bahwa satu malaikat turun dari Surga, dan malaikat itu menyampaikan sebuah pekabaran. Itu adalah pekabaran yang sama yang diberikan kepada Daniel dulu di Daniel pasal 8, dan pasal ini menggambarkan seluruh pergerakan kelompok Miller.  Dan kalian bisa melihatnya di makalah, keseluruhan pergerakan kelompok Miller. Saya hanya akan menyebutkan satu aspek. Ingat bahwa Yohanes diberitahu supaya memakan kitab itu, kitab kecil itu? Makan kitab kecil itu. Apa yang terjadi ketika dia makan kitab kecil itu? Rasanya manis di mulutnya. Tetapi kemudian rasanya menjadi getir di perutnya. Jadi pertama ketika dia memakannya, terasa manis. Itu melambangkan sukacita kelompok Miller, menunggu kedatangan Yesus. Tetapi kemudian rasanya menjadi getir karena Yesus tidak datang. Pelajari semua halaman Wahyu pasal 10 dan kalian akan melihat apa yang dipelajari di sini ialah elemen waktunya, dan dimulainya Penghakiman.

 

 

You know there's a verse there in Revelation chapter 10 that says, that “time will be no longer”. When this message is proclaimed “time is no longer” what time is it referring to? It's referring to the 2300 days. You know this 2300 days is the last time prophecy that we find of end time events, after that there are no time prophecies.

So is there a connection between time being no longer in Revelation 10 and the prophecy of the 2300 days that is given in Daniel chapter 8? Yes! When the 2300 days end, then there will be no more time prophecies.

 

Kalian tahu, ada ayat di Wahyu pasal 10 yang mengatakan bahwa “waktu tidak akan ada  lagi” (Wahyu 10:6). Ketika pekabaran ini diumumkan “waktu tidak akan ada  lagi”,  waktu apa yang dimaksud? Ini mengacu ke 2300 hari tersebut. Kalian tahu, nubuatan 2300 hari itu adalah nubuatan waktu yang terakhir yang ada di peristiwa-peristiwa akhir zaman, setelah itu tidak ada lagi nubuatan waktu.

Jadi apakah ada kaitan antara “waktu tidak akan ada lagi” di Wahyu 10 dengan nubuatan 2300 hari yang diberikan di Daniel pasal 8? Ya! Ketika ke-2300 hari itu berakhir, maka tidak akan ada lagi nubuatan waktu.

 

 

By the way this cannot be ~ when it says “time will be no longer” ~ cannot be referring to the Second Coming of Christ because this is happening during the Sixth Trumpet and the Second Coming is during the Seventh Trumpet. So this is happening before. And furthermore this cannot refer to the close of probation or the Second Coming because after eating the book and being sweet in the mouth and bitter in the stomach, John is told to go prophesy again. Well, if the Second Coming had already taken place when time is no longer, what would be the use of going to prophesy again, right? Are you following me or not? So when it says “time will be no longer”, it must be referring to a different kind of time than chronological time, it's dealing with prophetic time.

 

Nah, ketika dikatakan  “waktu tidak akan ada  lagi” itu tidak mungkin mengacu ke Kedatangan Kedua Kristus karena ini terjadi di masa Sangkakala Keenam, sedangkan Kedatangan Kedua itu di masa Sangkakala Ketujuh. Jadi ini terjadi sebelumnya. Selain itu, ini tidak mungkin mengacu ke tutupnya pintu kasihan atau Kedatangan Kedua, karena setelah memakan kitab itu dan terasa manis di mulut namun getir di perut, Yohanes disuruh pergi bernubuat lagi (Wahyu 10:11). Nah, andai Kedatangan Kedua sudah terjadi ketika “waktu tidak akan ada  lagi”, apa gunanya pergi bernubuat lagi, benar? Apakah kalian mengikuti saya? Jadi ketika dikatakan “waktu tidak akan ada  lagi” itu haruslah mengacu ke jenis waktu yang berbeda dari waktu kronologis, itu berkaitan dengan waktu nubuatan.

 

 

So all those are the reasons why this little book was sealed in the times of Daniel, and the aspect of the Judgment and the timing of the Judgment is what is unsealed at the time of the end. Of course we need all the reference points, don't we? Do we need all the reference points? Imagine God saying there was this angel that came down from Heaven with the little book opened in his hands and we didn't have Daniel 12:4. Now what is this? But when you connect it with Daniel 12:4 the little book that is sealed, now he descends and the book is open, you know that Revelation 10 is expanding upon Daniel chapter 8, more specifically  Daniel 12:4. Is that clear?

 

Jadi semua itu adalah alasan-alasan mengapa kitab kecil ini dimeteraikan di zaman Daniel. Dan aspek Penghakiman dan waktu Penghakiman itulah yang dibuka meterainya di akhir zaman. Tentu saja kita perlu semua poin referensi, bukan? Apakah kita perlu semua poin referensinya? Bayangkan Allah berkata, “Ada malaikat yang turun dari Surga dengan sebuah kitab kecil yang terbuka di tangannya”, dan kita tidak punya Daniel 12:4. Ini apa? Tetapi bila kita mengaitkannya dengan Daniel 12:4, kitab kecil yang dimeteraikan, sekarang malaikat itu turun dan kitab itu terbuka, kita tahu bahwa Wahyu 10 itu memperluas Daniel pasal 8, lebih tepatnya Daniel 12:4. Apakah itu jelas?

 

 

All right, let's go now to page 395, and let's study a little bit about Daniel 8. You know I debated in my mind whether I would do what we just did after studying Daniel 8, or before studying Daniel 8. I decided to do it before we studied Daniel 8, so that you can see the connection between Daniel 8 and Daniel 11. But as we move along these things are going to become clearer in your mind.

 

Baiklah, mari kita ke hal. 395 sekarang dan mari kita pelajari sedikit tentang Daniel 8. Kalian tahu, tadi saya mempertimbangkan apakah saya akan melakukan apa yang baru kita lakukan, setelah mempelajari Daniel 8 atau sebelum mempelajari Daniel 8. Saya putuskan untuk melakukannya sebelum kita mempelajari Daniel 8, supaya kalian bisa melihat kaitan antara Daniel 8 dan Daniel 11. Tetapi sementara kita melanjutkan, hal-hal ini akan menjadi semakin jelas di pikiran kalian.

 

 

Page 395, Daniel 8 is dated to the third year of king Belshazzar, he was the one who was ruling in Babylon when Babylon fell. This was in 550 BC, which means that it was 11 years before the fall of Babylon, that's an important detail, it's during the reign of Belshazzar, his third year, the year 550 BC. As noted before, Daniel is actually two books in one: chapters 1-7 are the first book; chapters 8-12 are the second book. And it is the same little book that is opened at the time of the end in Revelation chapter 10.

 

Hal. 395, Daniel 8 itu terjadi di tahun ketiga raja Belsyazar, dialah raja yang sedang memerintah Babilon ketika Babilon jatuh. Ini tahun 550 BC, yang berarti 11 tahun sebelum jatuhnya Babilon, itu detail yang penting, itu di zaman pemerintahan Belsyazar, tahunnya yang ketiga, tahun 550 BC. Sebagaimana sudah disebutkan sebelumnya, kitab Daniel sesungguhnya terdiri atas dua kitab: pasal 1-7 itu kitab yang pertama; pasal 8-12 itu kitab kedua. Dan itu ialah kitab kecil yang sama di Wahyu pasal 10  yang dibuka pada waktu akhir zaman. 

 

 

Daniel 8 follows the same basic sequence of events as Daniel 7, but now notice, but there are four significant differences between Daniel 7 ~ the sequence of Daniel 7 ~ and the sequence of powers in Daniel chapter 8.  What are the four differences:

1.    First of all Daniel 7 has a lion which is a symbol for Babylon. Whereas in Daniel 8 there is no symbol for Babylon.

Daniel 8 begins with Medo-Persia, so the question is why is Babylon absent in the vision of Daniel chapter 8? Well, different explanations have been given.

v    One explanation is that Babylon is assumed because Belshazzar is the king of Babylon at that time.

v    A second explanation which I consider to be a better explanation is that perhaps Babylon is about to disappear from history, and so it's not included. The problem with that is that Babylon was not about to disappear because there were still 11 years of the rule of Babylon.

v    The best explanation is very simple, and that is that the 2300 days begin during the reign of which kingdom? Medo-Persia.

If Babylon had been included it would have given the impression that the 2300 days would begin during the period of Babylon. Are you understanding this point? That's the reason why it begins with Medo-Persia because the 2300 days begin in the period of Medo-Persia.

That's the first difference between Daniel 7 and Daniel 8. Daniel 7 has a symbol for Babylon, Daniel 8 does not, for the reason that I mentioned.

 

2.    The second difference is that the Beasts of Daniel 7 are all carnivorous whereas the Beasts of Daniel chapter 8 are domestic.

The ram was the animal that was used in the daily service of the Sanctuary, morning and evening. And the he-goat was used on the day of atonement in the yearly service. This indicates that it is different than Daniel chapter 7. Daniel chapter 7 is dealing with the Judgment from a judicial perspective; whereas Daniel 8 is dealing with the same topic but from the frame reference of the Sanctuary. That is, that the Judgment of Daniel chapter 7 is the same as the cleansing of the Sanctuary in Daniel chapter 8. Two different perspectives not contradictory but complimentary.

 

3.    The third difference is very interesting. The third difference is that in Daniel chapter 7 you have two separate symbols for Pagan Rome and Papal Rome. You have a dragon Beast that represents Pagan Rome, and you have on the other hand a Little Horn that represents Papal Rome.

But in Daniel chapter 8 you only have one Little Horn that represents Pagan Rome and Papal Rome. One Little Horn represents both, and this should not trouble us because we're going to find that Rome first of all governed according to Daniel chapter 8 horizontally, and then it morphed into attack of the Heavenly Sanctuary. So we need to understand that there's only one horn in Daniel chapter 8, because both stages of Rome are found in that Little Horn. And we have some very important points that I'm going to share in just a few moments.

Now what would have happened if God had told Daniel to put a third Beast in this order of powers in Daniel chapter 8? It would have ruined the Sanctuary perspective. God wanted to say that the Sanctuary service is at the center of Daniel chapter 8, the daily and the yearly service. And you know it's really interesting the Little Horn ~ we're going to find in Daniel 8 ~ thought to take away the daily, and God will judge it in the yearly. There you have the daily Beast and the yearly Beast, indicating that the theme is the daily service of Christ or the continual Ministry of Christ in the Sanctuary and the Judgment of the Little Horn on the day of atonement. That's why you have the he-goat. So God did not include another Beast because it would have ruined the central emphasis on the daily and the yearly service of the Sanctuary. That's the third difference.

 

4.    Finally this is very interesting, while Daniel 7 culminates with a setting up of Christ's everlasting Kingdom; Daniel 8 does not reach that conclusion. Daniel 8 reaches to the end of the 2300 days, not beyond that.

 

And so that's the difference between Daniel 7 and Daniel 8.

 

Daniel 8 mengikuti urutan dasar peristiwa yang sama seperti Daniel 7,  tetapi sekarang simak: ada empat perbedaan yang signifikan antara Daniel 7 ~ urutannya di Daniel 7 ~ dan urutan kekuasaan di Daniel 8. Apakah keempat perbedaan itu?

1.    Pertama-tama di Daniel 7 ada singa yang adalah simbol untuk Babilon. Sementara di Daniel 8 tidak ada simbol untuk Babilon.

Daniel 8 mulai dengan Medo-Persia. Maka pertanyaannya ialah mengapa Babilon absen di penglihatan Daniel pasal 8? Nah, penjelasan yang beda-beda pernah  diberikan.

v    Satu penjelasannya ialah Babilon diasumsikan karena Belsyazar adalah raja Babilon pada waktu itu.

v    Penjelasan kedua yang menurut saya lebih baik, ialah mungkin karena Babilon akan lenyap dari sejarah sehingga tidak diperhitungkan. Masalahnya dengan ini ialah, Babilon belum akan lenyap karena masih ada 11 tahun lagi kepemimpinan Babilon.  

v    Penjelasan yang paling tepat itu sangat sederhana, dan itu ialah, bahwa ke-2300 hari dimulai pada masa pemerintahan kerajaan mana? Medo-Persia.

Andaikan Babilon dimasukkan, maka itu akan memberikan kesan bahwa nubuatan ke-2300 hari dimulai di zaman Babilon. Apakah kalian mengerti poin ini? Itulah alasannya mengapa penglihatan itu dimulai di zaman Medo-Persia.

Itulah perbedaan pertama antara Daniel 7 dan Daniel 8. Di Daniel 7 ada simbol untuk Babilon, di Daniel 8 tidak ada,demi alasan yang sudah saya sebutkan.

 

2.    Perbedaan kedua ialah Binatang-binatang di Daniel 7 semuanya binatang buas pemakan daging, sementara Binatang-binatang Daniel pasal 8 adalah binatang-binatang jinak peliharaan.

Domba jantan adalah binatang yang dipakai di upacara harian di Bait Suci, pagi dan petang. Dan kambing jantan dipakai pada upacara tahunan hari pendamaian. Ini mengindikasikan binatang-binatang itu berbeda dari yang di Daniel pasal 7. Daniel pasal 7 berkaitan dengan Penghakiman dari perspektif judisial; sementara Daniel 8 berkaitan dengan topik yang sama tetapi dari kerangka referensi Bait Suci. Berarti Penghakiman Daniel pasal 7 itu sama dengan pembersihan Bait Suci di Daniel pasal 8. Dua perspektif berbeda yang tidak kontradiktif tetapi melengkapi.

 

3.    Perbedaan ketiga sangat menarik. Perbedaan ketiga ialah di Daniel pasal 7  ada dua simbol terpisah untuk Roma Pagan dan Roma Kepausan. Ada Binatang naga yang mewakili Roma Pagan, dan di pihak lain ada Tanduk Kecil yang mewakili Roma Kepausan.  

Tetapi di Daniel pasal 8 hanya ada satu Tanduk Kecil yang mewakili Roma Pagan dan Roma Kepausan. Satu Tanduk Kecil mewakili keduanya, dan ini tidak perlu membuat kita sewot karena kita akan melihat bahwa Roma pertama memerintah secara horizontal menurut Daniel pasal 8; kemudian dia berubah menyerang Bait Suci Surgawi. Jadi kita perlu memahami sebetulnya hanya ada satu tanduk di Daniel pasal 8, karena kedua tahap Roma terdapat dalam Tanduk Kecil itu.  Dan ada poin-poin yang sangat penting yang akan saya bagikan sebentar lagi.

Nah, apa yang bisa terjadi andaikan Allah memberitahu Daniel untuk menempatkan Binatang ketiga dalam susunan kekuasaan di Daniel pasal 8? Itu bisa merusak perspektif Bait Suci. Allah mau mengatakan bahwa pelayanan Bait Suci itu adalah pusat dari Daniel pasal 8, upacara harian dan tahunan. Dan ini benar-benar menarik, Tanduk Kecil ~ kita akan melihatnya di Daniel 8 ~ berpikir untuk menyingkirkan yang sehari-hari, dan Allah akan menghakiminya di upacara tahunan. Di sana ada Binatang upacara harian dan Binatang upacara tahunan, mengindikasikan bahwa temanya ialah pelayanan upacara harian Kristus, atau Ministri Kristus di Bait Suci yang terus-menerus dan Penghakiman atas Tanduk Kecil pada hari pendamaian. Itulah mengapa ada kambing jantan. Maka Allah tidak memasukkan Binatang lain karena itu bisa merusak pusat penekanan pada pelayanan upacara harian dan tahunan dari Bait Suci. Itu perbedaan ketiga.

 

4.    Terakhir, ini sangat menarik, sementara Daniel 7 memuncak dengan didirikannya Kerajaan Kristus yang kekal; Daniel 8 tidak mencapai akhir itu. Daniel 8 mencapai akhir dari ke-2300 hari, tidak melampaui itu.

 

Jadi itulah perbedaan antara Daniel 7 dan Daniel 8.

 

 

So would you expect Daniel 8 to be expanded upon later on to include all of the other elements? I would say Yes!

 

Jadi akankah kita berharap Daniel 8 diperluas nanti untuk memasukkan semua elemen yang lain? Saya akan berkata Ya!

 

 

Now let's go to the top of page 397. The evidence indicates that Daniel 8-12 is an Inseparable unit, whose central theme is the 2300 day prophecy. The unit actually begins with the last event in the prophetic chain of Daniel 7, and does not conclude until the setting up of the everlasting Kingdom in Daniel 12:1-3. Let's express it a different way.

Daniel 8:14 and the last event of Daniel 7 describe the beginning of the Judgment and Daniel 12:1-3 presents the conclusion of the Judgment and the everlasting Kingdom. In between these two markers, we find the specific date for the beginning of the 2300 days, the struggle between Christ and Satan for the time decrees to be given, and finally an expansion of the prophecy of Daniel 8 from the kingdom of Persia till the end of the Judgment and the setting up of Christ’s everlasting Kingdom.

So I ask you again, is Daniel 8 through 12 a unit with a central theme? Yes! And what is the theme? The theme is the investigative Judgment at the end of the 2300 days and of course Daniel chapter 12 takes us beyond that to the standing up of Michael, which is when the Sanctuary service closes.

 

Sekarang mari kita ke bagian atas hal. 397. Buktinya mengindikasikan bahwa Daniel 8-12 adalah unit yang tidak terpisahkan, yang tema sentralnya ialah nubuatan 2300 hari. Unit ini sebenarnya dimulai dengan peristiwa terakhir dalam rangkaian nubuatan Daniel 7, dan tidak berakhir hingga didirikannya Kerajaan yang kekal di Daniel 12:1-3. Mari kita ungkapkan dengan cara yang berbeda.

Daniel 8:14 dan peristiwa terakhir Daniel 7 menggambarkan dimulainya Penghakiman dan Daniel 12:1-3 mempresentasikan konklusi dari Penghakiman dan Kerajaan yang kekal. Di antara kedua pertanda ini, kita menemukan tanggal spesifik untuk dimulainya nubuatan 2300 hari, pergumulan antara Kristus dan Setan untuk dikeluarkannya titah waktu, dan akhirnya perluasan dari nubuatan Daniel 8 mulai kerajaan Persia hingga akhir dari Penghakiman dan didirikannya Kerajaan Kristus yang kekal.

Maka saya bertanya lagi, apakah Daniel 8 hingga 12 itu satu unit dengan satu tema sentral? Ya! Dan apa temanya? Temanya ialah Penghakiman investigasi pada akhir dari 2300 hari dan tentu saja Daniel pasal 12 membawa kita melampaui itu sampai ke berdirinya Mikhael, ketika pelayanan Bait Suci berakhir.

 

 

So Daniel 8-12 gives us

·       the beginning of the Judgment, it gives a date,

·       and it also gives us the moment when probation closes. It doesn't give a date when probation closes, but when Michael stands up, the Judgment is finished.

So we have the beginning of the Judgment and we have the ending of the Judgment.

 

Jadi Daniel 8-12 memberi kita:

·       awal dari Penghakiman, diberikan tanggalnya,

·       dan juga memberi kita saatnya ketika pintu kasihan tutup. Tidak diberikan tanggalnya kapan pintu kasihan tutup, tetapi ketika Mikhael berdiri, Penghakiman selesai.

Jadi kita punya tanggal dimulainya Penghakiman, dan kita punya saat berakhirnya Penghakiman.

 

 

Now let's get into this chapter more specifically. Daniel 8:1-3 which has the vision itself, has a strong emphasis on seeing ~ the word for “vision” here is the word חזון [châzôn khaw-zone'] in Hebrew or in Aramaic rather, that's an important detail to remember. The word for “vision” is חזון [châzôn khaw-zone'] in Daniel chapter 8. Now let's go to verses 1-4 with that in mind, with the word חזון [châzôn khaw-zone'] in mind ~  that's an important point. Let's go and we'll notice that Daniel saw, which is denoted by the word “I saw and behold”. Notice verse 2, “ I saw in the חזון [châzôn khaw-zone'] (vision), and it came to pass, when I saw, that I was at Shushan in the palace, which is in the province of Elam; and I saw in a חזון [châzôn khaw-zone'] (vision)…” you say, “Why are you emphasizing that word חזון [châzôn khaw-zone']?” There's a very special reason. Because later on in the chapter we're going to find a different word for “vision”. And so it says,  “…and I was by the river of Ulai.” (KJV)

 

Sekarang mari kita kupas pasal ini secara lebih spesifik. Daniel 8:1-3 yang berisikan penglihatan itu sendiri, memberikan penekanan yang kuat pada melihat ~ kata “penglihatan” di sini adalah kata חזון [châzôn khaw-zone']  dalam bahasa Aram, ini detail yang penting untuk diingat. Kata “penglihatan” itu חזון [châzôn khaw-zone']  di Daniel pasal 8. Sekarang mari ke ayat 1-4 sambil mengingat kata חזון [châzôn khaw-zone']  tersebut ~ itu poin yang penting. Mari kita ke sana dan menyimak bahwa Daniel melihat, dan itu dijelaskan dengan kata, “aku ...melihat  dan  tampaklah” (Daniel 8:3). Simak ayat 2, 2 Dan aku melihat dalam  חזון [châzôn khaw-zone'] (penglihatan) dan yang terjadi ketika aku melihat, bahwa aku berada di puri Susan, yang ada di wilayah Elam. Dan aku melihat dalam  חזון [châzôn khaw-zone'] (penglihatan),…”  kalian berkata, “Mengapa Anda menekankan pada kata חזון [châzôn khaw-zone'] itu?” Ada alasan yang sangat istimewa. Karena nanti di pasal ini kita akan melihat kata yang berbeda untuk “penglihatan”. Maka dikatakan,  “…dan aku sedang di tepi sungai Ulai.” (KJV)

 

 

Then Daniel saw a ram conquering everything in its path. Let's read about it,  3 Then I lifted up mine eyes, and saw,…” there, the word “saw”,  “…and behold, there stood before the river a ram which had two horns: and the two horns were high; but one was higher than the other, and the higher came up last.”  What is that parallel to in Daniel 7? Daniel 7, the bear was higher on one side than the other. It doesn't say when it was higher than the other. But Daniel 8 adds the detail that this ram has two horns, one is higher than the other, and the higher one came out last. And we've already talked about what that means. And so he continues saying, I saw the ram pushing westward, northward, and southward,...”  is he messing with Heaven here? Is the ram on war against God in Heaven? No, it says “westward, northward and southward”, he's conquering geographically,  “...so that no animal could withstand him; nor was there any that could deliver from his hand, but he did according to his will and became great...” remember that word “great”. So the ram became what? Great. So Daniel saw a ram next to the river Ulai and the ram had two horns but one of them was higher than the other, the highest one came up last. And as I mentioned before, this is parallel to the bear of Daniel chapter 7.

 

Lalu Daniel melihat seekor domba jantan menaklukkan segala sesuatu di hadapannya. Mari kita baca tentang itu, 3 Lalu aku mengangkat mataku dan melihat…”  itu, kata “melihat”   “…dan tampak berdiri di tepi sungai itu seekor domba jantan yang punya dua tanduk; dan kedua tanduk itu tinggi, tetapi yang satu lebih tinggi daripada yang lain, dan yang lebih tinggi itu tumbuh belakangan…” Ini paralel dengan apa di Daniel 7? Di Daniel 7 beruang itu satu sisinya lebih tinggi daripada yang lain. Tidak dikatakan kapan lebih tingginya daripada yang lain. Tetapi Daniel 8 menambahkan detail bahwa domba jantan ini punya dua tanduk, yang satu lebih tinggi daripada yang lain, dan yang lebih tinggi itu munculnya belakangan. Dan kita sudah membahas apa maknanya itu. Maka dia melanjutkan berkata, “…4 Aku melihat domba jantan itu menanduk ke barat, ke utara dan ke selatan…” apakah dia bikin masalah dengan Surga di sini? Apakah domba jantan itu sedang berperang melawan Allah di Surga? Tidak, dikatakan “ke barat, ke utara, dan ke selatan”, dia sedang menaklukkan secara geografis, “…sehingga tidak ada seekor binatang pun yang tahan menghadapi dia, dan tidak ada yang selamat dari tangannya; tapi ia berbuat sekehendak hatinya dan  menjadi besar…”  ingat kata “besar” itu. Jadi domba jantan itu menjadi apa? Menjadi besar. Maka Daniel melihat seekor domba jantan di samping sungai Ulai dan domba jantan itu punya dua tanduk, tetapi yang satu lebih tinggi daripada yang lain, dan yang lebih tinggi muncul belakangan. Dan seperti yang sudah saya katakan, ini paralel dengan beruang Daniel pasal 7.

 

 

Now what do these two horns represent? We don't have to guess because verse 20 says, “ 20 The ram which you saw, having the two horns—they are the kings of Media and Persia.

 

Nah, kedua tanduk itu melambangkan apa? Kita tidak usah menerka karena di ayat 20 dikatakan, 20 Domba jantan yang kaulihat itu, yang punya dua tanduk, mereka adalah raja-raja Media dan Persia.”

 

 

There's a parallel between Daniel 5 and Daniel 8. Daniel 5 proves that the next kingdom is Medo-Persia after Babylon. Daniel 5 tells us that Babylon fell to the Medes and Persians. And Daniel 8:2 explains that the two horns were the kings of Media and Persia.

However, after Daniel 8, and I already mentioned this, the kingdom is referred to without exception as “Persia”, because if you see that dynastic chart at the end of the study notes you're going to find there that for the last 200 years all of the kings were Persians. The Medes have disappeared from history.

 


Ada paralel antara Daniel 5 dan Daniel 8. Daniel 5 membuktikan bahwa kerajaan berikutnya setelah Babilon adalah Medo-Persia. Daniel 5 memberitahu kita bahwa Babilon jatuh ke tangan bangsa Media dan Persia. Dan Daniel 8:2 menjelaskan bahwa kedua tanduk adalah raja-raja Media dan Persia.

Namun, setelah Daniel 8 ~ dan saya sudah mengatakan ini ~ kerajaan itu disebut sebagai “Persia” tanpa kecuali. Karena jika kalian lihat bagan dinasti ini, kalian akan melihat bahwa untuk 200 tahun terakhir semua rajanya berkebangsaan Persia. Bangsa Media sudah lenyap dari sejarah.

 

 

Now after Darius ~ Darius was a Mede (d. 537 BC), Cyrus (d. 530 BC) and Cambyses (d. 522 BC) they were all Medes ~  after they died, all the remaining rulers from  522 BC till  331 BC were  Persian. The point is, that the tallest horn  did come up last. And I mentioned what you have at the end of your study notes.

 

Nah, setelah Darius ~ Darius itu orang Media (mati 537 BC), Cyrus (mati 530 BC) dan Cambyses (mati 522 BC) ~ mereka semuanya orang Media ~ setelah mereka mati, raja-raja yang memerintah dari 522 BC hingga 331 BC semuanya orang Persia. Poinnya ialah, tanduk yang lebih tinggi, memang benar muncul paling akhir. Dan saya sudah mengatakan apa yang tertera di bagian akhir makalah kalian.

 

 

There are other parallels between the bear of Daniel 7 and the ram of Daniel 8. In Daniel 7 the bear was higher on one side than on the other, and also in Daniel 7 the bear had what? Three ribs in its mouth. And in Daniel 8 the ram conquered in three points of the compass, it went westward (that would be Babylon), northward (Lydia) and southward (Egypt), three horns ribs, three directions of the compass.

 

Ada paralel-paralel yang lain antara beruang Daniel 7 dengan domba jantan Daniel 8. Di Daniel 7, beruang itu lebih tinggi satu sisinya daripada yang lain; dan juga di Daniel 7 beruang itu punya apa? Tiga tulang iga di mulutnya. Dan di Daniel 8 domba jantan itu menaklukkan di tiga titik kompas, ke arah barat (itu Babilon), ke arah utara (Lydia), dan ke arah selatan (Mesir). Tiga tulang iga, tiga arah kompas.

 

 

The text tells us that the ram became “great”, we will soon encounter another power that became “very great”, and still another after which became “exceeding great”. The ram conquered only how? Horizontally. That is to say the ram wared against other Beasts on earth, but it did not war vertically against the God of Heaven. We will soon encounter a power that would war against the God of Heaven.

 

Ayat itu memberitahu kita bahwa domba jantan itu menjadi “besar”. Kita akan segera bertemu dengan kekuasaan lain yang menjadi “sangat besar”, dan masih ada satu lagi setelah itu yang menjadi “amat sangat besar”. Bagaimana cara domba jantan itu menaklukkan? Secara horizontal. Dengan kata lain domba jantan itu berperang melawan Binatang-binatang lain di dunia, tetapi dia tidak berperang secara vertikal melawan Allah di Surga. Kita akan segera bertemu dengan satu kekuasaan yang akan berperang melawan Allah di Surga.

 

 

Now let's notice verses 5-8, Daniel says, 5  And as I was considering, behold, an he goat came from the west on the face of the whole earth, and touched not the ground:…”   remember the leopard? Is the leopard a swift animal? Yes! But the leopard has four wings it's especially quick in its conquest. So it says, “…and touched not the ground; and the goat had a notable horn between his eyes. 6 And he came to the ram that had two horns, which I had seen standing before the river, and ran unto him in the fury of his power. 7 And I saw him come close unto the ram, and he was moved with choler…” that means anger “…against him, and smote the ram, and brake his two horns: and there was no power in the ram to stand before him, but he cast him down to the ground, and stamped upon him: and there was none that could deliver the ram out of his hand. 8 Therefore the he goat waxed…” how? Oh, “…very great…” so the ram was what? Great. The he-goat is what? Very great, and now notice  “…and when he was strong, the great horn was broken;…” who is the great horn? Alexander the Great. And what happens then? “…and from it came up four notable ones toward the four winds of heaven.”

So is that an expansion of Daniel chapter 7? Of course it is.

How many heads did the leopard have? Four, he had four heads. Now the kingdom is divided into four horns. So were the all four horns on the head of this Beast when the Beast rose to power? No. Daniel 7 simply gives us the total picture, the total career of the leopard.

 

Nah, mari kita simak ayat 5-8, Daniel berkata, 5 Dan sementara aku memikirkannya, tampak seekor kambing jantan datang dari sebelah barat di atas permukaan seluruh bumi, dan tidak menyentuh tanah…” ingat macan tutulnya? Apakah macan tutul itu seekor binatang yang cepat? Ya! Tetapi macan tutul itu punya empat sayap, jadi dia sangat cepat dalam menaklukkan. Maka dikatakan, “…dan tidak menyentuh tanah;  dan kambing jantan itu mempunyai satu tanduk yang mencolok di antara kedua matanya. 6 Dan ia datang pada domba jantan yang punya dua tanduk yang kulihat sedang berdiri di depan sungai itu, dan menerjangnya dengan seluruh keganasan kekuatannya. 7 Dan aku melihatnya mendekati domba jantan itu; dan ia dikuasai kegeraman terhadap domba jantan itu, dan ia memukul domba jantan itu, dan mematahkan kedua tanduknya; dan domba jantan itu tidak berdaya menghadapi dia; tetapi kambing jantan itu menghempaskan domba jantan itu ke bumi, dan menginjak-injaknya, dan tidak ada yang bisa menyelamatkan domba jantan itu dari tangannya. 8 Maka kambing jantan itu menjadi…” bagaimana? Oh, “…sangat besar…” Jadi domba jantannya bagaimana? Besar. Kambing jantannya bagaimana? Sangat besar. Dan sekarang simak, “…dan ketika ia kuat, tanduk yang besar itu patah…”  tanduk besar itu siapa? Alexander yang Agung. Dan apa yang terjadi kemudian? “…lalu di tempatnya tumbuh empat tanduk yang berarti, ke arah keempat mata angin di langit…”  Jadi apakah itu ungkapan dari Daniel pasal 7? Tentu saja. Macan tutul punya berapa kepala? Empat, dia punya empat kepala. Nah, kerajaan itu terbagi menjadi empat tanduk. Jadi apakah semua keempat tanduk ada di kepala Binatang itu ketika Binatang itu bangkit berkuasa? Tidak. Daniel 7 semata-mata memberi kita gambaran keseluruhannya, keseluruhan karier macan tutul itu.

 

 

Now, verses 5-8 we once again find a mark emphasis on seeing. The he-goat moves from west to east, and it is geographically true that Greece is west of Persia. Incontestably the he-goat of Daniel 8 is parallel to the leopard of Daniel 7. We can be sure for the following two reasons:

·       # 1, Daniel 8 tells us that the he-goat conquered so swiftly that it did not even touch the earth. The leopard is swift with four wings, even swifter this he-goat is, so swift that he is flying through the air.  So you have that parallel.

·       Second, after the great horn on the head of the he-goat was broken, it sprouted four horns. This is parallel to the leopard of Daniel 7 which has four heads. Are you catching the parallels? Is Daniel 8 following the basic sequence of Daniel chapter 7, with the exception of Babylon for the reason that I mentioned? Absolutely, this is an expansion of Daniel 7, because now there's going to be more information, primarily about the Judgment.

 

Nah, ayat 5-8, sekali lagi kita melihat tanda penekanan pada “melihat”. Kambing jantan itu bergerak dari barat ke timur, dan secara geografis memang benar bahwa Greeka itu baratnya Persia. Tidak terbantahkan lagi kambing jantan Daniel 8 itu paralel dengan macan tutul Daniel 7. Kita boleh pasti karena dua alasan:

·       # 1, Daniel 8 memberitahu kita bahwa kambing jantan menaklukkan dengan begitu cepat sampai tidak menyentuh tanah. Macan tutul itu cepat dengan empat sayap, kambing jantan ini lebih cepat lagi, sebegitu cepatnya sehingga dikatakan dia terbang di udara. Jadi ada paralelnya.

·       Kedua, setelah tanduk yang besar di kepala kambing jantan itu patah, tumbuh empat tanduk. Ini paralel dengan macan tutul Daniel 7 yang punya empat kepala. Apakah kalian menangkap paralelnya? Apakah Daniel 8 mengikuti urutan dasar Daniel pasal 7 dengan perkecualian Babilon, karena alasan yang sudah saya kemukakan? Tentu saja. Ini adalah perluasan Daniel 7, karena sekarang akan ada lebih banyak lagi informasi, terutama mengenai Penghakiman.

 

 

And there's also additional information about the previous Beasts. When we compare the leopard of Daniel 7 with the he-goat of Daniel 8, we conclude that the leopard had two periods of existence, the first was during the reign of the notable horn, and the second was after the notable horn was broken and four came up in its place.  

 

Dan juga ada informasi tambahan tentang Binatang-binatang sebelumnya. Ketika kita bandingkan macan tutul Daniel 7 dengan kambing jantan Daniel 8, kita menarik konklusi bahwa macan tutul punya dua periode eksistensi, yang pertama itu di masa pemerintahan tanduk yang besar, dan yang kedua itu setelah tanduk besar itu patah dan empat tanduk muncul di tempatnya.

 

 

Now which kingdom does the he-goat represent? We don't have to guess, the prophecy itself explains in Daniel 8:21 that the he-goat is the king of Greece, and the great horn that is between his eyes is the first king. See, we don't even have to guess. We know that the next kingdom is Greece. Of course the first king of the Hellenistic age was Alexander the Great. The speed at which he conquered was amazing. Somebody told me that yesterday, that it was actually seven years. This I got from Bill Shae at the Seminary, he was my teacher in Old Testament history, and in his book he says, it's straight three years. But three years or seven years that's still pretty fast, when you consider that Nebuchadnezzar took three years just to conquer Jerusalem; and Assyria took three years to conquer Samaria. So if it's three years or seven years you know, from the Hindus Valley all the way to the river  Euphrates that is really quick conquest. It came to the point where Alexander the Great didn't have anymore to conquer, so you know, how he died? He died of intoxication. Greece did run against the Medo-Persian Empire in the fury of his power, and did break his two horns. The prophecy tells us that Alexander the Great was broken when he was strong. Do you know how old he was when he died? He was in his early 30s when he died, super young. So he was broken when he was strong, or at the apex of his power. Kingdoms in antiquity always grew strong in the course of time and then weakened and fell to the enemy. However, Alexander died at the tender age of 33, and when he was at the height of his power. It is said that he died of alcoholic intoxication.

 

Nah, kerajaan mana yang dilambangkan oleh kambing jantan? Kita tidak usah menebak. Nubuatan itu sendiri menjelaskan di Daniel 8:21 bahwa kambing jantan itu adalah raja Greeka, dan tanduk yang besar di antara kedua matanya adalah rajanya yang pertama. Lihat, kita bahkan tidak usah menebak. Kita tahu bahwa kerajaan berikutnya itu Greeka. Tentu saja raja yang pertama dari zaman Hellenis adalah Alexander Agung. Kecepatannya menaklukkan itu luar biasa. Ada yang memberitahu saya kemarin bahwa itu selama tujuh tahun. Yang saya dapat dari Bill Shae di Seminari, dia adalah guru saya untuk mata pelajaran sejarah Perjanjian Lama, dan dalam bukunya dia berkata, itu tiga tahun tanpa jeda. Tapi tiga tahun atau tujuh tahun itu masih cukup cepat jika kita bandingkan Nebukadnezar butuh waktu tiga tahun hanya untuk menaklukkan Yerusalem; dan Asyur butuh waktu tiga tahun untuk menaklukkan Samaria. Jadi kalau itu tiga tahun atau tujuh tahun dari Lembah Hindustan terus hingga sungai Efrat, itu adalah penaklukan yang sangat cepat. Sampai Alexander Agung tidak punya objek lagi untuk ditaklukkan. Jadi, tahukah kalian bagaimana dia mati? Dia mati keracunan alkohol. Greeka memang menerjang Kekaisaran Medo-Persia dengan kegeraman kekuatannya, dan memang mematahkan kedua tanduknya. Nubuatan memberitahu kita bahwa Alexander Agung patah ketika dia lagi kuat-kuatnya. Tahukah kalian berapa usianya ketika dia mati? Awal tigapuluhan ketika dia mati, sangat muda. Jadi dia patah ketika dia sedang kuat-kuatnya, atau di puncak kekuasaannya. Kerajaan-kerajaan di zaman purba selalu menjadi kuat, lalu dengan berjalannya waktu kemudian melemah dan jatuh ke tangan musuh mereka. Namun, Alexander mati di usia muda 33 tahun, ketika dia berada di puncak kekuatannya. Kabarnya dia mati keracunan minuman beralkohol.

 

 

So let's look now at the stages of Greek history.

·       the founder: Alexander the Great, the dates are 334 to 323 BC.

Then you have the four kingdoms:

·       the Antigonids: that's Macedonia and Greece in the west from 283 BC to 168 BC

·       then you have the Attalids: that's Pergamum in the north from 263 to 133 BC

·       then you have the Ptolemies: that's Egypt in the south from 323 to 30 BC

·       and then you have the Seleucids: Syria and Mesopotamia in the east from 323 to 264 BC

 

Jadi mari kita simak sekarang tahap-tahap sejarah Greeka.

·       Pendirinya: Alexander Agung, waktunya 334 sampai 323 BC.

Kemudian ada 4 kerajaan:

·       dinasti Antigonid: itu  Makedonia and Greeka di sebelah barat dari 283 BC hingga 168 BC.

·       lalu dinasti Attalid: itu Pergamum di sebelah utara dari 263 hingga 133 BC.

·       lalu ada dinasti Ptolemy: itu Mesir di sebelah selatan dari 323 hingga 30 BC.

·       lalu ada dinasti Seleucid: Syria and Mesopotamia di sebelah timur dari 323 hingga 264 BC.

 

 

Now let's talk a little bit more about the four kingdoms into which the kingdom of Alexander the Great was divided. It is generally thought that the four kingdoms are actually the kingdoms that were ruled over the four generals of Alexander's Empire, those generals were Cassander, Seleucus, Lysimachus and Ptolomy. However, this traditional interpretation is not without its problems.

1.    First the four horns are clearly identified as kingdoms, not kings.

2.    it is a historical fact that Alexander's kingdom was not carved up into four neat kingdoms immediately after he died.

You know we usually think he died, and you have four kingdoms. If you look at history, the history of Greece it's very complex. Sometimes there were three kingdoms, sometimes there were four, and sometimes for a short period there were only two kingdoms. Now for a fuller explanation of this you can look at the additional material that is mentioned there.

 

Nah, mari kita bicara sedikit lagi tentang keempat kerajaan hasil perpecahan kerajaan Alexander Agung. Umumnya orang beranggapan bahwa keempat kerajaan adalah kerajaan-kerajaan yang diperintah oleh keempat jenderal Kekaisaran Alexancer, jenderal-jenderal itu ialah Cassander, Seleucus, Lysimachus and Ptolomy. Namun, interpretasi traditional ini bukan tanpa masalah.

1.    Pertama, keempat tanduk diidentifikasi dengan jelas sebagai kerajaan, bukan raja.

2.    Adalah fakta sejarah bahwa kerajaan Alexander tidak dipecah-pecah menjadi tepat empat kerajaan segera setelah kematiannya.

Biasanya kita berpikir Alexander mati, lalu jadi empat kerajaan. Jika kita melihat ke sejarah, sejarah Greeka itu sangat kompleks. Terkadang ada tiga kerajaan, terkadang ada empat, dan terkadang untuk masa yang singkat ada hanya dua kerajaan. Nah, untuk penjelasan yang lebih lengkap dari ini, kalian bisa melihat di materi tambahan yang disebutkan di sana.

 

 

Let me read a statement by secular historian W.W. Tarn which helps us understand the division of Alexander's Empire. “He...” that is Alexander,  “...left no heir, and had  made no arrangements for carrying on the government...”  does this kind of fit with Daniel chapter 8? It most certainly does. “...Once the uprisings of Greece in the Lamian war and of the Greeks in the far east were defeated, a struggle for power started among his generals in the shape of war between the satraps...” that is the territorial dynasts  “...and whatever central power aimed at general control; the battle of Ipsus in 301 definitely decided that the Graeco-Macedonian  world   could  not  be  held  together, and  that  world presently returned very much to the political shape it had before Alexander, though under different rulers and a different civilization. By 275 three dynasties, descended from three of his generals, were well established; the  Seleucids ruled much of what had been the Persian Empire in Asia, the  Ptolomies ruled Egypt, and the  Antigonids Macedonia. A fourth European dynasty, not connected with Alexander, the  Attalids of  Pergamum subsequently grew up in  Asia Minor at Seleucid  expense,  and  became  great  by  the  favor  of  Rome.”  (W.W.  Tarn, Hellenistic Civilization ~ New York: Meridian, 1971, p. 6)

Now the difference in this interpretation is that the fourth kingdom is Pergamum, that's different than what is generally taught concerning these four kingdoms.

 

Saya akan membacakan sebuah pernyataan dari seorang sejarahwan sekuler, W.W. Tarn yang membantu kita memahami pembagian kekaisaran Alexander. “…Dia…” yaitu Alexander, “…tidak meninggalkan ahliwaris, dan tidak membuat pengaturan bagaimana pemerintahan akan berlanjut…”  apakah ini cocok dengan Daniel pasal 8? Betul sekali.   “…Begitu pemberontakan di Greeka dalam perang Lamian dan bangsa Greeka di timur jauh dikalahkan, mulailah suatu perebutan kekuasaan di antara jenderal-jenderalnya dalam bentuk peperangan antara para satrap…” ini adalah para penguasa teritorial “…dengan kekuasaan pusat yang mana pun untuk mendapatkan kekuasaan umum;  perang di Ipsus di tahun 301 benar-benar menentukan bahwa dunia Graeco-Makedonia tidak lagi bisa dipertahankan; dan dunia pada saat itu sangat banyak kembali ke bentuk politisnya sebelum masa Alexander, walaupun di bawah penguasa-penguasa yang bebeda dan kebudayaan yang berbeda. Pada tahun 275 tiga dinasti, yang berasal dari tiga jenderalnya, sudah berdiri dengan mantap; dinasti Seleucid memerintah sebagian besar dari yang dulunya daerah Kekaisaran Persia di Asia; dinasti Ptolomy memerintah di Mesir; dan dinasti Antigonid di Makedonia. Dinasti Eropa yang keempat, tidak terkait dengan Alexander, yaitu dinasti Attalid dari Pergamum akhirnya tumbuh di Asia Kecil mengambil daerah Seleucid, dan menjadi besar melalui bantuan Roma.” (W.W.  Tarn, Hellenistic Civilization ~ New York: Meridian, 1971, hal. 6). 

Nah, beda interpretasi ini ialah kerajaan yang keempat itu Pergamum; ini lain dari apa yang biasanya diajarkan tentang keempat kerajaan itu.

 

 

Now from page 402 to 416 I go through some extensive history, and what I'm going to do is simply synthesize this  historical material to show you that Pagan Rome actually originated ~ Pagan Rome got its civilization and culture from Asia Minor from Pergamum, in other words. That's significant.

 

Nah, dari hal. 402 sampai 416 saya mengupas sejarah secara ekstensif, dan yang mau saya lakukan ialah mensintesa materi sejarah ini untuk menunjukkan kepada kalian bahwa Roma Pagan sesungguhnya berasal dari ~ Roma Pagan mendapatkan peradaban dan kebudayaannya dari Asia Kecil, dengan kata lain dari Pergamum. Ini signifikan.

 

 

So let's deal with “From The Winds” or “From The Horns”. The all important question remains to be answered. Did the Little Horn come forth from one of the four horns or from one of the four winds? Before we can answer this question we must deal with two points that are very closely related.

 

Jadi mari kita bahas “Dari Mata-Mata Angin” atau “Dari Tanduk-Tanduk”. Pertanyaan penting yang tersisa yang masih harus dijawab. Apakah Tanduk Kecil muncul dari salah satu dari keempat tanduk atau dari salah satu keempat mata angin? Sebelum kita bisa menjawab pertanyaan ini, kita harus menyimak dua poin yang berkaitan sangat erat.

 

 

The first is this. Seventh Day Adventist with few exceptions have always correctly taught that the Little Horn of Daniel 7 and the Little Horn of Daniel 8 represent the same power, namely the Roman Catholic Papacy. However, this interpretation has presented a seemingly unsurmountable problem.

·       The Little Horn of Daniel 7 rose from the head of the dragon Beast, which symbolizes what? Pagan Rome. So in Daniel 7 the Little Horn rises from Pagan Rome. But now notice.

·       However, the Little Horn of Daniel 8 seemed to rise from one of the four divisions of the Greek Empire.

Are you understanding the problem? How could the Little Horn rise both from one of the divisions of Greece and also from Rome? How can we resolve this apparent discrepancy? Are you understanding the problem?

 

Yang pertama ini. MAHK dengan beberapa perkecualian kecil, selalu mengajarkan dengan benar bahwa Tanduk Kecil Daniel 7 dan Tanduk Kecil Daniel 8 melambangkan kekuasaan yang sama, yaitu Kepausan Roma Katolik. Namun interpretasi ini menimbulkan masalah yang seakan-akan tidak bisa diatasi.

·       Tanduk Kecil Daniel 7 muncul dari kepala Binatang naga, yang melambangkan apa? Roma Pagan. Jadi di Daniel 7 Tanduk Kecil muncul dari Roma Pagan. Tetapi sekarang simak.

·       Namun, Tanduk Kecil Daniel 8 sepertinya muncul dari salah satu keempat pecahan kekaisaran Greeka.

Apakah kalian paham masalahnya? Bagaimana Tanduk Kecil itu bisa sama-sama muncul dari salah satu pecahan Greeka dan juga dari Roma? Bagaimana kita bisa memecahkan perbedaan yang nyata ini? Apakah kalian paham masalahnya?

 

 

Most Adventist authors have attempted to resolve this problem by claiming that the Little Horn did not rise from one of the four horns, but rather from one of the four winds of Heaven. The reason for this interpretation is that the expression “the four winds of heaven” is much more indefinite than the expression “four horns”. If the Little Horn rose from one of the four winds of heaven, it could arise just about anywhere, including Rome. However, if it rose from one of the four horns, it would have to rise specifically from one of the four Hellenistic kingdoms. Are you understanding this? I believe that the attempt to prove that the Little Horn came forth from one of the winds and not from one of the horns is well intended, but unnecessary.

 

Kebanyakan penulis Advent berusaha memecahkan masalah ini dengan mengklaim bahwa Tanduk Kecil tidak muncul dari salah satu keempat tanduk, melainkan dari salah satu keempat mata angin di langit. Alasan untuk interpretasi ini ialah bahwa ungkapan “keempat mata angin di langit” lebih tidak terbatas daripada ungkapan “keempat tanduk”. Jika Tanduk Kecil muncul dari salah satu keempat mata angin di langit, dia bisa  muncul dari mana saja, termasuk dari Roma. Namun jika dia muncul dari salah satu keempat tanduk, dia harus muncul secara spesifik dari salah satu kerajaan Hellenis (Greeka). Apakah kalian memahami ini? Menurut saya, upaya untuk membuktikan bahwa Tanduk Kecil muncul dari salah satu mata angin dan bukan dari salah satu tanduk itu bermaksud baik, namun tidak perlu.

 

 

So let's examine the Hebrew text to see what the Hebrew text says, then we're going to compare 1 Maccabees (that's not an inspired source but it quotes this verse). Let's examine also the Septuagint, the Greek translation of the Old Testament. And we'll also examine Flavius Josephus, who also quoted this particular verse from Daniel chapter 8.

 

Mari kita simak ayat Ibraninya untuk melihat apa yang dikatakan ayat Ibrani itu, kemudian kita akan membandingkan 1 Makabes (ini bukan sumber yang diinspirasi, tetapi dia mengutip ayat ini). Mari kita simak juga Septuaginta, terjemahan Perjanjian Lama dalam bahasa Greeka. Dan kita juga akan menyimak Flavius Josephus, yang mengutip ayat ini dari Daniel pasal 8. 

 

 

Let's read first of all, the text literally reads as such, this is Daniel chapter 8, it says there, Daniel 8:8-9, 8 ….four notable ones…” that's horns  “…toward the four winds…” in other words four notable horns came from the four winds  “… of heaven. 9 And out of one of them…” in other words, out of one of the horns at the four winds  “…came forth a little horn…”

 

Pertama-tama mari kita baca ayatnya yang tertulis demikian secara literal, ini Daniel pasal 8, dikatakan di sana Daniel 8:8-9, 8 ...empat tanduk yang berarti…” yaitu tanduk-tanduk,  “…ke arah keempat mata angin…” dengan kata lain, empat tanduk yang berarti yang datang dari keempat mata angin “…di langit. 9 Dan dari salah satu mereka…” dengan kata lain, dari salah satu tanduk-tanduk pada keempat mata angin, “…muncul satu Tanduk Kecil...”

 

 

Now let's notice what 1 Maccabees 1:10 has to say, “Alexander  had  reigned  twelve  years  when  he  died.  Each  of  his  comrades established himself in  his own region. All assumed  crowns after his death, they and their heirs after them for many years, bringing increasing evils on the world. From  these...” what does it mean “from these”? The antecedent is each assume their own crowns, right? So it's really the Greek rulers and their kingdoms.  “...From these grew a  sinful offshoot,...”  and of course this is where it's a mistake, it says  “...Antiochus Epiphanes, son of King Antiochus. . .” So he's wrong. 1 Maccabees is wrong about Antiochus fulfilling this, but he's right that the Little Horn came forth from one of the kingdoms that were at the four winds.

 

Nah, mari kita simak apa yang dikatakan 1 Makabes 1:10,  “…Alexander telah berkuasa dua belas tahun ketika dia mati. Setiap kamradnya mengangkat dirinya sendiri di daerahnya masing-masing. Semua mengenakan mahkota setelah kematiannya, mereka dan ahliwaris mereka selama banyak tahun, menambah kejahatan di dunia. Dari mereka ini…”  apa yang dimaksud dengan “dari mereka ini”? Sebelumnya dikatakan masing-masing mengenakan mahkotanya sendiri, benar? Jadi ini adalah para penguasa Greeka dan kerajaan-kerajaan mereka.  “…Dari mereka ini tumbuh sebuah tunas yang jahat…”  dan di sini tentu saja ada kesalahan, karena dikatakan,  “…Antiochus Epiphanes, anak dari raja Antiochus. …”  jadi dia salah. 1 Makabes itu salah mengenai Antiochus yang menggenapi ini, namun dia  benar bahwa Tanduk Kecil muncul dari salah satu kerajaan yang ada di keempat mata angin.

 

 

Now notice also the Septuagint translation, “. . . and four other  horns rose up in its place toward the four  winds of heaven...” four horns at four winds.   “...And out of  one of them...” what is the antecedent? Four horns from the four winds   “... out of  one of them came forth one strong horn. . .”  which is the Little Horn.

 

Nah, juga terjemahan Septuaginta,  “…dan empat tanduk yang lain muncul di tempatnya ke arah keempat mata angin di langit…”  empat tanduk ke arah keempat mata angin.   “…Dan dari salah satu mereka…”  apa kata sebelumnya? Empat tanduk dari keempat mata angin,   “…dari salah satu mereka muncul satu tanduk yang kuat…”  yaitu Tanduk Kecil.

 

 

And then we have Flavius Josephus, who by the way believed that the Little Horn also was Antiochus Epiphanes. They lived at that time, and Antiochus Epiphanes you know had sacrificed a pig on the altar in the temple, he desecrated the temple, etc. So Flavius Josephus as well as Maccabees and the Septuagint believed that Antiochus Epiphanes was the fulfillment. But notice what Flavius Josephus said, “. . . he [Daniel] saw a very  great horn...” that's Alexander  “...growing out of the head of the he-goat, and that when it was broken off, four horns grew up that were exposed to  each of the four winds, and he wrote that  out of them...” out of what? Four horns,  “...out of them arose another  lesser horn, which, as he said, waxed great . . .”

So the Little Horn actually rises from the four horns at the four winds. You can't simply say it was at one of the winds. So basically that could mean Rome, because that means anywhere, the four winds mean just anywhere. The Little Horn rises from one of the horns, that is at the four winds.

 

Kemudian ada Flavius Josephus, yang juga meyakini Tanduk Kecil itu Antiochus Epiphanes. Mereka hidup di zaman itu, dan kalian tahu Antiochus Epiphanes mengurbankan seekor babi di mezbah Bait Suci, dia menajiskan Bait Suci, dll. Maka Flavius Josephus dan juga Maccabes dan Septuaginta meyakini Antiochus Epiphanes adalah penggenapannya. Namun simak apa kata Flavius Josephus, “…dia [Daniel] melihat sebuah tanduk yang sangat besar…” itu Alexander, “…yang muncul keluar dari kepala kambing jantan, dan ketika itu patah, empat tanduk muncul yang terekspos masing-masing ke keempat mata angin, dan dia menulis, bahwa dari mereka…” dari apa? Keempat tanduk, “…dari mereka muncul sebuah tanduk yang lebih kecil, yang seperti katanya, tumbuh menjadi besar…”  

Jadi Tanduk Kecil itu sesungguhnya muncul dari keempat tanduk di keempat mata angin. Tidak bisa hanya mengatakan itu di salah satu mata angin. Jadi pada dasarnya, itu bisa mengacu ke Roma, karena itu berarti di mana saja, keempat mata angin berarti di mana saja. Tanduk Kecil muncul dari salah satu tanduk, yang ada di keempat mata angin.

 

 

But we still have the problem. How is it that the Little Horn rises from one of the horns of the Greek Empire, from one of the four kingdoms, into which the kingdom of Alexander the Great was divided? That is what we are going to deal with in the next session together. We're going to see that Rome, actually political Rome, or Pagan Rome, rose from the kingdom of Pergamum, and then the Little Horn, the Papacy grew from the head of the dragon Beast  and became Papal Rome. So we will deal with that in our next class. We're going to deal with a lot of history and I trust that we're all awake because there's a lot of detail that we're going to take a look at.

 

Tapi kita masih punya masalah. Bagaimana bisa Tanduk Kecil itu muncul dari salah satu tanduk Kekaisaran Greeka, dari salah satu keempat kerajaan pecahan kerajaan Alexander Agung? Itulah yang akan kita pelajari di sesi kita berikutnya. Kita akan menyimak bahwa Roma, sebetulnya Roma politis, atau Roma Pagan, muncul dari kerajaan Pergamum, kemudian Tanduk Kecil (Kepausan) muncul dari kepala Binatang naga dan menjadi Roma Kepausan. Jadi kita akan membahas itu di kelas kita berikutnya. Kita akan membahas banyak sejarah, dan saya percaya kita semua akan terjaga karena ada banyak detail yang harus kita simak.

 

18 01 26

 


No comments:

Post a Comment