2025 SERMONS AT HAMMOND SDA CHURCH
Stephen Bohr
02/09 IS THERE A CONSPIRACY BEHIND HISTORY
https://www.youtube.com/watch?v=U4V4INAS0mo&list=PLBBip1YOAghAc4hqc9hD_SO0JEL3fy2tX&index=2
Dibuka
dengan doa.
All
right. Let me ask you, who wanted to kill Jesus when He was born? You're
learning, you're learning. Let's go to Matthew 2:16. There we're told who
wanted Christ dead. It says, “16 Then Herod, when he saw that he was deceived by the wise men, was
exceedingly angry; and he sent forth and put to death all the male children who
were in Bethlehem and in all its districts, from two years old and under,
according to the time which he had determined from the wise men.” So, who wanted the Messiah to die? Herod, right? Because
he was afraid that this Messiah that was being born was going to take his
throne, right?
Baik. Coba saya tanya, siapa yang mau membunuh Yesus ketika Dia lahir?
Kalian sedang belajar, kalian belajar. Mari ke Matius 2:16, di sana kita
diberitahu siapa yang mau membunuh Kristus. Dikatakan, “16 Lalu Herodes ketika dia sadar bahwa ia telah diperdayakan
oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Dan
ia menyuruh untuk membunuh semua anak
laki-laki di Betlehem dan sekitarnya, dari
usia dua tahun ke bawah, sesuai waktu
yang telah ditetapkannya dari orang-orang majus itu…” Jadi siapa yang
menginginkan kematian Sang Messias? Herodes, benar? Karena dia takut Messias
yang dilahirkan ini akan merebut takhtanya, benar?
But
now let's go to Revelation 12:4. By the way, let me ask you while you're
looking for Revelation 12:4, could any historian have written about what
happened when Christ was born? Could a historian have told you where this took
place, when it took place, with whom it took place, why it took place? Could a
historian have said that? Of course. Could a historian have said that it
occurred near Bethlehem? Could a historian have said that it happened during
the reign of Herod? Could a historian say that Herod was the one that hated
Christ or the Messiah that was to come? Of course. Could a historian write why
Herod wanted the Child killed? Because he felt that He was going to take his
throne. Any historian could have written what could be seen. But now let's go
to what could not be seen. Revelation 12:4, “ 4....And the dragon stood before
the woman who was ready to give birth, to devour her Child as soon as it
was born.” Who's the dragon? So, who wanted the death of the Child?
Was it Herod or was it Satan? Satan by using
the visible Herod. Are you understanding the principle?
Mari kita ke Wahyu 12:4. Sementara kalian mencari Wahyu 12:4, saya mau
tanya, bisakah sejarahwan mana pun menulis tentang apa yang terjadi ketika
Kristus lahir? Bisakah seorang sejarahwan memberitahu kita di mana ini terjadi,
kapan terjadinya, terjadi pada siapa, mengapa bisa terjadi? Bisakah seorang
sejarahwan mengatakan itu? Tentu saja. Bisakah seorang sejarahwan mengatakan
bahwa itu terjadi dekat Bethlehem? Bisakah seorang sejarahwan berkata bahwa itu terjadi di zaman pemerintahan
Herodes? Bisakah seorang sejarahwan berkata bahwa Herodes-lah yang membenci
Kristus atau Sang Messias yang akan datang? Tentu saja. Bisakah seorang
sejarahwan menulis mengapa Herodes mau membunuh Anak itu? Karena dia merasa
Anak itu akan merebut takhtanya. Sejarahwan mana pun bisa menulis apa yang
kasatmata. Tetapi sekarang mari kita ke apa yang tidak kasatmata. Wahyu 12:4, “4 .... Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan
yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, begitu Dia
dilahirkan…” Naga itu siapa? Jadi, siapa yang menginginkan kematian Anak itu, apakah
Herodes atau Setan? Setan yang menggunakan Herodes yang bisa dilihat.
Apakah kalian paham prinsipnya?
Now, Ellen White wrote in Great Controversy page 438, “The dragon is said to be Satan (Revelation 12:9); he it was that
moved upon Herod to put the Saviour to death.”
So Satan worked upon Herod to put Christ to death. Once
again the main event is happening behind history, and what you can see is not
the real battle that's going on.
Nah, Ellen White menulis di Great
Controversy hal. 438, “…Dikatakan bahwa naga itu Setan
(Wahyu 12:9); dialah yang menggerakkan hati Herodes untuk membunuh Sang
Juruselamat…” Jadi Setan bekerja di hati
Herodes supaya membunuh Kristus. Sekali lagi peristiwa utamanya terjadi di
balik sejarah, dan apa yang bisa kita lihat bukanlah pertempuran yang
sesungguhnya sedang terjadi.
Now
the early Roman emperors persecuted the Christians and they threw many
Christians into prison. But really was it the emperors who were throwing the
Christians into prison in the early Roman Empire? Go with me to Revelation
2:10. Who was casting Christians into prison? Well, it was the emperors of
Rome. Yeah, but the Bible takes away the veil. By the way, this is the church
of Smyrna, the second church in Revelation, which is the “persecuted church” by
the Roman empire. It says here, Jesus is speaking, “ 10 Do not fear any of those things
which you are about to suffer. Indeed, the Devil is about to throw some of you into prison,...” Who was going to throw them into prison? I thought it was the emperors. The emperors were the visible instruments of
the Devil. This is vitally
important. By the way, did the emperors realize that they were
doing Satan's work? No. Absolutely not.
Nah, kaisar-kaisar Roma yang mula-mula mempersekusi orang-orang Kristen,
dan mereka menjebloskan banyak orang Kristen ke dalam penjara. Tetapi apa benar
para kaisarlah yang menjebloskan orang-orang Kristen ke dalam penjara di zaman
awal Kekaisaran Roma? Mari bersama saya ke Wahyu 2:10. Siapa yang melemparkan
orang-orang Kristen ke dalam penjara? Nah, itu para kaisar Roma. Tetapi Alkitab
menyingkap tabirnya. Ketahuilah ini terjadi di zaman gereja Smirna, gereja
kedua di Wahyu, gereja yang dipersekusi oleh kekaisaran Roma. Dikatakan di
sana, Yesus sedang bicara, “10 Jangan takut
terhadap segala hal itu yang akan engkau derita! Memang benar Iblis akan melemparkan beberapa
orang dari antaramu ke dalam penjara…” Siapa yang
melemparkan mereka ke dalam penjara? Saya sangka para kaisar. Para
kaisar adalah alat yang kasatmata dari Iblis. Ini sangat
penting. Nah, apakah para kaisar sadar mereka sedang melakukan pekerjaan bagi
Setan? Tidak! Sama sekali tidak.
Notice
what Ellen White wrote in Great Controversy 438. I'm going to read the complete statement now.
“The dragon
is said to be Satan (Revelation 12:9); he it was that
moved upon Herod to put the Saviour to death.
But the chief agent of Satan in making war upon Christ and His people
during the first centuries of the Christian
Era was the Roman Empire,...” So she says Satan moved upon Herod to
put Christ to death, but then the chief agent of Satan in the first centuries
of Christian era was the Roman Empire through the emperors. And then she says, “…Thus
while the dragon, primarily, represents Satan, it is, in a secondary sense, a symbol of pagan Rome.”
So if I ask you the question, who is the dragon? Satan or pagan Rome? Satan is the invisible agent, and the Roman
emperors are the visible manifestation that Satan uses as instruments.
Now this all important for where we're moving. We're
going to move now to end time events in just a moment.
Simak apa yang ditulis Ellen White di Great Controversy hal. 438. Sekarang saya akan
membacakan pernyataan tersebut lengkap. “…Dikatakan
bahwa naga itu Setan (Wahyu 12:9); dialah yang menggerakkan hati Herodes untuk
membunuh Sang Juruselamat. Tetapi agen utama Setan dalam berperang melawan
Kristus dan umatNya selama abad-abad pertama Era Kekristenan adalah Kekaisaran
Roma…” Maka Ellen White berkata,
Setan menggerakkan hati Herodes untuk membunuh Kristus, tetapi agen utama Setan
di abad-abad pertama Era Kekristenan adalah Kekaisaran Roma melalui
kaisar-kaisarnya. Kemudian dia berkata, “…Maka,
sementara naga itu utamanya mewakili Setan, dalam pengertian kedua, dia adalah
simbol dari Roma pagan…”
Jadi jika saya bertanya siapakah naga
itu, Setan atau Roma pagan? Setan itu agen
yang tidak kasatmata, dan kaisar-kaisar Roma itu manifestasi yang bisa dilihat
yang dipakai Setan sebagai alatnya.
Nah, semua ini
penting untuk apa yang akan kita lihat selanjutnya. Kita sebentar lagi akan
pergi ke peristiwa-peristiwa akhir masa.
Now
go with me to Revelation 13:2. Actually let's read verse 1 for the context
because it harks back to Daniel 7, the same Beast that we find in Daniel chapter
7. Revelation 13:1-2. “1 Then I
stood on the sand of the sea. And I saw a Beast rising up out of the sea, having seven heads and ten horns, and on his horns ten
crowns, and on his heads a blasphemous name. 2 Now the Beast which I saw was like a leopard, his feet were
like the feet of a
bear, and his mouth like the mouth of a lion. The dragon gave him...” this Beast that rises from the from the
sea; the dragon gave the Beast that rises from the sea “...his power, his throne, and great
authority.”
Now,
who is the dragon? The dragon is Satan
working through what? Through pagan
Rome, right? We’ve already noticed that. Satan working through pagan
Rome. Satan, the invisible agent, and pagan Rome, the Roman emperors, his
instruments, his visible instruments.
So
at some point, Satan, who used pagan Rome,
is now going to transfer the power to another Rome, which is the Beast that
rises from the sea. And what power does that represent? It rules for 42
months, speaks blasphemies against the Most High. It's the Papacy, right?
Sekarang mari bersama saya ke Wahyu 13:2. Sesungguhnya mari kita baca
ayat 1 untuk konteksnya karena ini mengingatkan kembali kepada Daniel 7,
Binatang yang sama yang kita lihat di Daniel 7. Wahyu 13:1-2, “1 Lalu aku berdiri di pantai laut, dan
aku melihat seekor Binatang
keluar dari dalam laut, mempunyai tujuh
kepala dan sepuluh tanduk; dan di atas
tanduk-tanduknya sepuluh mahkota; dan pada kepala-kepalanya
sebuah nama hujat. 2 Sekarang Binatang yang kulihat itu seperti
macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang, dan mulutnya seperti mulut
singa. Naga itu memberikan kepadanya…” yaitu Binatang yang keluar dari laut
ini; naga itu memberikan Binatang yang keluar dari laut “…kekuatannya, dan takhtanya dan autoritasnya yang besar…” Nah, siapakah naga itu? Naga itu ialah Setan yang
bekerja melalui apa? Melalui Roma pagan,
benar? Kita sudah menyimak ini. Setan bekerja melalui Roma pagan. Setan agen
yang tidak kasatmata; dan Roma pagan, kaisar-kaisar Roma, itu instrumennya,
instrumennya yang kasatmata.
Maka pada suatu ketika Setan, yang menggunakan Roma pagan, sekarang akan memindahkan
kuasanya ke Roma yang lain, yaitu Binatang yang keluar dari laut.
Dan apa yang dilambangkan oleh kekuasaan itu? Dia memerintah selama 42 bulan,
mengucapkan kata-kata hujat melawan yang Mahatinggi. Itu ialah Kepausan,
benar?
So
who is the visible manifestation of the dragon when it comes to Papal Rome? Papal Rome is the visible manifestation of the
dragon, who gave his throne, his power, and authority to the Papacy. So
could we say that the Papacy is also
represented by the dragon? The dragon gave him his seat, his power, and
authority. So the Papacy, by the way is Papacy Rome? Yes. What is the system
called? The what? The Roman Catholic Church. Did it get its power from pagan
Rome? Yes. It got its power from pagan Rome. But who was behind pagan Rome? Satan.
Who is behind Papal Rome? The same dragon. So there's an invisible dragon that
is working through pagan Rome and then works through Papal Rome who received
its authority and power from pagan Rome. Are you with me or not? Yes. Hmm.
So
it says here, “The dragon gave him ...” that is the dragon, the Roman Empire, Satan through
the Roman Empire gave the Papal Beast, Papal Rome, “...his power, his
throne, and great authority.”
Jadi siapakah
manifestasi yang kasatmata dari naga itu sehubungan dengan Roma Kepausan? Roma
Kepausan adalah manifestasi kasatmata dari naga itu, yang telah
memberikan takhtanya, kuasanya, dan autoritasnya kepada Kepausan. Jadi bisakah
kita mengatakan bahwa Kepausan juga diwakili oleh naga
itu? Naga itu telah memberikan takhtanya, kuasanya, dan
autoritasnya. Jadi Kepausan ~ nah, apakah Kepausan itu Roma? Ya. Sistem itu
disebut apa? Gereja Roma Katolik. Apakah dia mendapatkan kekuasaannya dari Roma
pagan? Ya. Dia mendapatkan kuasanya dari Roma pagan. Tetapi siapa yang ada di
belakang Roma pagan? Setan. Siapa yang ada di belakang Roma Kepausan? Naga yang
sama. Jadi ada naga yang tidak kasatmata yang bekerja melalui Roma pagan, lalu
bekerja melalui Roma Kepausan, yang telah menerima autoritasnya dan kuasanya
dari Roma pagan. Apakah kalian masih mengikuti saya atau tidak?
Jadi di sini dikatakan, “Naga itu memberikan
kepadanya…” yaitu naga,
Kekaisaran Roma, Setan melalui Kekaisaran Roma, memberikan kepada Binatang
Kepausan, Roma Kepausan, “…kekuatannya, dan takhtanya dan autoritasnya
yang besar.”
Ellen
White in Great Controversy page 54 wrote
this, “…In the
6th century the papacy had become firmly established, its seat of power was
fixed in the imperial City. And the Bishop of Rome was declared to be the head
over the entire church. Paganism had
given place to the papacy,...” Pagan Rome now gave its position to Papal Rome. And
then she quotes Revelation 13:2, “...the dragon had given to the Beast his
power and his seat and great authority....”
Ellen White di Great Controversy hal. 54 menulis ini, “…Di abad
keenam, kedudukan Kepausan sudah mapan, pusat kedudukannya sudah tidak tergoyahkan di kota
kekaisaran. Dan Uskup Roma dimaklumkan sebagai pemimpin semua gereja. Paganisme telah digantikan oleh Kepausan,…” Roma pagan sekarang
memberikan kedudukannya kepada Roma Kepausan. Lalu Ellen White mengutip Wahyu
13:2, “… ‘naga telah memberikan kepada Binatang itu kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya
yang besar’(Wah. 13:2).”
Now
after it describes pagan Rome, Satan working through pagan Rome, giving the seat
and power and authority to Papal Rome, the same dragon, Satan giving it to
Papal Rome who received it from pagan Rome, then you have this Beast that rises
from the sea doing certain things that the Little Horn did.
What
does the Little Horn represent, of Daniel 7? Is the Little Horn in Daniel 7 the
same as the Beast from the sea in Revelation 13? Yes. Same power, right? So who
used the Little Horn? Who's the invisible
power behind the Little Horn? Satan. Who is the invisible power behind
the Beast that rises from the sea? It's Satan. How do we know that the Little Horn and the Beast from the sea
represent the same power? Well, because they do the same things.
Revelation 13:5 says, “5 ... he was given a mouth speaking great things and
blasphemies...” Did the
Little Horn do that? Of course. “...and he was given authority to
continue for forty-two months.” Is that the period that the Little Horn did its work?
Yes. “7 It was granted to him to make war with the saints and to
overcome them...” Is
that what the Little Horn did?
See,
so the visible instrument of the dragon is the Papacy. Just like the visible instrument of Satan was
pagan Rome. So there's an invisible agent which is Satan who's working through
a visible agent. So the visible agent can
also be called the dragon, the
visible dragon. I hope you're understanding this because we're going to
come back to it a little bit later.
Nah, setelah menggambarkan
Roma pagan, Setan yang bekerja melalui Roma pagan, memberikan kedudukannya dan
kekuasaannya dan autoritasnya kepada Roma Kepausan, naga yang sama, Setan,
memberikannya kepada Roma Kepausan yang menerimanya dari Roma pagan, lalu ada
Binatang ini yang keluar dari laut yang melakukan hal-hal tertentu yang
dilakukan Tanduk Kecil.
Tanduk Kecil
dari Daniel 7 itu mewakili apa? Apakah Tanduk Kecil di Daniel 7 itu sama dengan
Binatang yang keluar dari laut di Wahyu 13? Ya. Kekuasaan yang sama, benar?
Jadi siapa yang memakai Tanduk Kecil? Siapakah kuasa yang tidak
kasat mata di belakang Tanduk Kecil? Setan. Siapakah kuasa yang
tidak kasat mata di belakang Binatang yang keluar dari laut? Setan. Dari mana
kita tahu bahwa Tanduk Kecil dan Binatang yang keluar dari laut
mewakili kekuasaan yang sama? Nah, karena mereka melakukan
hal-hal yang sama. Wahyu 13:5 mengatakan, “5 ... kepada
Binatang itu diberikan mulut, yang berbicara
kata-kata sombong dan kata-kata hujat…” apakah Tanduk Kecil berbuat demikian?
Tentu saja. “…dan kepadanya diberikan kuasa
untuk terus berlanjut selama empat puluh dua
bulan lamanya…” apakah itu
periode di mana Tanduk Kecil melakukan pekerjaannya? Ya. “…7 Dan ia diperkenankan untuk
berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka…” Itukah yang dilakukan Tanduk Kecil?
Lihat, jadi
alat yang kasatmata si naga adalah Kepausan. Sama seperti instrumen Setan yang
kasatmata ialah Roma pagan. Jadi ada agen yang tidak kasatmata yang adalah
Setan yang bekerja melalu agen yang kasatmata. Maka agen yang kasatmata
bisa disebut juga si naga, naga yang kasatmata.
Moga-moga kalian paham ini karena nanti sebentar kita akan kembali kemari.
Now,
here comes something very interesting. Revelation
12 is going to speak about the same period of persecution that the Beast launched for 42 months. Only in
Revelation 12 this power is not going to be described as “a Beast that rose
from the sea”, it's not going to be described as “the Little Horn”, but it's
going to be called “the dragon”. Let's
go to Revelation 12:13, and then we'll read verse 14. “13 Now when the dragon saw that he had been cast
to the earth, he persecuted the woman...” Who was the dragon that was cast to the earth? We’ve
already read that. Satan, right? At the cross. “...13 Now when the dragon saw that he had been cast
to the earth,...” what
did the dragon do? “...he persecuted the woman...” What
does the woman represent? Does the woman
represent the same thing as the
saints of the Most High in Daniel 7? Yes. So it says, “...he persecuted the woman who gave
birth to the male Child...” And now let's go to verse 14. “...14 But
the woman was given two wings of a great eagle, that she might
fly into the wilderness to her place, where she is nourished for a
time and times and half a time,...” is that the
same period of the Little Horn? Yes. “...from the presence of...” what? “...of the serpent.”
Sekarang, ini ada sesuatu yang sangat menarik. Wahyu 12
akan berbicara tentang periode persekusi yang sama yang dilancarkan Binatang
itu selama 42 bulan. Hanya di
Wahyu 12 kekuasaan ini tidak disebut sebagai “Binatang yang keluar dari
laut”, tidak akan disebut sebagai “Tanduk Kecil”, tetapi akan
disebut “naga itu”. Mari kita ke Wahyu 12:13 kemudian kita akan
membaca ayat 14. “13 Sekarang ketika naga itu sadar, bahwa ia telah
dilemparkan ke bumi, ia mempersekusi perempuan…” siapakah naga
yang dilemparkan ke bumi? Kita sudah menyimak ini. Setan, kan? Di salib. “…13 Sekarang ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan ke bumi,…” apa yang dilakukan si naga? “…ia mempersekusi perempuan…” perempuan ini
melambangkan siapa? Apakah perempuan itu melambangkan
hal yang sama dengan orang-orang kudus yang Mahatinggi di Daniel 7?
Ya. Jadi dikatakan, “…ia mempersekusi perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu…” Sekarang mari ke ayat 14, “…14 Tetapi perempuan itu diberi dua sayap burung rajawali yang besar, supaya ia boleh terbang ke padang gurun, ke tempatnya di mana ia dipelihara selama satu
masa, masa-masa dan setengah masa,…” apakah ini periode yang sama dengan Tanduk Kecil? Ya, “…jauh dari keberadaan…” apa? “…ular itu.”
So
who is persecuting the woman?
v in Revelation 12 for the same period as a Little Horn
and the sea Beast? The dragon. Only
in Revelation 12, it's talking about the Devil.
v Daniel 7 is talking about the instrument the Devil uses, the
Little Horn.
v And Revelation 13 is speaking about the instrument
that Satan uses, the sea Beast.
But
Revelation 12 says it's really the dragon, Satan. Are you following me or not?
Jadi siapa yang
mempersekusi perempuan itu?
v Di Wahyu 12 selama periode
yang sama dengan Tanduk Kecil dan Binatang yang keluar dari laut? Si Naga. Hanya di
Wahyu 12, itu bicara tentang Iblis.
v Daniel 7 bicara tentang alat
yang dipakai Iblis, si
Tanduk Kecil.
v Dan Wahyu 13 bicara tentang
alat yang dipakai Setan, Binatang
yang keluar dari laut.
Tetapi Wahyu 12 mengatakan
sesungguhnya itu adalah si naga, Setan, Apakah kalian mengikuti saya atau
tidak?
Now,
is the Devil also going to launch
another period of persecution? What did the Beast, the sea
Beast receive at the end of its career first stage? It received a deadly wound. And that was it? It
will no longer rise anymore? No, it's deadly wound is going to be what? Is
going to be healed, right? So, is this sea Beast going to launch a second period of persecution? Revelation 12:17.
Who's behind this second period of persecution? It says in Revelation 12:17, “17 And the dragon was enraged with the woman, and
he went to make war with the remnant of her Seed, who keep the Commandments of
God and have the testimony of Jesus Christ.” So, who's going to be enraged against God's people? It
says the dragon. The dragon working through whom? Satan working through whom?
Through the Papacy whose wound has been healed. So the final persecution, is Satan manifesting his hatred in his persecution against the woman through Papal Rome?
Yes.
Nah, apakah Iblis akan melancarkan periode persekusi yang lain? Apa yang
diterima Binatang yang keluar dari laut pada akhir
kariernya tahap pertama? Dia menerima luka yang mematikan.
Dan apakah itu membuat tamat riwayatnya? Apakah dia tidak akan bangkit kembali?
Tidak, lukanya yang mematikan akan apa? Akan disembuhkan, benar? Jadi apakah
Binatang yang dari laut ini akan melancarkan periode persekusi yang kedua?
Wahyu 12:17. Siapa yang ada di belakang periode persekusi yang
kedua ini? Dikatakan di Wahyu 12:17, “ 17 Dan marahlah naga itu kepada perempuan itu,
lalu pergi memerangi yang tersisa dari Benihnya, yang memelihara perintah-perintah Allah
dan memiliki kesaksian Yesus Kristus…” Jadi siapa yang
akan marah terhadap umat Allah? Dikatakan, si naga. Naga yang bekerja melalui
siapa? Setan bekerja melalui siapa? Melalui Kepausan yang lukanya telah sembuh.
Jadi di persekusi yang terakhir, apakah Setan
memanifestasikan kebenciannya dengan mempersekusi perempuan itu
melalui Roma Kepausan? Ya.
Are
you noticing that Satan always works in stealth, hidden? He works through the
Little Horn. The Little Horn is the visible dragon, by the way. He works
through the sea Beast, the visible dragon. And in the final persecution, oh by
the way, Revelation 12 says that the dragon is behind that persecution. And
then Revelation 13 says that when the deadly wound is healed, the dragon will
be enraged against the woman. But it's the
Papacy restored to power that is going to do the persecuting, the visible power.
Of course, with the help of the United States of America.
Apakah kalian
menyimak bahwa Setan selalu bekerja diam-diam, secara tersembunyi? Dia bekerja
melalui si Tanduk Kecil. Nah, Tanduk Kecil adalah naga yang kasatmata. Setan
bekerja melalui Binatang yang keluar dari laut, naga yang kasatmata. Dan di
persekusi yang terakhir, oh, Wahyu 12 mengatakan bahwa naga yang ada di
belakang persekusi itu. Kemudian Wahyu 13 mengatakan bahwa ketika luka yang
mematikan sembuh, naga itu akan marah terhadap perempuan itu. Tetapi Kepausan
yang telah dipulihkan kekuasaannya yang akan mempersekusi, kekuasaan yang
kasatmata. Tentu saja dengan bantuan Amerika Serikat.
So,
what are the two powers at the end of time, visible powers that Satan is going to work through, to
accomplish his purposes? He's going to work through two Beasts in Revelation 13:
1.
The first Beast is the Papacy restored to power. But who's
going to restore the power to the Papacy?
2.
The United States. I don't know whether you've noticed this, but
everything that that Beast from the earth
does, it does to please the first Beast. In other words, the function of the
United States is, Satan using the United States to heal the wound of the Papacy.
So then the United States becomes the visible power of Satan along with the
Papacy, another visible power, to persecute God's people.
It's
the dragon who's doing it, but he's doing it through the sea Beast whose wound has been healed, and through the
United States of America, visible powers.
Jadi, apakah
kedua kekuasaan pada akhir zaman, kekuasaan-kekuasaan kasatmata yang akan
dipakai Setan untuk menyelesaikan
tujuan-tujuannya? Dia akan bekerja melalui dua Binatang
di Wahyu 13:
1.
Binatang pertama adalah Kepausan yang dipulihkan
kekuasaannya. Tetapi siapa yang akan memulihkan kekuasaan Kepausan?
2.
Amerika Serikat. Entah apakah kalian melihatnya, tetapi segala sesuatu yang dilakukan Binatang yang keluar dari bumi,
dia lakukan untuk menyenangkan Binatang yang pertama. Dengan kata lain, fungsi
Amerika Serikat ialah, Setan menggunakan Amerika Serikat untuk menyembuhkan
luka Kepausan. Maka Amerika Serikat menjadi kekuasaan yang kasatmata dari Setan
bersama dengan Kepausan, kekuasaan kasatmata yang lain, untuk mempersekusi umat
Allah.
Nagalah yang
melakukannya, tetapi dia melakukannya melalui Binatang yang dari laut yang
lukanya telah disembuhkan, dan melalui Amerika Serikat, kekuasaan-kekuasaan
yang kasatmata.
By
the way, Ellen White had a very interesting statement that I want to read. This
is really good. Testimonies to Ministers, page
39. She actually says that kings,
rulers, and governors are the dragon. Because Satan always uses civil powers to
accomplish his purpose. They're his visible manifestation. She wrote in
Testimonies to Ministers page 39, “Kings and rulers and governors have placed the brand of
Antichrist upon themselves...” Let
me ask you, what is the function of kings and rulers and governors? Are those
religious powers or political powers? Political powers. It says, “...Kings and rulers and governors have placed the brand of
Antichrist upon themselves and are represented as the dragon who goes to
make war with the saints;...” Who is the dragon
that makes war against the saints? Kings, rulers, and governors. But by
instigation of whom? Of Satan.
Nah, Ellen White
punya pernyataan yang sangat menarik yang mau saya bacakan. Ini benar-benar
bagus. Testimonies to
Ministers hal. 39. Ellen White sungguh
berkata bahwa raja-raja, penguasa-penguasa dan kepala-kepala
pemerintahan adalah naga itu, karena Setan selalu menggunakan kekuasaan sipil
untuk menyelesaikan tujuannya. Mereka adalah manifestasinya yang
kasatmata. Ellen White menulis di Testimonies to Ministers hal. 39, “…Raja-raja, dan penguasa-penguasa, dan kepala-kepala
pemerintahan telah memasang cap Antikristus pada diri mereka sendiri,…” coba saya tanya, apa
fungsinya raja-raja, penguasa-penguasa dan kepala-kepala pemerintahan? Apakah
ini kekuasaan-kekuasaan relijius atau politik? Kekuasaan-kekuasaan politik.
Dikatakan, “…Raja-raja, dan
penguasa-penguasa, dan kepala-kepala pemerintahan telah memasang cap
Antikristus pada diri mereka sendiri, dan dilambangkan sebagai naga yang maju
berperang dengan orang-orang kudus,…” Siapakah
naga yang berperang melawan orang-orang kudus? Raja-raja,
penguasa-penguasa, dan kepala-kepala pemerintahan. Tetapi oleh
instigasi siapa? Setan.
Now,
let me just go through this so you see that the United States is simply going
to rubber stamp and is going to return power to the Papacy. I'm just going to
summarize this.
v The Beast that rises from the earth, exercises all the
authority of the first Beast. You can read this in Revelation 13:11-18.
v It commands everyone to worship the first Beast.
v It does everything in the presence of the first Beast.
v It makes an image of the first Beast.
v It imposes the mark of the first Beast.
So
what is the role of the United States of
America in prophecy? It's to restore
to the Papacy the power that the Papacy lost.
Nah, saya akan
membahas ini supaya kalian melihat bahwa Amerika Serikat semata-mata akan
mengesahkan dan akan mengembalikan kekuasaan kepada Kepausan. Saya akan
menyimpulkan ini.
v Binatang yang keluar dari
bumi menjalankan semua autoritas Binatang pertama. Kalian bisa membacanya di
Wahyu 13:11-18.
v Dia memerintahkan semua
orang untuk menyembah Binatang yang pertama.
v Dia melakukan segalanya di
hadapan Binatang yang pertama.
v Dia membuat sebuah patung
dari Binatang yang pertama.
v Dia memaksakan tanda dari
Binatang yang pertama.
Jadi apakah peranan
Amerika Serikat dalam nubuatan? Untuk memulihkan
kepada Kepausan kekuasaan yang telah hilang dari Kepausan.
So
there's going to be two visible powers that Satan is using at the end of time
to persecute God's people, and that is the United States, healing the wound of
the Papacy; and then both of these visible powers together doing the will of
the dragon behind the scenes.
What
I want you to understand, folks, is that these
visible powers are actually being influenced by Satan, and they don't realize
it. But the day will come when they will realize it, but it will be too
late. We'll come to that in a few moments.
Jadi akan ada
dua kekuasaan kasatmata yang dipakai Setan pada akhir zaman untuk mempersekusi
umat Allah, dan itu ialah Amerika Serikat, yang menyembuhkan luka Kepausan;
kemudian mereka berdua, kedua kekuasaan yang kasatmata ini, bersama-sama akan
melakukan kehendak si naga yang ada di belakang layar.
Yang saya mau
kalian pahami, Saudara-saudara, ialah kekuasaan-kekuasaan yang
kasatmata ini sesungguhnya dipengaruhi oleh Setan, dan mereka tidak
menyadarinya. Tetapi harinya akan datang ketika mereka akan
menyadarinya, tetapi waktu itu sudah terlambat. Kita akan membahas itu sebentar
lagi.
Now,
let's compare two passages. Go with me to Revelation
16:13 and 14. The powers that are against God's people at the end of
time are the dragon, the Beast, and the false prophet.
v The Beast is the Papacy,
v the false prophet, or the Beast that rises from the earth is the United States.
v The dragon is Satan. But now listen up. There's more to the story than
the dragon being Satan.
Let's
go to Revelation 16:13, and 14, where you have these three powers mentioned
again.
“ 13 And I saw three unclean spirits like
frogs coming out of
the mouth of the...” what? “...of the dragon...” Did we see the dragon already in Revelation 12? Yeah.
Pagan Rome, right? And “...out of the mouth of the...”
what? “...of the Beast...” did we already find the Beast in Revelation 13? Yes.
“...and out of the mouth of the false prophet...” Did we see that in Revelation 13? The Beast that rises
from the earth. Yeah. So all three are mentioned. They're mentioned as a
dragon, the Beast, and the false prophet.
Nah mari kita
bandingkan dua bacaan ini. Mari ke Wahyu 16:13-14
bersama saya. Kekuasaan-kekuasaan yang menyerang umat Allah pada akhir zaman
adalah naga, Binatang dan nabi palsu.
v Binatang adalah Kepausan.
v Nabi palsu atau Binatang yang keluar
dari bumi itu Amerika
Serikat.
v Naga itu Setan. Tetapi
dengarkan, masih ada cerita lagi selain naga itu Setan.
Mari ke Wahyu 16:13-14, di mana terdapat ketiga kekuasaan itu disebutkan
lagi. “13 Dan aku melihat tiga roh najis yang
menyerupai katak keluar dari mulut…” apa? “…naga,…” apakah kita
sudah bertemu dengan naga di Wahyu 12? Iya, Roma pagan, benar? Dan “…dari mulut…” apa? “…Binatang,…” apa kita sudah bertemu Binatang di Wahyu 13? Ya, “…dan dari mulut nabi palsu…” apa kita sudah bertemu ini di Wahyu
13? Binatang yang keluar dari bumi? Ya. Jadi semua ketiga-tiganya disebutkan.
Mereka disebutkan sebagai naga, Binatang, dan nabi palsu.
But
now, let's go to Revelation 19 where
the same three powers are mentioned, but there's one significant difference. Are
you following me so far? One significant difference in Revelation 19; it says, “19 And I saw the Beast,...” that's the Papacy,
“...the kings of the earth,...” is that mentioned in the passage that we just read in
chapter 16? No. What is mentioned instead of kings? The dragon. Revelation 16
doesn't mention the kings. “13 ... I saw ...coming out of the mouth of the dragon .... the Beast,
and .... the false prophet.” But here it says, it speaks of the Beast, the kings of
the earth, and then a little later it speaks of the false prophet. What takes the place of the dragon? The kings of the
earth. Are you with me or not? The kings of the earth.
Tetapi sekarang mari ke Wahyu 19 di mana
ketiga kekuasaan yang sama disebutkan, namun ada satu perbedaan yang
signifikan. Apakah kalian mengikuti saya sampai di sini? Satu perbedaan
signifikan di Wahyu 19; itu mengatakan, “19 Dan aku melihat Binatang itu…” ini Kepausan, “…dan raja-raja di bumi…” apakah ini disebutkan di kutipan yang baru kita baca
di pasal 16? Tidak. Apa yang disebutkan di tempat raja-raja? Naga. Wahyu 16
tidak menyebut raja-raja. “…13 Dan aku melihat ...
keluar dari mulut naga, dari mulut Binatang, dan dari mulut nabi
palsu…” Tetapi di sini dikatakan, di sini berbicara tentang
Binatang, raja-raja bumi, dan tak lama kemudian, nabi palsu. Apa yang mengambil
tempat si naga? Raja-raja bumi. Apakah kalian mengikuti
saya atau tidak? Raja-raja bumi.
So,
Ellen White is right when Ellen White wrote what we just read where she says ~ let
me see if I can find that quotation again ~ “Kings and rulers and
governors have placed the brand of Antichrist upon themselves and are
represented as the dragon...”
Jadi Ellen White
benar ketika dia menulis apa yang baru saja kita baca di mana dia berkata ~
coba saya lihat apakah saya bisa menemukan kutipan itu lagi. “…Raja-raja, dan penguasa-penguasa, dan kepala-kepala
pemerintahan telah memasang cap Antikristus pada diri mereka sendiri, dan dilambangkan
sebagai naga...” (Testimonies to Ministers hal. 38.2),
v So in Revelation 16 it speaks about dragon, Beast,
false prophet.
v Whereas in Revelation 19, it speaks about dragon,
Beast, and kings.
Because the dragon are the civil powers
that Satan uses to accomplish his purposes. They are the visible manifestation
of the work of the dragon. And we're going to see why this is important.
v Jadi di Wahyu 16 itu bicara
tentang naga, Binatang, nabi palsu.
v Sementara di Wahyu 19, itu
bicara tentang naga, Binatang dan raja-raja.
Karena naga adalah kekuasaan sipil yang dipakai Setan
untuk menyelesaikan tujuannya. Mereka adalah manifestasi yang kasatmata dari
pekerjaan si naga. Dan kita akan melihat mengapa ini penting.
Now,
has the dragon, the invisible dragon, Satan, deceive the kings of the earth to
make certain decisions that they don't know that they're being influenced by
Satan to make those decisions? Absolutely. They think that they're making the
right decisions and they don't realize that the power that is influencing them
from behind the scenes is an invisible foe, Satan.
Is
there coming a time when they're going to understand that their decisions were
influenced by a power that they didn't see? Yeah. Let's go to Revelation 20:2-3.
What's going to happen to Satan during the
thousand years? He's going to be bound. What does that mean “he's going
to be bound”? It's very simple. He's not
able to deceive because there's no one to deceive. Are all the kings
going to die when Jesus comes? When they die are they going to be aware that
Satan was the one deceiving them? Did they have the foggiest idea when they die
that Satan was the one who was leading them to make the decisions? No, they
didn't know. They thought they were making the decisions. Donald Trump thought
that he was making the decisions. Let's be equitable. Joseph Biden, too. They
think that they're doing the right thing, but they don't realize that many of
their decisions are actually guided from the invisible world, because they're
only looking at what they can see.
Nah, sudahkah si
naga, naga yang tidak kasatmata, Setan, menipu raja-raja bumi untuk membuat
keputusan-keputusan tertentu yang mereka tidak tahu bahwa mereka sedang
dipengaruhi oleh Setan untuk mereka buat? Tentu saja. Mereka mengira merekalah
yang membuat keputusan-keputusan yang benar, dan mereka tidak menyadari bahwa
kekuasaan yang sedang mempengaruhi mereka dari belakang layar adalah musuh yang
tidak kasatmata, Setan.
Apakah akan tiba
saatnya ketika mereka akan mengerti bahwa keputusan-keputusan mereka itu
dipengaruhi oleh suatu kekuasaan yang tidak mereka lihat? Ya. Mari ke Wahyu
20:2-3. Apa yang akan terjadi pada Setan selama masa 1000 tahun?
Dia akan terikat. Apa yang dimaksud dengan “dia akan terikat”?
Mudah. Dia tidak akan bisa menipu karena tidak ada orang untuk
ditipu. Apakah semua raja akan mati ketika Yesus datang? Ketika
mereka mati apakah mereka sadar bahwa Setan-lah yang telah menipu mereka?
Apakah pada waktu mereka mati, mereka tahu bahwa Setan-lah sosok yang telah
membuat mereka membuat keputusan-keputusan itu? Tidak, mereka tidak tahu.
Mereka mengira merekalah yang membuat keputusan-keputusan itu. Donald Trump
berpikir dialah yang membuat keputusan-keputusan itu. Mari kita bersikap adil.
Joseph Biden juga. Mereka menyangka mereka melakukan hal yang benar, tetapi
mereka tidak menyadari banyak dari keputusasn mereka itu dituntun dari dunia
yang tidak kasatmata, karena mereka hanya memandang pada apa yang bisa mereka
lihat.
So
it says in Revelation 20:2 and 3, “ 2 He
laid hold of the dragon, that serpent of old, who is the Devil and Satan, and bound
him for a thousand years; 3 and
he cast him into the bottomless pit, and shut him up, and set a seal on
him, so that he should deceive the nations no more, till the thousand
years were finished. But after these things he must be released for a little
while.” So the binding of Satan is, that all of
his followers are dead. No one to deceive.
So
what would the healing of his wound
be? That he gets his power base back. They
resurrect after the thousand years. They have their power back again.
Are you following me or not?
Jadi di Wahyu 20:2-3 dikatakan, “2 ia menangkap
naga itu, si ular dari zaman purba itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya
seribu tahun lamanya, 3 lalu melemparkannya ke lubang yang tidak ada dasarnya dan menguncinya, dan memasang meterai di atasnya, supaya ia tidak lagi menyesatkan bangsa-bangsa, hingga
masa seribu tahun itu digenapi. Tetapi setelah itu, ia harus dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya…”
Jadi mengikat Setan ialah, semua pengikutnya mati. Tidak ada orang yang
bisa ditipunya.
Kalau begitu penyembuhan dari lukanya itu apa?
Dia mendapatkan kekuasaannya kembali. Para pengikutnya dibangkitkan
setelah masa 1000 tahun itu. Setan mendapatkan kekuasaannya
kembali. Apakah kalian mengikuti saya atau tidak?
So
before the Millennium all the civil rulers
die. In other words, the dragon’s dragons if you please: the kings, the
rulers, visible, influenced by Satan; they die not knowing that he was the one who deceived them because he
worked by stealth, invisibly under the radar, through the civil powers. And
they were oblivious, willfully ignorant that their
decisions were being guided by a power that could not be seen.
Jadi sebelum Millenium semua penguasa sipil mati.
Dengan kata lain, mereka itu naga-naga dari si naga, katakanlah begitu, yaitu:
raja-raja, para penguasa, yang kasatmata, yang dipengaruhi oleh Setan; mereka
mati tanpa mengetahui bahwa Setan-lah yang
telah menipu mereka karena Setan bekerja diam-diam, secara tidak kasatmata di
bawah radar, melalui kekuasaan-kekuasaan sipil. Dan mereka sama sekali tidak
tahu apa-apa, sengaja menolak untuk tidak tahu bahwa keputusan-keputusan
mereka itu dituntun oleh suatu kekuasaan
yang tidak kasatmata.
And
what's going to happen after the Millennium?
All of those kings are going to resurrect, all the civil rulers. And what is
Satan going to do? By the way, at this point, is Satan visible to them? At this
point, for the first time in history, Satan
will be visible. Up to this point, Satan has worked from the invisible
world upon them. They don't have the foggiest idea that their decisions were
being made by someone who was influencing them from the unseen world. So, the
first time Satan will be visible; and he's going to rally all of them. By the
way, he does not identify himself as Satan
because they wouldn't pay attention to him. “Oh, you're the Devil, I'm not going to do what the Devil says.”
Dan apa yang
akan terjadi setelah Millenium? Semua raja itu akan
dibangkitkan, semua penguasa sipil. Dan apa yang akan dilakukan Setan? Nah,
pada saat itu apakah Setan kasamata bagi mereka? Pada saat itu untuk
pertama kalinya dalam sejarah, Setan akan terlihat. Sampai ke
saat itu Setan telah bekerja dari dunia yang tidak kasatmata pada mereka.
Mereka sama sekali tidak tahu bahwa keputusan-keputusan mereka dibuat oleh
sosok yang mempengaruhi mereka dari dunia yang tidak kasat mata. Jadi untuk
pertama kalinya Setan akan bisa dilihat; dan dia akan mengumpulkan mereka
semua. Nah, Setan tentunya tidak mengidentifikasi dirinya sebagai
Setan karena jika begitu mereka tidak akan mendengarkannya. “Oh, kamu Iblis, aku tidak akan melakukan apa yang dikatakan Iblis.”
Listen
to what Ellen White wrote. See, Ellen White, she had profound knowledge of end
time events.
You know, there's two kinds of people that criticize
Ellen White. Those that never read her and those who read her to criticize. Oh,
and if you’re in those categories, you're not going to be blessed.
Dengarkan apa
yang ditulis Ellen White. Lihat, Ellen White punya pengetahuan yang mendalam
tentang peristiwa-peristiwa akhir zaman.
Kalian tahu, ada dua jenis manusia yang mengritik Ellen White. Mereka
yang tidak pernah membaca tulisannya dan mereka yang membaca tulisannya untuk
mengritiknya. Oh, dan jika kita masuk dalam kedua kategori ini, kita tidak akan
diberkati.
Ellen
White wrote in Great
Controversy 663, “The wicked are Satan’s captives. In rejecting
Christ they have accepted the rule
of the rebel leader. They
are ready to receive his suggestions and to do his bidding...” this is after
the Millennium. “...Yet, true to
his early cunning,...” by the way,
his early cunning is in Eden, he's an expert at camouflage. Eve didn't have the
foggiest idea who he was. And the kings of the earth that made decisions don't
have the foggiest idea who he was. “…They are ready to receive his
suggestions and to do his bidding. Yet, true to his early cunning,
he does not acknowledge
himself to be Satan. He claims
to be the prince who is the rightful owner of the world and whose inheritance has been unlawfully wrested from him. He represents himself
to his deluded subjects as a
redeemer, assuring them that his power has brought them forth from their graves and that he is about
to rescue them from the most cruel tyranny.
The presence of Christ having been removed, Satan works wonders
to support his claims. He makes the weak strong and inspires all with his own spirit
and energy.
He proposes
to lead them against the camp of
the saints and to take possession of the
City of God. With fiendish exultation he points to the unnumbered millions who have been raised from the dead and declares
that as their leader he is well able to overthrow the City and
regain his throne and his kingdom...”
and all the rulers will buy in to his lie. Do they
realize that he's influencing them? Do they realize that he's the one who
influenced their decisions before the Millennium? Absolutely not. And so now he
organizes them.
Ellen White menulis di Great Controversy hal. 663, “…Orang-orang jahat adalah tawanan Setan.
Dengan menolak Kristus mereka telah menerima pemerintahan dari si pemimpin yang
memberontak. Mereka sudah siap menerima usul-usulnya dan melakukan perintahnya…”
ini setelah Millenium, “…namun demikian, sama seperti
kelicikannya yang mula-mula…” nah, kelicikan yang
mula-mula itu terjadi di Eden, dia adalah ahlinya menyamar. Hawa sama sekali
tidak tahu siapa dia. Dan raja-raja bumi yang membuat keputusan-keputusan juga
sama sekali tidak tahu siapa dia. “…Mereka sudah siap
menerima usul-usulnya dan melakukan perintahnya, namun demikian, sama seperti
kelicikannya yang mula-mula, dia tidak mengakui dirinya adalah Setan. Dia
mengklaim sebagai pangeran yang adalah pemilik yang berhak atas dunia, dan yang
hak warisnya telah direbut darinya secara tidak sah. Dia mempresentasikan
dirinya kepada rakyatnya yang tertipu sebagai juruselamat, meyakinkan mereka
bahwa kekuasaannyalah yang telah mengeluarkan mereka dari kubur mereka dan
bahwa dia akan segera menyelamatkan mereka dari tirani yang paling kejam.
Setelah kehadiran Kristus ditarik, Setan mengerjakan mujizat-mujizat untuk
mendukung klaim-klaimnya. Dia membuat yang lemah menjadi kuat dan menginspirasi
semua dengan roh dan energinya. Dia menawarkan untuk memimpin mereka melawan
perkemahan orang-orang kudus dan untuk mengambilalih Kota Allah. Dengan sorak
kemenangan yang jahat dia menunjuk kepada jutaan manusia yang tidak terhitung
yang telah dibangkitkan dari kematian dan mendeklarasikan
bahwa sebagai pemimpin mereka, dia sangat sanggup menaklukkan Kota itu dan
mengambil kembali takhtanya dan kerajaannya…” dan semua penguasa mempercayai kebohongannya. Apakah mereka sadar bahwa
Setan telah mempengaruhi mereka? Apakah mereka menyadari bahwa dialah yang
telah mempengaruhi keputusan-keputusan mereka sebelum Millenium? Sama sekali
tidak. Maka sekarang Setan mengorganisasikan mereka.
Ellen
White says that the number of his armies is greater than all the soldiers that
have fought in all the wars in all the history of planet earth.
Revelation
says “as the sand of the sea”.
Ellen White mengatakan bahwa jumlah tentaranya lebih besar daripada
semua tentara yang pernah bertempur dalam semua peperangan sepanjang sejarah
planet bumi.
Kitab Wahyu mengatakan “bagaikan
pasir di laut” (Wahyu 20:8).
And
by the way, the events after the Millennium
are going to take a lot longer than what we generally think. You know,
we think the wicked resurrect, they surround the City, “Let's go after them!”
No! They have to go to boot camp because Ellen White says that these millions
and millions when they prepare to attack the City, they march across the
surface of the earth with military precision. And believe me, they're not going
to attack the City with bows and arrows. She says the greatest warriors in history are going to be there, totally deluded
by Satan, because they were deluded by Satan before. But now he's
visible. Now there's no such thing as invisible history. Now it's visible
history. And so now they're prepared to attack the City. By the way, they never attack
the City. There's this myth, you know, that they get ready to attack
the City and then fire comes down from heaven, consumes them. That's not what happens. They never attack
the City. They attack Satan. Read
Ezekiel 28. They turn against him because for the first time in history, they
realize that he has been the one from the invisible world that has deceived
them.
Dan ketahuilah, peristiwa-peristiwa
setelah Millenium akan makan waktu jauh lebih lama daripada yang
kita kira. Kita mengira orang-orang jahat akan dibangkitkan, mereka mengepung
Kota itu, “Ayo, kita hajar mereka!” Tidak! Mereka harus
masuk sekolah militer dulu, karena Ellen White berkata bahwa berjuta-juta orang
ini, ketika mereka bersiap-siap untuk menyerang Kota itu, mereka berbaris
sepanjang permukaan bumi dengan presisi kemiliteran. Dan percayalah, mereka
tidak akan menyerang Kota itu dengan busur dan panah. Kata Ellen White, pejuang-pejuang
yang paling hebat dalam sejarah akan berada di sana, sama sekali tertipu oleh
Setan, karena sebelumnya mereka sudah tertipu oleh Setan. Tetapi
sekarang Setan ini kasatmata. Sekarang tidak ada lagi sejarah yang tidak
terlihat. Sekarang ini sejarah bisa dilihat. Maka sekarang mereka bersiap-siap
untuk menyerang Kota itu. Nah, mereka tidak pernah sampai
menyerang Kota itu. Ada mitos ini, kalian tahu, bahwa mereka
sudah siap menyerang Kota itu kemudian api turun dari langit menghanguskan
mereka. Bukan begitu kejadiannya. Mereka tidak
pernah menyerang Kota itu, mereka menyerang Setan.
Bacalah Yehezkiel 28. Mereka berbalik terhadap Setan karena untuk pertama
kalinya dalam sejarah mereka menyadari dialah biang keladinya dari dunia yang
tidak tampak yang telah menipu mereka.
And
do you know how God is going to reveal
that? He's going to show above the City in
panoramic view all the history of the world and the decisions that they made
influenced by Satan and they're going to say, “You aren't any prince. That belongs to them. They're
right and you're wrong.” And Ellen White says that they will turn on Satan.
And you can read it in Ezekiel chapter 28, the first 10 verses. It says that
they will unsheath their swords against him,
and then of course fire will come down from heaven and consume them. And
by the way, the climax is when every knee will bow and every tongue confess
that Jesus Christ is Lord to the glory of God the Father. She says, Satan will kneel and say, "You
were right. I was wrong.” And when that happens, the wicked are going to
turn on him because for the first time in history, they see that they were
instrumental in writing history beyond history.
Dan tahukah
kalian bagaimana Allah akan mengungkapkan itu? Dia
akan menunjukkan di atas Kota dalam pemandangan panoramik seluruh
sejarah dunia dan keputusan-keputusan yang telah mereka buat di bawah pengaruh
Setan dan mereka akan berkata, “Kamu bukan sang pangeran. Kota itu milik mereka. Mereka yang benar, dan
kamu yang salah.” Dan Ellen White berkata, mereka akan berbalik melawan
Setan. Dan kalian bisa membaca itu di Yehezkiel 28, 10 ayat yang pertama.
Dikatakan bahwa mereka akan mengeluarkan pedang mereka dari sarungnya untuk
melawan Setan, kemudian tentu saja api akan turun dari langit dan menghanguskan
mereka. Dan ketahuilah, klimaksnya ialah ketika setiap lutut akan terlipat dan
setiap lidah mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan untuk kemuliaan bagi
Allah Bapa. Ellen White berkata, Setan akan berlutut
dan berkata, “Engkau benar, aku salah.” Dan ketika itu terjadi,
orang-orang jahat akan berbalik pada Setan karena untuk pertama kalinya dalam
sejarah mereka melihat bahwa mereka telah diperalat dalam menulis sejarah di
balik sejarah.
Is
it valuable to have the writings of Ellen White? Ellen White was not a
historian. You know, people get all hung up. Oh, she quoted without giving
credit. Well, that was the custom at that time. Nobody gave credit for
anything. She's not quoting or paraphrasing these historians as a historian. Her
purpose is deeper than that. She uses what
was written and then she inserts how Satan through those events is trying to
accomplish his purpose. Historians didn't do that. She injects
something new into what historians say, which is the theme of the great
controversy between good and evil. If we don't see that, we've missed the point
of what the Bible is teaching.
Berhargakah
memiliki tulisan-tulisan Ellen White? Ellen White bukanlah seorang sejarahwan.
Kalian tahu, banyak orang bingung, oh, Ellen White mengutip tanpa menyebut
sumber yang dikutipnya. Nah, memang demikian kebiasaan di zamannya. Tidak ada
orang yang memberi kredit untuk apa pun. Ellen White tidak mengutip atau
mengganti tulisan para sejarahwan itu dengan kata-katanya sendiri, sebagai
seorang sejarahwan. Tujuannya lebih mendalam daripada itu. Ellen
White menggunakan apa yang sudah ditulis para sejarahwan, lalu dia memasukkan
keterangan bagaimana melalui peristiwa-peristiwa itu Setan berusaha mencapai
tujuannya. Para sejarahwan tidak melakukan itu. Ellen White
memasukkan sesuatu yang baru ke dalam apa yang dikatakan para sejarahwan, yaitu
tema dari pertentang besar antara yang baik dengan yang jahat. Jika kita tidak
melihat ini, kita telah kelewatan poin yang diajarkan Alkitab.
Now,
let me read where Ellen White speaks about the end of Satan's power. Great Controversy 671. “Satan rushes into
the midst of his subjects, and endeavors to inspire them with his own fury, and
arouse them to instant battle. But of all the countless millions whom he has
allured into rebellion, there are none now to acknowledge his supremacy. His
power is at an end.. The wicked are filled with the same
hatred of God that inspires Satan; but they see that their case is hopeless,
that they cannot prevail against Jehovah. Their rage is kindled against Satan
and those who have been his agents in deception, and with the fury of demons
they turn upon them.”
In that way, they're showing that God
was right and Satan was wrong before the whole universe.
Sekarang saya akan membacakan di
mana Ellen White bicara tentang akhir dari kekuasaan Setan. Great Controversy hal. 671. “Setan bergegas ke tengah-tengah pengikutnya, dan
berusaha menginspirasi mereka dengan amarahnya sendiri, membangkitkan mereka
untuk segera berperang. Tetapi dari antara berjuta-juta yang tak terhitung
jumlahnya yang telah ditipunya untuk memberontak, sekarang tidak ada lagi yang
mengakui kepemimpinannya. Kuasanya berakhir. Orang-orang fasik dipenuhi oleh
kebencian terhadap Tuhan, kebencian yang sama yang menggerakkan Setan, tetapi
mereka melihat bahwa kasus mereka itu sia-sia, mereka tidak bisa mengalahkan
Yehovah. Amarah mereka pun tersulut terhadap Setan dan terhadap mereka yang
telah menjadi agen-agen Setan dalam penipuan itu, dan dengan kemarahan yang
setaniah, mereka berbalik menyerang mereka.” Dengan cara ini, mereka menunjukkan
di hadapan seluruh alam semesta bahwa Allah benar dan Setan yang salah.
Now
let's take a contemporary issue to help us understand this stealth history that
is being written behind the scenes. Let's talk about climate change as an illustration of what we're studying. Unfortunately,
politicians and the populists and even the
preponderance of Christians get their news from the newspapers, from
the internet, from what they watch on social media and television. In other
words, they're getting their news from the history that can be seen. And
therefore they attribute the meltdown in nature
to factors such as too many air conditioners, gas stoves, too much gasoline
being used because that's what the media is telling them. None of them say that
the one that is causing these things is Satan behind the scenes. No, no, no. It
all has to do with men abusing nature.
Having cast aside the Bible, the secular world and even some Christians have a
superficial view of history. Ellen White perceptively wrote this. This is
profound. “…The
restraining Spirit of God is now being withdrawn from the world. Hurricanes,
storms, tempests, fire, and flood, disasters by sea and land, follow each other
in quick succession....” What are those things attributed to by people today
who get their news from television, from social media? Huh? Well, climate
change. Climate change. Everything is climate change. But now notice what “...Science seeks to explain all these…” What does science try to do? Explain all these
so-called natural disasters, right? “...The signs thickening around us,
telling of the near approach of the Son of God, are attributed to any other
than the true cause...” What is a true cause? It's not too much gas. It's not
gas stoves, air conditioners, etc. What is the true cause? The true cause, she
wrote,she wrote, “...Men cannot discern the sentinel angels restraining the four winds,
that they shall not blow until the servants of God are sealed. But when God
shall bid His angels loose the winds, there shall be such a scene of strife as
no pen can picture…”.
Sekarang mari
kita simak sebuah isu kontemporer untuk membantu kita mengerti sejarah yang
terjadi secara tersembunyi yang ditulis di belakang layar. Mari kita bicara
tentang perubahan iklim (dulu istilahnya global warming) sebagai ilustrasi dari apa yang sedang kita pelajari sekarang.
Sayangnya para politikus dan populis (yang mengaku
membela rakyat) dan bahkan orang-orang Kristen yang terkemuka,
mendapatkan berita mereka dari surat kabar, internet, dari apa yang mereka
tonton di sosial media dan televisi. Dengan kata lain, mereka mendapatkan
berita mereka dari sejarah yang kasatmata. Dan oleh karena itu mereka mengaitkan
kerusakan besar di alam kepada
faktor-faktor seperti terlalu banyak pendingin AC, kompor gas,
bensin yang dipakai, karena itulah yang disampaikan media kepada mereka. Tidak
ada dari mereka yang mengatakan bahwa biang keladi yang menimbulkan segala hal
itu adalah Setan di belakang layar. Tidak, tidak, tidak, semuanya karena manusia
merusak alam. Karena Alkitab telah disingkirkan, dunia sekuler
dan bahkan beberapa orang Kristen punya pandangan yang dangkal tentang sejarah.
Ellen White secara perseptif menulis ini, ini sangat dalam, “…Roh Allah yang selama ini mengendalikan, sekarang sedang
ditarik dari dunia. Angin
kencang, badai, topan, api, dan banjir, bencana di laut dan darat terjadi
berturut-turut secara cepat. …” Hari ini orang-orang yang mendapatkan berita mereka dari televisi dan
media sosial mengatakan semua hal itu dikarenakan apa? Nah, perubahan iklim.
Perubahan iklim. Segala dikatakan karena perubahan iklim. Tetapi sekarang simak
apa yang ditulis Ellen White, “…Sains berusaha
menjelaskan semua ini…” apa yang sains coba melakukan? Menjelaskan semua yang disebut bencana
alam ini, benar? “…Tanda-tanda yang menyatakan mendekatnya kedatangan Anak
Allah, yang semakin menebal mengepung kita, diatributkan kepada penyebab apa
saja selain penyebabnya yang benar…” apa
penyebabnya yang benar? Penyebabnya yang benar, ditulis Ellen White “…Manusia tidak bisa melihat para malaikat penjaga yang sedang
menahan keempat angin agar angin itu tidak bertiup sebelum hamba-hamba Allah
dimeteraikan. Tetapi ketika Allah menyuruh malaikat-malaikatNya melepaskan
angin-angin itu, akan ada adegan kekacauan yang sedemikian parahnya yang tidak dapat ditulis pena mana pun…” (Testimonies for the Church Vol. 6 hal. 408)
Now,
does the Bible mention these natural
disasters? Yes, it does. Let's go to Matthew 24:6-8 and see what the Devil's
agenda is. Do you know who's causing all these issues of climate
change? It's the Devil. God is allowing him to do it. But the Devil has an agenda. And what is the Devil's agenda? See, we have to look beyond
climate change to the reason why Satan is
causing climate change. Matthew chapter 24 says this, there will be “ 6 ... wars and rumors of wars. 7 ...nation will rise against nation, and kingdom against kingdom.
And there will be famines, pestilences, and
earthquakes...” And Mark adds
that there's going to be “tumults and
riots”. And then it says, “… 8 All these are the
beginning of sorrows.”
Have you read the very next verse? The very next verse, which is Matthew 24:9,
has Satan's agenda, which the world cannot see because they're getting the news
from television. It says there the very next verse, “9
‘Then...” by the way, the word “then”, that word “then”, always
in the New Testament ~ it's used 90 times in the Gospel of Matthew, every
single time, without exception, it describes
one event that comes as a result of another. No exceptions ~ it's used
150 times in the Bible, in the New Testament in other places, and it never
refers to anything other than an event that happens as a result of another
event. So, it mentions wars and rumors of wars, nation against nation, kingdom
against kingdom, pestilence, famine, earthquakes, riots. And then notice the
next verse. “...9
‘Then they will deliver you
up to tribulation and kill you,...” Why? Why are they going to do that? Because they see all these disasters
taking place and they're going to say
what? “These are the ones that are causing that, because they insist on keeping the Sabbath instead of
Sunday. The whole world keeps Sunday. How can a little minority be
right?” So it says, “...9
‘Then they will deliver you
up to tribulation and kill you, and you will be hated by all nations for My
name’s sake.” That's the
Devil's agenda with climate change.
Nah, apakah Alkitab menyebut bencana-bencana alam ini?
Ya, ada. Mari kita ke Matius 24:6-8 dan menyimak apa agenda Iblis.
Tahukah kalian siapa yang menyebabkan isu-isu perubahan iklim ini? Iblis! Allah
mengizinkan dia melakukan itu. Iblis punya agenda. Dan apa agenda Iblis? Lihat,
kita harus melihat melampaui perubahan iklim ke alasan mengapa Setan
menyebabkan perubahan iklim. Matius 24 mengatakan ini, akan ada “6 … perang atau rumor tentang perang.… 7 ... bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan
kerajaan. Dan akan ada kelaparan, wabah penyakit dan gempa bumi…” dan Markus menambahkan, “…gejolak dan kerusuhan (Markus
13:8) …” Kemudian dikatakan, “…8 Semuanya itu adalah permulaan penderitaan…” Sudahkah kalian baca ayat
berikutnya? Ayat berikutnya, yaitu Matius 24:9 memberikan agenda Setan, yang
tidak terlihat oleh dunia karena mereka mendapatkan berita mereka dari
televisi. Dikatakan di sana, di ayat berikutnya, “…9 Lalu…” nah, kata “lalu”, kata “lalu” ini di Perjanjian Baru ~ di injil Matius
kata ini dipakai 90 kali, dan tanpa kecuali setiap kalinya ini
menggambarkan suatu peristiwa yang terjadi sebagai akibat dari peristiwa lain
sebelumnya ~ ini dipakai 150 kali di Alkitab Perjanjian Baru di
kitab-kitab yang lain; dan ini tidak pernah mengacu kepada apa pun selain suatu
peristiwa yang terjadi sebagai akibat peristiwa lain sebelumnya. Jadi di sini
disebutkan adanya peperangan dan kabar-kabar tentang peperangan, bangsa melawan
bangsa, kerajaan melawan kerajaan, wabah penyakit, kelaparan, bencana alam,
gejolak kerusuhan. Sekarang simak ayat berikutnya, “…9Lalu mereka akan menyerahkan kamu supaya disiksa, dan membunuhmu,…” mengapa? Mengapa mereka akan berbuat
itu? Karena mereka melihat semua bencana ini
terjadi dan mereka akan mengatakan apa? “Mereka
inilah yang menyebabkan semua ini, karena mereka bersikeras memelihara
hari Sabat bukan hari Minggu. Seluruh dunia memelihara hari
Minggu, mana mungkin minoritas kecil yang benar?” Maka
dikatakan, “…9Lalu mereka akan menyerahkan kamu supaya disiksa, dan membunuhmu,
dan kamu
akan dibenci semua bangsa karena namaKu…” Inilah agenda
Iblis memakai perubahan iklim.
It's going to get a lot worse. But they're giving the wrong reason. Science, Ellen
White says, tries to explain these things, but they totally miss the point. Let
me ask you this, before I read you a rather long statement by Ellen White,
extremely important.
Kondisi akan
menjadi jauh lebih buruk. Tetapi mereka
akan memberikan alasan yang salah. Sains, kata Ellen White, berusaha
menjelaskan hal-hal ini, tetapi mereka sama sekali gagal melihat poinnya. Coba
saya tanya ini, sebelum saya bacakan suatu pernyataan yang cukup panjang dari
Ellen White, sangat penting.
What
was the greatest climate change in the history of the world? The flood. And it
was because they were using too many air conditioners, because they were
driving too many non-electric automobiles. Why? Because “the wickedness of man was great in the earth and
every intent of the hearts of man was only evil continually”. That's the reason
the Bible gives. That's what led to that climate change.
Apakah perubahan
iklim terbesar dalam sejarah dunia? Air bah. Dan itu dikarenakan mereka memakai
terlalu banyak pendingin AC? Karena mereka mengendarai terlalu banyak mobil non-listrik?
Mengapa? Karena “5 ... kejahatan
manusia itu hebat di bumi dan bahwa setiap imajinasi pikiran hatinya hanyalah jahat terus-menerus.”(Kejadian 6:5). Inilah
alasan yang diberikan Alkitab. Inilah yang menyebabkan perubahan iklim.
What
was the second greatest climate change? The three and a half years where it
didn't rain in the days of Elijah. They were using too many gas stoves. I'm
being facitious for a point. Why? Because of
the wickedness of the people. Who did they blame? Did they seek him to
try and kill him? Yes. What did they blame him for? The calamities.
You
see Matthew 24 there? It mentions all of these calamities. And then it says, "Then
they're going to hate you and they're going to want to kill you."
Apakah perubahan
iklim terbesar kedua? Tiga setengah tahun di mana tidak turun hujan di zaman
Elia. Mereka memakai terlalu banyak kompor gas? Saya mengejek untuk membuat
poin. Mengapa? Karena kejahatan manusia. Siapa yang
mereka salahkan? Apakah mereka mengejar Elia untuk mencoba membunuhnya? Ya. Mereka menyalahkan dia untuk apa? Untuk
bencana-bencana itu.
Lihat Matius 24
di sana? Di sana disebutkan semua bencana itu, kemudian dikatakan, “…9 Lalu mereka akan menyerahkan kamu supaya disiksa, dan membunuhmu...”
Now,
let me read you the inspired commentary of Ellen White about this, Great Controversy 589 and 590. “… While appearing to the children of men as a
great physician who can heal all their maladies, he [Satan] will bring disease
and disaster until
populous cities are reduced to ruin and desolation….” That
hasn't happened yet. What is a populous City? Chicago. Yes. New York. Paris.
Los Angeles. Yes, those are populous cities. She says, Satan will cause disease, by the pandemic, by
the way, disaster, until populous cities are reduced to ruin, desolation, “…Even now he is at work. In
accidents and in calamities by sea and by land, in great conflagrations…” That's fires that no one can put out, “… in fierce tornadoes, and
terrific hail storms and tempests, flood, cyclones, tidal waves, and
earthquakes...” See, she's expanding upon what Matthew says. She's
adding additional disasters there. She says, “...in every place and
in a thousand forms. Satan is exercising his power. He sweeps away the ripening
harvest, and famine, and distress follow. He imparts to the air a deadly taint,
and thousands perish by pestilence. These visitions are to become more and more
frequent and disastrous...” We haven't seen anything yet. Things have to really get bad in order for
the blame to be cast upon God's people. That's the last resort. She continues
writing. Notice what the next sentence is. “...And
then the great deceiver will persuade men that those who serve God are causing
these evils. The class that have provoked the displeasure of Heaven will charge
all their troubles upon those whose obedience to God’s commandment is a
perpetual reproof to transgressors. It will be declared that men are offending
God by the violation of the Sunday
sabbath; that this sin has brought calamities which will not cease
until Sunday observance shall be strictly enforced; and that those who
present the claims of the fourth commandment,
thus destroying reverence for Sunday, are troublers
of the people, preventing
their restoration to divine favor and temporal
prosperity...”
Sekarang coba
saya bacakan komentar yang terinspirasi dari Ellen White tentang ini, Great Controversy hal. 589-590, “…Sementara menampakkan dirinya
kepada anak-anak manusia sebagai dokter terhebat yang bisa menyembuhkan semua
penyakit mereka, dia [Setan] mendatangkan penyakit dan
malapetaka hingga kota-kota yang padat penduduk dirusak menjadi puing-puing dan
tidak berpenghuni…” Ini masih belum terjadi. Kota-kota yang padat itu mana? Chicago, ya. New
York, Paris, Los Angelos, ya ini kota-kota yang padat. Ellen White berkata,
Setan akan menyebabkan wabah penyakit, melalui pandemik, bencana-bencana,
hingga kota-kota yang padat merosot menjadi puing-puing dan terlantar.
“… Bahkan sekarang pun dia sedang
bekerja. Dalam kecelakaan-kecelakaan dan musibah-musibah di laut dan di darat,
dalam api yang berkobar-kobar…” ini kebakaran yang tidak bisa dipadamkan, “…dalam tornado [angin puting
beliung] yang dahsyat, dan hujan es batu yang hebat, dan badai, banjir, topan,
gelombang-gelombang raksasa, dan gempa-gempa bumi…” lihat, Ellen White memperluas apa yang dikatakan
Matius. Dia menambahkan bencana-bencana lainnya di sini. Dia berkata,
“…di mana-mana dan
dalam ribuan bentuk. Setan sedang mempraktekkan kekuasaannya. Dia menyapu habis
panen yang matang, maka kelaparan dan tekanan batin pun mengikuti. Dia
melepaskan ke udara polusi yang mematikan, dan ribuan mati karena wabah
penyakit. Serangan-serangan ini akan menjadi semakin banyak dan semakin sering
dan mematikan…” Kita belum melihat apa-apa sekarang. Kondisi harus menjadi amat sangat
buruk untuk bisa melemparkan kesalahan kepada umat Allah. Itu adalah upaya yang
terakhir. Ellen White melanjutkan menulis. Simak apa kalimat berikutnya. “…Lalu penipu ulung itu akan
menghasut manusia bahwa mereka yang melayani Tuhan-lah yang menyebabkan segala kejahatan
ini. Golongan yang telah memprovokasi kegeraman Surga akan menimpakan semua
masalah mereka kepada orang-orang yang ketaatannya kepada perintah-perintah
Tuhan merupakan teguran yang tak henti-hentinya kepada para pelanggar... Akan dinyatakan bahwa manusia telah membuat Allah marah
dengan pelanggaran sabat hari Minggu, bahwa dosa ini telah mendatangkan
bencana-bencana yang tidak akan berhenti hingga pemeliharaan hari Minggu
diberlakukan dengan ketat dan bahwa mereka yang menyampaikan klaim Perintah
Keempat, yang dengan itu telah merusak penghormatan kepada hari Minggu, adalah
para pembuat masalah bangsa, yang menghalangi pemulihan kebaikan Ilahi dan
kemakmuran duniawi...”
You
know, Adventists have been accused of being legalists because we say you're
supposed to keep the Sabbath. There's no worse legalism than saying, “You
keep Sunday or we'll kill you.” That's legalism. So people are going to
keep Sunday because they're afraid.
Kalian tahu,
orang Advent telah dituduh sebagai legalis karena kita berkata orang harus
memelihara Sabat. Tapi tidak ada legalisme yang lebih parah daripada yang
berkata, “Kamu harus memelihara hari Minggu atau kami bunuh
kamu!” Itu yang namanya legalisme. Jadi orang-orang akan memelihara hari
Minggu karena mereka takut.
Now,
what should we be doing in the light of what we've studied? In the 7th-Day
Adventist Church today, 90% of the people don't do any of the work. 10% of the
people are the ones that do the work. And churches say, "Well, that's
what we pay the pastor for." No, the pastor is paid to train the
church members to give Bible studies. Praise the Lord that you mentioned all
those interests that come as a result of Messiah's Mansion. There's people that
need to follow that up. You know, it's an amazing thing that Jesus said very
clearly that the fields are white, ready for the harvest. “The harvest is plentiful, but the workers are few.” And that's true. We need to get up and we need to
work. We need to spread these things, this message, present truth message.
Sekarang, apa
yang harus kita lakukan sehubungan dengan apa yang telah kita pelajari? Di
gereja MAHK hari ini 90% jemaatnya tidak berbuat apa-apa. 10% dari merekalah
yang melakukan pekerjaan. Dan gereja-gereja berkata, “Nah, untuk itulah kita membayar pendetanya.” Tidak, pendetanya
dibayar untuk melatih anggota gereja untuk memberikan pelajaran Alkitab. Puji
Tuhan kalian menyebutkan semua perhatian yang muncul sebagai akibat adanya Messiah’s
Mansion (salah satu ministri MAHK yang keliling dari kota ke kota dengan
replika Bait Suci untuk mengedukasi). Ada orang-orang yang perlu melanjutkan
edukasi itu. Mengagumkan Yesus berkata dengan sangat jelas bahwa ladangnya
sudah memutih, siap untuk dituai. “37 Tuaian
memang banyak, tetapi pekerjanya sedikit” (Matius 9:37). Dan itu benar. Kita perlu
bangkit dan kita harus bekerja. Kita harus menyebarkan hal-hal ini, pekabaran
ini, pekabaran masa kini ini.
We're
not evangelical Adventists. We do believe that we're saved by grace through
faith. We do believe that our standing
before God is justification, but we believe
that if you're truly justified, sanctification will flow. And that's
the part that's missing in the preaching today, is that Jesus did it all for
you, You know, if you receive Him as your Savior, He'll take His righteousness
and He'll put it to your account and He'll look upon you as if you've never
sinned. Hallelujah. That's right. Hallelujah. But there's more to the story
than that. You know, in the Bible, we are told that we are saved by grace through faith, but we will be
judged by works because
works show if our faith is genuine.
In
Hebrews 11, the faith chapter, everybody's doing something. Faith is an action word.
You
say, "Really?"
Yeah.
It's not what you believe up here (in the head). It's what you believe up here
(in the head) that leads you to act here (where we are). Abel offered. Noah
built. Abraham left. Israel marched around Jericho. An action word. Our faith is demonstrated by our works. That's
the reason why James is, you see Abraham was justified not only by faith but he
was justified by works. And some people really get mad. Martin Luther didn't
like that. And I can understand because he was dealing with the problem of legalism.
But today we're dealing with the opposite.
Kita bukan
Advent Evangelis. Kita memang meyakini bahwa kita diselamatkan oleh kasih
karunia melalui iman. Kita memang meyakini posisi kita di hadapan Allah itu
dibenarkan, tetapi kita meyakini jika orang sungguh-sungguh sudah
dibenarkan, maka itu akan diikuti oleh pengudusan. Dan itulah
bagian yang hilang di khotbah hari ini, Yesus yang telah melakukan segalanya
untuk kita, dan jika kita menerimaNya sebagai Juruselamat, Dia akan mengambil
kebenaranNya dan Dia akan memperhitungkannya sebagai milik kita dan Dia akan
memandang kita seolah-olah kita tidak pernah berbuat dosa. Haleluyah. Itu
benar. Haleluyah. Tetapi kisahnya lebih daripada itu. Di Alkitab, kita
diberitahu bahwa kita “diselamatkan oleh kasih karunia melalui
iman” (Efesus
2:8) tetapi kita akan “dihakimi menurut perbuatan” (2 Korintus
5:10), karena perbuatan yang membuktikan apakah iman kita itu
tulen.
Di Ibrani 11,
pasal yang bicara tentang iman, semuanya melakukan sesuatu. Iman
adalah sebuah kata melakukan pekerjaan.
Kalian berkata, “Masa?”
Ya, iman bukan
apa yang diyakini di atas sini (di kepala), itu adalah apa yang diyakini di
atas sini (di kepala) yang membuat kita untuk bertindak di sini (di mana kita
berada). Habel mempersembahkan. Nuh membangun. Abraham berangkat. Israel
berbaris mengelilingi Yeriko. Sebuah kata melakukan pekerjaan. Iman
kita ditunjukkan melalui perbuatan kita. Itulah alasannya
mengapa Yakobus menulis ~ kalian lihat, Abraham dibenarkan bukan hanya oleh
imannya tetapi dia dibenarkan karena perbuatannya. Dan ada orang yang
benar-benar marah. Martin Luther tidak menyukai itu. Dan saya bisa mengerti
karena waktu itu dia sedang bergumul dengan masalah legalisme. Tetapi hari ini
kita bergumul dengan yang sebaliknya.
You
know, one of my favorite statements by Ellen White, she says “the righteousness by which we are justified is
imputed.” Imputed means credited to our account. Okay?
We truly repent, we confess our sin, we have faith in Jesus, we say, "Jesus,
I believe that You took my place on Calvary. Please cover me with the robe of Your
righteousness." If the repentance is genuine and the confession is
genuine, Jesus takes His robe of
righteousness, He covers us with it and He considers us as if we had
never sinned. That's justification.
The righteousness by which we are justified is imputed or credited to our
account. But then she goes on to say, "The
righteousness by which we are sanctified is imparted. The first is our title to
heaven…” or our right to heaven. “…The other is our fitness for heaven.” Sanctification is
our fitness for heaven. Nobody's going to go to heaven without the
title and the fitness because the fitness shows that the person truly embraced
what the title means.
Kalian tahu,
salah satu pernyataan Ellen White yang menjadi favorit saya ialah dia
mengatakan, “Kebenaran dengan mana kita
dibenarkan itu diperhitungkan;…” diperhitungkan artinya dikreditkan kepada kita, oke? Kita
sungguh-sungguh bertobat, kita mengakui dosa kita, kita beriman dalam Yesus,
kita berkata, “Yesus, aku percaya
Engkau telah menggantikan tempatku di Kalvari. Mohon selimutilah aku dengan
jubah kebenaranMu.” Jika pertobatan itu sungguh-sungguh dan pengakuan dosa itu
sungguh-sungguh, Yesus mengambil jubah kebenaranNya dan Dia
menyelimuti kita dengan itu dan Dia menganggap seolah-olah kita
tidak pernah berbuat dosa. Itu pembenaran.
Kebenaran dengan mana kita dibenarkan itu diperhitungkan atau dikreditkan
kepada kita. Tetapi kemudian Ellen White lanjut berkata,
“…kebenaran dengan mana kita dikuduskan,
itu dibagikan. Yang pertama adalah hak (legalitas)
kita ke Surga, …” atau keabsahan kita ke Surga, “…dan
yang kedua ialah kelayakan kita untuk Surga…” (Message to Young People p. 35) …” Pengudusan adalah kelayakan
kita untuk berada di Surga. Tidak ada orang yang bisa ke Surga tanpa punya
hak dan kelayakan, karena kelayakan itu yang membuktikan bahwa orang tersebut
betul-betul memenuhi apa yang dimaksud oleh haknya.
Let
me give you this illustration. Do you suppose someone who knows how to drive doesn't
have a driver's license? Are there people who know how to drive that don't have
a driver's license? They have the fitness to drive, but they don't have the
right to drive, right? Do you suppose that if somebody knew someone at the
motor vehicles, that they could get a driver's license even though they don't
know how to drive? Yeah, I'm sure there's corruption. Let me ask you, what's
more important? The driver's license that gives you the right to drive or the
fitness to drive? Wrong. Because if a cop stops you, [Laughter] he's going to
get you whether you don't have the title or the fitness, right? We have to have both. Jesus is not going
to take to heaven people who presume on His righteousness and they say, "Oh,
you know, Jesus did it all. It doesn't really matter what I eat and what I
drink. It doesn't really matter what shows I watch on television. It doesn't
really matter what kind of music I listen to. You know, I've been saved by
grace. Christ gave me His righteousness. My lifestyle doesn't matter.” Lifestyle does matter when we love Jesus.
Jesus did not say, “By their faith ye shall know them.” “By their fruit you shall know them.”
Coba saya
berikan ilustrasi ini. Menurut kalian adakah orang yang tahu bagaimana
mengemudiakn mobil tapi tidak punya SIM? Adakah orang yang tahu caranya
mengemudi tapi tidak punya SIM? Mereka punya kelayakan mengemudi, tetapi mereka
tidak punya keabsahan untuk mengemudi, benar? Menurut kalian jika ada yang
mengenal orang dalam di bagian kendaraan,
apa mereka bisa mendapatkan SIM walaupun mereka tidak tahu bagaimana
mengemudi? Iya, pasti ada korupsi. Coba saya tanya, yang mana yang lebih
penting: SIM yang memberi izin untuk mengemudi atau kelayakan untuk mengemudi?
(Dijawab pendengar: Kelayakan mengemudi). Salah! Karena jika dihentikan polisi,
dia akan menangkap kalian apakah kalian tidak punya SIMnya atau tidak bisa
mengemudi, benar? Kita harus memiliki keduanya.
Yesus tidak akan membawa orang ke Surga yang mengentengkan kebenaranNya dengan
berkata, “Oh, Yesus sudah melakukannya semua. Tidak jadi soal
apa yang aku makan, apa yang aku minum. Sungguh tidak jadi soal apa yang aku
tonton di televisi. Tidak jadi soal musik macam apa yang aku dengarkan. Aku
sudah diselamatkan oleh kasih karunia. Kristus telah memberiku kebenaranNya.
Pola hidupku tidak jadi soal.” Pola
hidup jadi soal bila kita mengasihi Yesus. Yesus tidak berkata, “kalian
akan mengenal mereka dari imannya”, tapi “16 Kamu akan
mengenal mereka dari buahnya...” (Matius
7:16)
Now
let me read you this last statement and we'll bring this to an end about what
we should be doing. This is in Testimonies Vol. 5 page 452. “God has revealed what is to take place in the last days,...” now comes the reason, “...that His people
may be prepared to stand
against the tempest of opposition
and wrath. Those who have been warned of the events before them, are
not to sit in calm expectation of the coming
storm, comforting themselves that the Lord will shelter
His faithful ones in the day of
trouble...” So don't just
say, "Oh, the Lord will take care of it. I'll just sit around." “...We are to
be as
men waiting for their Lord, not in
idle expectancy,
but in earnest
work, with unwavering faith.
It is no time now to
allow our minds to be engrossed with things of minor importance. While men are sleeping,
Satan is actively arranging
matters so that the Lord’s people
may not have mercy or justice.
The Sunday movement is now making its way in darkness.
The leaders are concealing the true issue, and many who unite in the movement do not themselves see whither
the undercurrent is tending.
Its professions are mild and apparently Christian...” that is of a
Sunday law, “...but when it shall speak it will reveal the spirit
of the dragon. It is our duty to do all in our
power to avert the threatened
danger. We should endeavor to disarm
prejudice by placing
ourselves in a
proper light before the people.
We should bring before them the real question at issue, thus
interposing the most effectual
protest against
measures to restrict liberty of conscience. We should search the Scriptures and be able to give the reason for our faith. Says the prophet: ‘The wicked shall do wickedly: and none of
the wicked shall understand; but the wise shall
understand.’...”
Sekarang saya akan membacakan pernyataan terakhir ini dan kita akan
menyudahi pelajaran tentang apa yang harus kita lakukan. Ini ada di Testimonies Vol. 5 hal. 452, “…Allah telah menyatakan apa yang akan
terjadi di hari-hari akhir…” sekarang ini alasannya, “…supaya umatNya boleh bersiap-siap untuk
menghadapi badai serangan dan angkara murka. Mereka yang sudah diperingatkan
tentang peristiwa-peristiwa yang ada di hadapan mereka, tidak boleh duduk diam
menantikan datangnya badai, sambil menghibur diri mereka bahwa Tuhan akan
melindungi umatNya yang setia di hari kesukaran…” jadi jangan hanya berkata,
“Tuhan yang akan membereskan itu, aku
duduk-duduk saja.”
“…Kita harus seperti orang-orang yang menantikan kedatangan Tuhan
mereka, bukan menunggu sambil berpangkutangan, melainkan sambil sungguh-sungguh
bekerja dengan iman yang teguh. Sekarang ini bukan waktunya membiarkan pikiran
kita tenggelam dalam hal-hal yang tidak penting. Selagi manusia tidur, Setan
sedang aktif mengatur segalanya supaya umat Allah tidak akan mendapatkan rahmat
atau keadilan. Gerakan hari Minggu sekarang sedang terus melaju dalam
kegelapan. Para pemimpin menyembunyikan isu yang sebenarnya, dan banyak yang
bergabung dalam gerakan itu, tidak melihat ke mana arah yang dituju arus yang
tersembunyi itu. Pengakuan-pengakuannya halus dan tampak kristiani…” yaitu tentang peraturan
hari Minggu. “…tetapi ketika itu berbicara, itu
akan mengungkapkan roh si naga. Adalah kewajiban kita untuk melakukan segala
kemampuan kita untuk menghindari bahaya yang mengancam. Kita harus berusaha
menghilangkan prasangka dengan menempatkan diri kita di posisi yang tepat di
hadapan orang-orang. Kita harus menyampaikan kepada mereka masalah yang
sebenarnya ada, dengan demikian mengajukan protes yang paling efektif terhadap langkah-langkah
untuk membatasi kebebasan hati nurani. Kita harus mempelajari Kitab Suci dan
sanggup memberikan alasan iman kita. Kata nabi itu, ‘orang-orang jahat akan berbuat
jahat; dan tidak seorang pun dari orang jahat itu akan memahaminya, tetapi orang-orang
bijaksana akan memahami.’ (Daniel 12:10).”
We
have to look for opportunities to plant seeds in the minds of people, because someday
if we don't, they'll say, “Why didn't you tell me? Why didn't you tell me
about what was coming so that I could get ready?” But then it's going to be
too late.
Kita harus
mencari kesempatan untuk menabur benih di pikiran orang, karena jika tidak,
suatu hari mereka akan berkata, “Mengapa kamu
tidak memberitahu aku? Mengapa kamu tidak memberitahu aku mengenai apa yang
akan terjadi supaya aku bisa bersedia?” Tetapi waktu itu sudah terlambat.
We
are to love our neighbor as ourselves. And our neighbor is not necessarily the
person who lives next door. It's everyone who is a candidate for the kingdom.
We need to get up from the pew and through the power of God, we need to say, “Lord,
give me the words to speak.” We must study. We must know what we believe and we must look for opportunity to share
it. Doesn't mean that we're going to talk to someone about the mark of
the Beast first. We gain their confidence. We plant seeds and then the seeds
germinate, grow, and bear fruit.
Kita harus
mengasihi sesama seperti diri sendiri. Dan sesama itu bukan hanya tetangga
sebelah rumah, itu semua orang yang adalah calon Kerajaan Surga. Kita harus
bangkit dari bangku gereja dan melalui kuasa Allah kita harus berkata, “Tuhan, berikanlah kepadaku kata-kata untuk kuucapkan.” Kita harus
belajar. Kita harus tahu apa yang kita yakini dan kita harus
mencari kesempatan untuk membagikan itu. Tidak berarti kita
harus langsung bicara tentang Tanda Binatang kepada seseorang. Menangkan dulu
kepercayaan mereka. Kita tanamkan benih, lalu benih itu bertunas, bertumbuh,
dan menghasilkan buah.
So, what we studied tonight is foundational for
what we're going to study in the following nights. Did you understand the
principle of what we studied tonight? Somebody wants to tell me what it was?
You
know, sometimes I ask my kids, I say, "What did the preacher preach
about today?"
"Oh,
it was a good sermon."
"What
did he preach about today?"
"Oh,
it was a very, very good sermon.” Hahahaha.
But
if you don't get the point of what I'm trying to get across. Somebody wants to
synthesize what the central point is? Invisible Satan. Pardon? The invisible
Satan, visible power. powers. All right. Good. Amen. Amen. So, we're supposed
to read the events of history with
enlightened eyes. And what enlightens our eyes? Ah, the Bible and the Spirit
of Prophecy. Very, very good. Okay. Yes, I heard everybody giving the same
answer. We're all on the same page. Praise the Lord. Amen. Well, let's have a
word of prayer. See, we ended at a good hour,
4 to 8. Can go and have supper and watch the visible news and try to
discern what's behind it. OK let’s pray.
Jadi apa yang
kita pelajari malam ini merupakan dasar untuk apa yang akan kita pelajari di
malam-malam berikut. Apakah kalian paham prinsip dari apa yang telah kita
pelajari malam ini? Ada yang mau memberitahu saya apa itu?
Kalian tahu,
terkadang saya bertanya kepada anak-anak saya, saya katakan, “Hari ini apa yang dikhotbahkan si pengkhotbah?”
“Oh, itu khotbah
yang bagus.”
“Ya, apa yang
dikhotbahkan hari ini?”
“Oh, itu khotbah
yang amat sangat bagus.” Hahahaha.
Tetapi jika
kalian tidak menangkap poin yang mau saya sampaikan, percuma. Ada yang mau
menyimpulkan apa poin intinya? Setan yang tidak kasatmata? Kekuasaan yang
kasatmata? Baiklah. Amin. Amin. Jadi kita harus membaca
peristiwa-peristiwa sejarah dengan mata yang tercerahkan. Dan
apa yang mencerahkan mata? Ah, Alkitab dan Roh Nubuat, bagus sekali. Oke, ya,
saya mendengar semua memberikan jawaban yang sama. Kita semua punya pengertian
yang sama. Puji Tuhan. Amin. Nah, mari kita berdoa. Lihat, kita mengakhiri pada
saat yang baik, pukul 8 kurang 4 menit. Bisa pulang dan makan malam dan
menonton berita yang kasatmata dan mencoba mengerti apa yang ada di baliknya.
Baiklah, mari kita berdoa.
23 08 26
No comments:
Post a Comment